Mengejar Cinta Istri

Mengejar Cinta Istri
Bab 34 Mengejar Cinta Istri


__ADS_3

Apa yang kita lakukan itu yang akan kita dapatkan. Naura adalah istri dari seorang Yusuf Maulana, Ia pengusaha perhiasan di kotanya, meskipun tidak besar, namun ... nama Yusuf cukup banyak di kenal, lelaki yang brewok itu memiliki keramahan yang cukup baik, Sangat kejam jika ia di katakan sering meneror Naura selama ini.


Yusuf menghela nafasnya saat ia ingin masuk kedalam mobilnya, dimana sang istri ternyata ada di dalam mobil itu.


"Sayang, ini adalah Naura" ucap Yusuf pada sosok yang masih duduk di kursi jok belakang, mendengar kata Sayang, tentu Naura langsung mengangkat kepalanya, sehingga ia bisa melihat sosok wanita cantik menampakkan wajahnya dan keluar dari mobil.


"Assalamualaikum, Naura" ucap wanita anggun dengan balutan pakaian yang tertutup itu.


"Wa ... waalaikumsalam " jawab Naura ragu


"Masuklah, ayo" ajak wanita itu


"Ah, Iya ... Aku Karriza, panggil saja Kariz" ucap wanita itu lagi


"Naura" jawab singkat Naura


Karriza pun melihat kearah Yusuf, Tuduh mengangguk kan kepalanya, lalu Karriza menarik tangan Naura kedalam mobil.


"Duduklah dengan nyaman" ucap Karriza pada Naura


"Abidzar tidak tahu tentang mu, jangan katakan kalau kau adalah ibu kandungnya, yang ia tahu hanya Kariz Ibunya" ucap Yusuf yang duduk di depan bersama sang sopir


"Renungkan Kesalahan mu dan minta lah ampunan pada_Nya" Yusuf berkata seraya menatap Naura dan Kariz dari spion depannya


"Kau jangan cemas, Mas. Naura akan menjadi adikku" ucap Kariz yang tahu alasan kenapa suaminya masih mengajak mantan istrinya itu tinggal di kediamannya.


Ibunya Naura mendonorkan kornea matanya pada sang Ibu, Sehingga Ibunya begitu menyayangi Naura, sayangnya ... Cinta Naura saat itu hanyalah untuk Aditya.


Membuat Yusuf mau tidak mau harus melepaskan Naura dengan syarat hanya 1 tahun, tapi Yusuf tidak bisa menyangka bahwa jalan yang Naura ambil adalah jalan yang salah, bahkan sampai membuat fitnah untuk Aditya.

__ADS_1


*****


"Seharusnya kau berterima kasih padaku dan Reno, Apakah kau tahu, suami Naura tidak seburuk yang Naura ucapkan, dia lelaki yang tampan dan mapan, kau hanya di bodohi olehnya" ucap Ramdhan saat duduk berdua dengan Aditya


"Mengapa Naura bisa berubah seperti ini, Ram. Kita sangat tahu dia dulu kan?" ucap Aditya dengan masih menatap lurus kearah depan


"Cinta yang seharusnya indah, ia jadikan obsesinya, Seharusnya dia menyatakan perasaannya dari dulu, bukan saat kau sudah beristri" ucap Ramdhan yang sudah tahu akan perasaan Naura dari mantan suami Naura


Terlihat Aditya tersenyum sumbang mendengar ucapan Ramdhan.


"Karena kebohongan nya,aku melukai perasaan Aisyah, Entahlah Ram, aku malu pada Aisyah dengan kenyataan yang ada" ucap Aditya menunduk


"Jujur padaku, Kau mencintai Aisyah kan? Kau mengejarnya kemari bukan hanya karena keinginan Ibumu dan keluarga mu saja kan, dan kau mengejarnya kesini bu_"


"Bukan karena siapapun, ini karena kemauan ku sendiri, Sebelum masalah ini melebar kemana-mana, aku sudah merasakan tertarik pada Aisyah, tapi ketakutan Naura, kegelisahan Naura, membuatku tak tega meninggalkan dia, sehingga terjadi lah kejadian yang beruntun" Aditya mengingat semua kejadian itu, bagaikan film lama yang terlihat kembali.


