
Braaak!!
EL memukul meja kerjanya dengan kasar, ia mendongkakkan wajahnya menahan amarah.
“Bagaimana bisa kamu se-ceroboh ini hah? Kamu tidak tahu seberapa pentingnya kontrak satu ini untuk perusahaan kita?” murka El.
“Maa-af Pak, saya benar-benar salah,” akui Lolita.
“Lolita kamu kerja baru beberapa hari, dan kamu melakukan kesalahan yang sangat fatal,” ucap El menatap tajam kearah Lolita yang mulai ketakutan.
“Sa-saya...,”
“Cukup saya tidak mau mendengar apapun alasan kamu, meskipun saya bisa memecatmu sekarang itu tidak akan sebanding dengan kerugian perusahaan ini, silakan keluar dari ruangan saya!” bentak El.
Lolita melangkah keluar dengan lunglai, isak tangisnya tak bisa dibendung karena memang kesalahannya tidak bisa dimaklumi.
Andreas sedari tadi hanya diam, ia tidak berani bersuara, tidak berani menganggu, karena mood bosnya sedang dalam keadaan tidak baik.
...****************...
Tiga jam sebelumnya.
Sesampainya mereka ke tempat janji bertemu klain, tetapi asissten kantor EL yakni Lolita belum juga muncul.
“Mana kontrak yang akan kita ajukan kepada klain hari ini?” tanya El
“I-itu... aku lupa bawa, hehehehe karena buru-buru jemput kamu jadi aku serahkan pada Lolita untuk membawakannya kemari,”
“Astaga Andreas! Kenapa kamu malah mempercayakan kontrak sepenting ini ke perempuan? Bukankah sudah pernah kukatakan perempuan itu makhluk yang paling tidak bisa dipercaya, mereka adalah makhluk ceroboh,” omel El.
“Kita tunggu saja ya sebentar saya telpon Lolitanya dulu,” ucap Andreas menenangkan El.
Tetapi yang ditunggu tak kunjung datang, hal itu semakin membuat El semakin marah.
“Mana Lolitanya?” tanya El sinis.
“Entahlah, belum ada jawaban dari panggilanku,” jawab Andreas sedikit
“Ah shiit! Bukankah sudah berulang kali dulu aku peringatkan jangan lagi mengrekrut asisten perempuan,” geram El.
__ADS_1
“Tetapi ini kan berbeda kemaren kamu tidak ada, aku kewalahan menghandle perusahaan, jadi tidak ada salahnya aku mencari asisten untuk membantuku El,”
“Cukup! Ini jam kerja biarkan profesionalisme yang berbicara, saya ini masih bosmu jadi hargai saya, panggil aku Tuan Boss seperti biasanya, kalau kamu kewalahan atau tidak menanggani semuanya kamu bisa minta memberitahuku,” tutur El.
“Iya... maaf Tuan Boss, saya hanya tidak mau menganggu ketenangan Tuan di sana,” sanggah Andreas.
“Sudahlah, sekarang saya akan menemui Tuan Lee Min Boo,”
“Lalu bagaimana dengan kontraknya Pak?” tanya Andreas bingung.
“Saya berikan kamu waktu lima belas menit untuk segera menulis ulang kontrak tersebut, ingat jangan ada satupun yang terlewat poin penting perjanjian antar perusahaan mengerti!” sambung El.
“Mengerti, oke tunggu Boss!” Andreas langsung berlari mencari Laptopnya agar segera mengerjakan kembali berkas kontrak itu.
...****************...
El masuk ke dalam Lift dan menemui klain dari Tiongkok itu, memang pemasaran eksport sawitnya sudah terkenal. Seseorang dengan tinggi bermata sipit khas orang negara Tiongkok berada di meja VVIP Restauran Jepang ini.
“NI Hao! Wo Jiao EL Farizi. Yu PT. Eka Raksa Jaya, Hen gao xing ren shin ni! (Hallo! Nama saya El Farizi dari PT. Eka Raksa Jaya, senang bisa bertemu denganmu! ” sapa El dalam bahasa mandarin. Tepat waktu lima belas menit perbincangan antara El dan Tuan Lee Min Boo, Andreas datang membawakan berkas kontrak perjanjian kerjasama.
