
Farel menunggu dengan sabar untuk kedatangan Dokter untuk memeriksa dirinya. Tapi Dokter Will tidak datang sampai sore hari. Farel pun tidak bisa menunggu lagi dan bertanya kepada staff rumah sakit tentang dirinya, dan saat itulah dia tahu bahwa Dokter Will tidak bisa datang kembali ke rumah sakit lagi.
Farel lalu dengan cepat menelpon sekretaris nya untuk mendapatkan lokasi dimana Dokter Will berada dan juga ingin bicara dengannya.
Di sisi lain Charles menelpon Luna secara terus-menerus, tapi panggilannya tidak bisa masuk ke ponsel Luna. Dia tidak bisa duduk lagi dan meminta salah satu anak buahnya untuk menemukan tentang dimana keberadaan Luna. Setelah sejak kemarin pagi, dia tidak bisa menghubungi Luna lagi dan dia menjadi begitu marah.
Dia ingin melakukan rencananya secepatnya. Jadi dia tidak mau Luna mengacaukan semuanya. Dia pun hanya bisa menunggu anak buahnya untuk datang dan memberitahukan kepadanya tentang Luna.
Setelah setengah jam anak buahnya itu kembali. Charles pun bertanya kepadanya.
"Apa yang kau temukan tentang dirinya. Di mana wanita sialan itu?"
"Bos kelihatannya Nona Luna sudah meninggal dan Tuan Farel berada didalam rumah sakit." Balas anak buah Charles itu.
Charles begitu marah.
"Apa yang kau maksud dengan dia meninggal? Luna sialan itu sudah meninggal? Memangnya apa yang terjadi kemarin?" Ucap Charles.
Anak buah Charles benar-benar ketakutan. Dia tidak pernah melihat Charles marah seperti itu sebelumnya.
Dia hanya bisa menundukkan kepalanya dan berkata, "kemarin Nona Luna mengajak Tuan Farel pergi ke rumah dimana Nona Rachel pernah tinggal disana saat dia masih menikah dengan Tuan Farel. Dia membuat Tuan Farel menandatangani penyerahan properti dan mencoba untuk membunuh Tuan Farel dan saat itu Tuan Farel yang menembak Luna sebagai pertahanan diri yang menyebabkan Nona Luna meninggal. Tuan Farel sendiri mendapat tembakan di paha sebelah kirinya dan sekarang berada di rumah sakit dan itu semua ada di dalam rekaman video yang dimiliki polisi sebagai buktinya."
Charles tidak bisa mengatakan apapun. Pion catur nya yang dia tempatkan dengan hati-hati sudah meninggal karena kebodohan nya sendiri dan hal itu semakin membuat rencananya gagal.
Charles pun berteriak, "keluarlah dari dalam ruangan ini sekarang juga dan bawakan kepadaku rekaman video dari kematian Luna sekarang juga."
Para anak buah Charles pun berlari keluar dari dalam rumah itu.
__ADS_1
Di tempat lain dimana Rachel berada....
Daniel dengan cepat mendapatkan lokasi dimana keberadaan dari Charles dan mereka dengan segera pergi meninggalkan tempat itu bahkan Liam menemani mereka. Rachel menitipkan baby Alex kepada Nancy dan juga Ferry. Setelah itu dia pun pergi bersama Liam dan juga Daniel.
Tempat dimana mereka akan pergi begitu jauh jadi mereka pun mengendarai mobil dengan sangat cepat. Hanya tinggal satu belokan lagi, mereka pun akan sampai di tempat itu. Tapi tiba-tiba seorang anak perempuan kecil keluar entah dari mana di depan mobil mereka. Liam dengan cepat membanting stir mobil nya hingga mobil mereka menabrak sebuah pohon. Untungnya mereka bertiga tidak mengalami luka.
Rachel yang sangat ingin membuat Charles mengetahui kebenarannya, membuatnya langsung keluar dari dalam mobil dan berlari kearah lokasi itu. Dia melihat Charles dan meneriakkan namanya. Charles berbalik dan melihat Rachel.
Setelah melihat kedatangan Rachel, Charles dengan cepat mengalihkan kepalanya dan mulai berjalan ke arah lainnya. Mobilnya sudah datang dan dia hendak masuk ke dalam mobil itu. Tapi Rachel tetap memanggil namanya dan berlari mengejar nya. Charles begitu gugup, dia tidak mau bertemu dengan Rachel sekarang, tidak saat ini.