"Reno yang paling berperan dalam hal ini, ia rela mencari suami Naura dan menceritakan semua nya padanya, kenyataan lain lagi adalah, Naura sudah menandatangani surat perceraian itu sedangkan suaminya sudah menikah lagi, dan kau tahu Aditya, Naura sudah memiliki Putra, sayangnya demi kamu, dia meninggal kan putranya yang masih berusia 2 bulan, gila kan?" ucap Ramdhan yang juga terkejut mendengar kenyataan itu.


Bukankah anak adalah nomor satu bagi seorang ibu? Bukankah anak adalah separuh nafas seorang ibu? Kenapa Naura malah lebih memilih Aditya dari pada sang anak? Apa karena ia tidak mencintai ayah dari anak itu? banyak yang ingin Aisyah tahu༼,


"Aisyah ... apa yang kau lakukan disini?" tanya Bibinya


"Oh, tidak ada Bi, ini mau manggil Mas Aditya dan mas Ramdhan untuk makan " ucap Aisyah saat menyadari bahwa bibinya berdiri di belakangnya.


Tidak ada cinta yang sempurna kecuali cinta kita pada sang pencipta, seperti pepatah mengatakan


'Cinta kan bunga akan layu, Cinta kan manusia akan mati, tapi jika cinta pada Allah, itu akan kekal dan abadi, dan itulah cinta yang hakiki.


Janganlah kita di kendalikan oleh n*fsu, seharusnya kita yang mengendalikan n*fsu

__ADS_1


Aditya dan Ramdhan kini sudah ada di tempat makan, semua bahagia dengan kumpul nya keluarga ini, Aisyah terharu ... rumahnya yang tak besar kini di tempati oleh banyak orang.


Dengan hanya beralaskan lemek, keluarga besar Aditya tidak keberatan. menyantap makanan di lantai


"Maafkan karena tempat nya tidak memadai" ucap Bibi nya Aisya


"Apa yang kau katakan, ini sudah lebih dari cukup" ucap Rosa


"Kapan kalian akan kembali kerumah?" tanya Kakeknya


"Kakek, aku ingin membawa Aisyah keluar dari rumah itu, Kami ingin mandiri, Aku juga ingin menebus kesalahanku pada Aisyah " ucap Aditya seraya melihat kearah Aisyah


"Keluar dari rumah?hidup mandiri, Apa yang kau katakan Aditya" ucap sang Ibu


"Ibu, aku mohon, Aku ingin hidup berdua dengan Aisyah, Ibu jangan cemas" ucap Aditya


"Ibu bukannya cemas, Aditya. Tapi rumah tangga kalian baru saja mengalami badai yang hampir membuat kalian terpisah, dan juga ... Aisyah butuh teman saat kau bekerja, bagaiamana jika kau lembur?" tanya Ibunya Aditya


"Aditya tidak akan pernah lembur lagi, dan juga ... Aditya butuh waktu berdua untuk Aisyah " ucap Aditya pada Ibunya.


"Ta_"


"Jangan di larang Martha, biarkan anak muda itu melakukan apa yang mereka inginkan, hidup sekarang sudah berubah, tidak seperti dahulu, seorang lelaki membawa istrinya kerumah mertuanya dan melayani keluarga, Sekarang ... banyak wanita yang berkarir, hanya keluarga kita yang masih menjalani tradisi itu" ucap sang Kakek, membuat semua keluarga terkejut, Bukankah kakek nya sangat menentang wanita berkarir, hanya saja ... sekarang ia mencoba untuk berdamai dengan perubahan jaman modern.


Sejenak semua terdiam, Aditya melihat kearah kakeknya yang kini tersenyum padanya. Aditya merasa terharu karena Kakeknya menyetujui keinginan yang tidak pernah Kakeknya setujui selama ini.


Waktu telah berlalu, Keluarga Aditya sudah berpamitan untuk kembali ke kota.


"Ingat cepatlah kembali dan buat tugas kalian dengan cepat" ucap Kakeknya Aditya pada Aisyah dan Aditya.

__ADS_1


. Aisyah mencoba menahan senyum malunya dengan menundukkan kepalanya, sedangkan Aditya langsung memeluk kakeknya.


Bergantian dengan Ibu nya, Ibu yang sudah begitu kecewa padanya, kini sudah mulai memaafkan nya.


__ADS_2