‘Huh, syukurlah salinan file berkas kontrak itu masih ada tersimpan di laptop jadi itu bisa dicetak ulang,’ gumam Andreas dalam hatinya merasa lega, kini ia selamat dari amukan bossnya ini.
Sejak kejadian pengkhianatan yang dilakukan oleh Nia mantan isteri El dulu, sejak itu pula El tidak pernah lagi mempercayai assisten perempuannya, tidak ada yang bisa bertahan lama bekerja dengan boss arogan dan tempramental sepertinya.
...****************...
Suatu ketika “Apakah kamu ini mempunyai kepribadian ganda El?” tanya Andreas saat ia heran dengan karakter El yang sangat berbeda antara kesehariannya dan saat bekerja.
“Enggaklah, gue cuma mau profesional aja gak mau mencampur adukkan antara kehidupan pribadi dengan urusan perusahaan,” jawab El santai.
“Iya tetapi elu kalau diperusahaan dianggap sebagai singa yang berjalan, apabila ada kesalahan dikit saja langsung mengaong,” sahut Andreas.
“Oh ya, hahahaha...,” tawa El ngakak ketika Andreas menjelaskan dirinya saat bekerja.
“Tuh, kan beda seratus delapan puluh celcius dengan sehari-hari yang sukanya bercanda,”
“Derajaat... bukan celcius, emang gue demam? Hahahaha.” El sehari-hari selalu konyol dimata orang-orang terdekat, ia tak segan bercanda gurau dengan keluarga dan sahabatnya.
“Iya elu kalau marah bukan hanya demam tapi tensi naik seakan-akan gunung berapi yang siap mengeluarkan laharnya,” sambung Andreas.
__ADS_1
“Hahaha... lebaay elu lebaay,” ujar El yang sedari tak kuasa menahan tawanya.
...****************...
“Dari mana saja kamu hah?” tanya El pada Lolita yang baru saja datang.
“Sa-sayaa terjebak macet dan hujan Pak,” jawab Lolita gugup.
“Alasan! Kamu kan bisa datang lebih awal,” ucap El dingin tak ada yang dapat membaca expresi mukanya yang datar.
“Ma-aaf Pak, sa-sayaa...,”
“Pergi! Saya bilang pergi dari hadapan saya!” ujar El berang.
...****************...
“Antarkan saya kembali ke kontrakan,” perintah El kepada Andreas.
“Siap Pak,” jawab Andreas.
Sepanjang perjalanan pulang Andreas masih tak berani membuka percakapan, ia lebih memilih diam, untungnya kelelaian seperti ini masih bisa ia atasi, bagaimana jika lebih parah dari pada ini? Bisa-bisa ia kena bunuh oleh El, karena ia tahu El tipe orang yang sangat menghargai waktu. Cuma dengan perempuan seperti Amelia, El mau membuang-buang waktunya.
Bersambung...
Nunggu El up silakan mampir ke karya temanku ya Terima kasih readers setiaku
Al-fatihah Pembuka Jodoh...
Sita seorang gadis kampung yang mengadu nasib di kota. Hingga suatu hari saat Sita pulang bersama seorang laki-laki yang bernama Dino. Abahnya mengira jika Dino kekasih Sita, hingga Sang Abah menitipkan Sita pada Dino. Dan secara tidak langsung, meminta Dino menikahinya.
Sita pun menerima pernikahannya dengan Dino, karena mendengar lantunan surat Al-Fatihah yang sangat merdu saat Dino menjadi Imam Shalat, dan itu menggetarkan hatinya.
Lalu apakah getaran itu akan berubah jadi cinta? Dan apakah rumah tangga mereka akan baik-baik saja? Mampu kah mereka melewati ujian yang datang silih berganti dalam rumah tangga mereka?
Akankah mereka bertahan dari itu semua? Simak yuk hanya di novel ini....
JANGAN LUPA TEKAN FAV, LIKE, KOMEN, DAN VOTE NYA YA. SEBAB ITU MENJADI PEMACU AUTHOR SEMANGAT UP...
__ADS_1