
Farel tampak tersenyum. Dia lalu mengusap kepala Rachel lembut. Rachel yang merasakan sebuah usapan di kepalanya lantas bangun dan tampak begitu terkejut mendapati Farel yang tersenyum padanya.
"Fareeell...." Pekik Rachel langsung menjatuhkan dirinya diatas tubuh Farel untuk memeluknya.
"Auuuuhh...." Rintih Farel kesakitan.
"Maaf... Maaf...." Ucap Rachel segera mengangkat tubuhnya dari tubuh Farel.
Suasana langsung berubah canggung diantara keduanya.
"Aku akan memanggil dokter." Ucap Rachel setelah beberapa saat.
Farel langsung menarik tangan Rachel saat dia hendak melangkah keluar untuk memanggil dokter.
"Jangan pergi." Ucap Farel.
Rachel berbalik dan menatap mata Farel yang berbinar.
__ADS_1
"Ada apa?" Tanya Rachel bingung.
"Aku ingin terus bersamamu." Ucap Farel dengan begitu serius.
Rachel tersenyum dan kembali mendekat kearah Farel.
"Apa kau sudah memaafkan aku?" Tanya Farel.
Rachel tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Melihat hal itu, wajah Farel tampak begitu sumringah. Dia tidak dapat menahan dirinya dan langsung menarik kepala Rachel agar turun kearahnya dan mencium Rachel.
Sementara itu, dari luar ruangan, melalui kaca kecil yang ada di pintu, Tuan Edward ikut tersenyum melihat adegan itu. Dia merasa lega karena Farel bisa selamat dari kondisi kritis yang disebabkan oleh tembakan yang dilakukan olehnya. Setelah itu, Tuan Edward pun pergi dari sana karena tak ingin lagi muncul dalam kehidupan keluarga Rachel.
****
Hari-hari pun berlalu...
Farel akhirnya sudah bisa keluar dari dalam rumah sakit karena kondisinya yang sudah membaik. Semua orang, terutama Daniel dan Charles meminta Rachel dan Farel untuk menuntut Tuan Edward atas kejadian yamg menimpa Farel.
__ADS_1
Tapi, baik Farel maupun Rachel setuju untuk tidak memperkarakan masalah itu lagi. Mereka berdua memutuskan untuk memaafkan Tuan Edward, karena bagaimanapun semua itu bermula karena sebuah kesalahpahaman. Tuan Edward juga kehilangan anak dan istrinya, jadi itu sudah merupakan hukuman yang pantas untuknya bagi Rachel maupun Farel.
Farel akhirnya memutuskan untuk kembali melamar Rachel dan menikahinya. Kali ini, Farel benar-benar ingin hubungan pernikahan mereka berjalan dengan sangat baik dan penuh cinta.
Semua orang begitu bahagia melihat mereka berdua yang tampak begitu bahagia juga.
Farel benar-benar mempersiapkan pernikahannya dengan Rachel kali ini dengan sepenuh hati. Jika pernikahan pertamanya dengan Rachel dimasa lalu penuh dengan drama kebencian, kali ini semuanya dia siapkan dengan penuh cinta.
Tepat dihadapan semua orang, hari ini untuk kedua kalinya, mereka kembali mengikrarkan janji suci pernikahan penuh cinta mereka. Berjanji akan saling mencintai dalam suka maupun duka. Berjanji akan hiduo bersama sampai ajal menjemput mereka berdua. Berjanji untuk membesarkan Alex buah cinta mereka dengan penuh cinta.
"Aku mencintaimu Farel." Ucap Rachel dengan bibir penuh senyum kebahagiaan.
"Aku juga mencintaimu Rachel. Terima kasih karena sudah mau memaafkan aku dan menerima aku lagi." Balas Farel.
Keduanya pun tersenyum dan berpelukan dihadapan semua orang yang bertepuk tangan melihat kebahagiaan di wajah mereka berdua.
.....TAMAT.....
__ADS_1