Mengejar Cinta Istri

Mengejar Cinta Istri
Bab 21 Mengejar Cinta Istri


__ADS_3

Kini Aisyah sudah masuk kedalam kamar nya, Menatap langit dari jendela sebelum ia membersihkan diri di kamar mandi.


"Aku tahu, Naura. kau sudah banyak mengirim kan pesan untukku saat ini, Tapi Maaf, aku masih percaya pada suamiku," bathin Aisyah seraya menatap langit yang indah.


Aisyah tahu, jika gambar yang Naura kirimkan adalah gambar editan orang profesional, Karena jika dilihat dengan jeli, Itu seperti gambar mereka aslinya, Tapi Aisyah pernah melakukan peretasan dalam perusahaan Reihan kakaknya Aditya dulu, Karena itulah kelebihan Aisyah bisa mengetahui, jika Gambar yang Naura kirimkan kan bukanlah gambar Aditya, Dan itu akan Aisyah tunjukkan pada Aditya. Setelah itu ... Aisyah pergi ke kamar mandi, membersihkan tubuhnya, Yang mana ia saat ini sedang kedatangan tamu, sehingga tak bisa menunaikan ibadah nya pada sang pencipta.


Jam sudah menunjukkan pukul 7 Malam, Bibinya Aisyah memanggil Aisyah dan juga Aditya untuk makan malam bersama.


"Nak Aditya, mungkin dalam agama kalian sudah bercerai karena Nak Aditya tidak memberi nafkah lahir bathin pada Aisyah, Tapi secara hukum kalian masih suami istri, Tidak baik juga kalian tinggal serumah jika kalian sudah tak menjadi muhrim, Bagaimana kalau kalian rujuk lagi, Biar bibi panggil kan pak Kyai" ucap sang bibi.


Aisyah dan Aditya yang sudah selesai makan malam, hanya bisa diam, Aditya tidak bisa menjawab karena semua keputusan ada ditangan Aisyah.

__ADS_1


"Aditya ikut dengan Aisyah saja, Bi,biar bagaimanapun Aditya salah di sini" Aditya berkata Seraya melihat ke arah Aisyah


"Bagaimana Aisyah?" tanya bibinya Aisyah


"Beri waktu untuk Aisyah, Bi" ucap Aisyah pada bibinya.


Setelah percakapan itu akhirnya Aisyah dan Aditya kini berada di halaman rumahnya,mereka duduk Seraya menikmati pemandangan malam di suasana desa.


Dalam diam Aisyah menyerahkan ponselnya yang mana Aditya langsung melihat gambar dirinya dan juga Naura yang bertelanjang dada.


"Baca juga chat dari mbak Naura, tadi sore dia mengirim kan banyak pesan padaku " ucap Aisyah

__ADS_1


Tanpa menjawab ucapan Aisyah, Aditya langsung menuju aplikasi hijau, yang tidak di kunci sama sekali, Mata Aditya main terbelalak saat membaca semua chat Naura pada Aisyah, Wanita mana yang tak akan terluka jika ada wanita lain mengatakan hal yang tidak-tidak tentang nya, Apalagi membahas suaminya yang di katakan mencintai dirinya ketimbang istrinya.


"Aisyah, percayalah ini bukan aku, Aku dan Naura benar-benar hanya berteman biasa, percayalah Aisyah" ucap Aditya


"Aku percaya, tapi bagaimana dengan ancaman mbak Naura, Mas. dia akan menyebarkan gambar dan chat itu, Apakah bisa, Mas meredam dia, aku bisa saja menghapus data yang kemungkinan ia simpan di Laptop nya, atau mengambil foto yang aslinya, tapi ... bagaimana dengan Ibu? Dan semuanya" ucap Aisyah


"Begini saja, Mas. Mas ... rumah tangga kita sudah rusak,_"


"Aisyah, aku mohon ... beri aku kesempatan untuk membereskan masalah Naura, aku berjanji ... jika masalah Naura tidak berhasil aku tangani, kau boleh menolak rujuk denganku, tapi beri aku kesempatan untuk membuktikan, bahwa aku tidak ada hubungan apapun dengan Naura, dan aku_ "


"Jika begitu ... ? Lalu perasaan Mas padaku gimana ? Alasan Mas Aditya ingin rujuk denganku apa? Mas masih ingat kan dengan ucapan mas pada malam itu?" ucap Aisyah memotong ucapan Aditya

__ADS_1


"Aku tahu, itu sudah sangat keterlaluan, Dan aku sangat menyesal dengan semua yang sudah aku lakukan padamu " ucap Aditya


Sejenak mereka terdiam lagi, Fokus dengan tatapannya pada langit yang penuh dengan bintang.Banyak hal yang mereka renungkan dalam setiap tatapan nya.


__ADS_2