Rachel bisa mendekat kearah Charles dan menarik tangannya. Tapi Charles dengan cepat masuk ke dalam mobil dan pergi. Rachel tidak punya kekuatan lagi setelah berlari. Dia pun kehilangan Charles beberapa detik berikutnya dan dia menyesali hal itu. Dia merasa begitu terluka saat dia melihat Charles mengendarai mobilnya pergi.
Di sisi lain Liam dan Daniel tengah mencoba menenangkan anak kecil yang menangis itu. Beberapa saat kemudian ibu dari anak kecil itu berjalan ke arah mereka dari sisi jalanan lainnya dan meminta maaf karena kejadian itu.
Daniel lalu menghentikan sebuah taksi dan meminta sopirnya untuk membawa ibu dan anak perempuan itu pergi ke rumah sakit terdekat. Anak itu sebenarnya tidak terluka. Tapi Daniel tetap memaksa mereka untuk pergi ke rumah sakit dan mereka pun pergi.
Mereka melihat Rachel berdiri sendirian dan merasa bahwa Rachel tidak bisa bertemu dengan Charles. Mereka berjalan mendekat kearah Rachel dan bertanya padanya.
"Apa yang terjadi?"
Rachel tidak menoleh untuk membalikkan kepalanya tapi dia hanya mengatakan, "ayo kita masuk ke dalam cafe itu dan duduk disana. Akan butuh waktu yang lama bagi Nancy untuk datang menjemput kita."
Atmosfer di sekitar mereka cukup sunyi saat mereka duduk di meja di dalam cafe itu. Seorang pelayan datang dan mengambil pesanan mereka.
Liam tidak bisa diam dan lantas bertanya, "apa yang terjadi? Katakan kepada kami."
Rachel pun mulai bicara.
__ADS_1
"Aku bergegas berlari kemari dan Charles ada disana saat itu aku memanggilnya. Tapi dia tidak menunggu dan pergi dengan cepat saat aku mendekat ke arahnya. Dia terlihat begitu bergegas setelah aku melihatnya."
Daniel pun bicara, "aku rasa dia tidak ingin untuk bertemu denganmu tepat setelah insiden kematian Luna dan kita perlu melakukan semuanya dengan cepat karena setelah ini aku rasa Charles tidak akan duduk dengan tenang."
Liam setuju, "iya, dia sudah tenang untuk beberapa hari dan mungkin ketenangannya itu akan berubah menjadi badai."
Rachel tidak membalas ucapan mereka berdua dan hanya menganggukkan kepalanya dengan menyetujui apa yang dipikiran oleh kedua pria yang ada di hadapannya itu.
Beberapa saat setelah itu, Nancy pun datang dengan mobil dan mereka bertiga pun masuk ke dalam mobil itu. Rachel duduk di kursi depan bersama dengan Liam dan Daniel duduk di kursi belakang dengan Nancy. Mereka lalu kembali ke rumah Nancy.
Setelah masuk, Rachel menggendong baby Alex dan langsung bermain dengannya. Semua orang menunggu Nancy untuk turun dari lantai atas setelah itu mereka akan bisa untum merencanakan bagaimana caranya untuk mengatakan kebenarannya kepada Charles.
Nancy akhirnya turun ke lantai bawah dan bertanya kepada mereka.
"Apa yang terjadi hari ini? Apakah kalian tidak bisa bertemu dengan saudaraku?"
Rachel memberikan jawaban yang sama kepada Nancy seperti yang dia katakan pada Liam dan juga Daniel.
"Saat aku tiba di tempat di mana dia berada, aku memanggilnya. Tapi dia tidak mau menunggu dan dengan cepat pergi dengan mobilnya. Dia sepertinya tidak mau melihat aku atau bertemu denganku."
"Sekarang kita hanya punya satu pilihan." Ucap Nancy.
Ferry melihat ke arah Nancy seolah dia merasakan suatu hal yang buruk yang akan dikatakan oleh Nancy. Dia pun lantas bertanya kepada Nancy.
"Dan apa itu?" Tanya Ferry.
Nancy pun menjawab, "aku akan bertemu dengannya."
__ADS_1
Bersambung....