
Usik mengusik semakin lama menjadi rindu, Hati merindu asyik merindu tersentuh rasa,tidak terduga timbullah sayang, andai tak jumpa menjadi gundah.
gurau-gurauan makin terasa dalam bayangan setiap detik ingin bersama memadu kasih apakah hati telah gila bayang merindu kasih darimu sayang.
andai kata rajut di hati jangan sampai merusak cinta andai payah merawat Rindu sabarlah sabarlah sayang
rindu dendam bisa berubah andai sudah bertatap mata pasti kasih berpadu terlerai rindu di hati.
indah dirasa waktu berkasih kita saling merayu merindu di angin lalu.
"Kau masih menyukai lagu itu,?" tanya Naura pada Yusuf yang sedang memutar lagu itu dari ponsel nya.
__ADS_1
"Semua yang kau suka dulu masih tetap ku suka, bagaimana, apakah kau sudah bertemu dengan Ghifari?" tanya Yusuf.
"Karizza mengatakan kalau dia sedang istirahat, dan aku tidak ingin mengganggu waktu istirahat nya," ucap Naura seraya menyendekap kan kedua tangannya di depan dadanya, menikmati pemandangan yang entah kenapa sama seperti tahun lalu, saat ia masih mengandung Ghifari.
Terdengar Yusuf mendecikkan suaranya, seperti sedang kesal, Namun ... Naura masih memilih abai.
"Di tempat ini, kita dulu menghabiskan waktu, sayangnya ... aku tidak bisa menyentuh hatimu," ucap Yusuf
"Itu kata yang tak seharusnya kau ucapkan padaku, Aku sudah bersalah meninggalkan mu demi Aditya, dan aku minta maaf, aku bahkan sudah membuat Kesalahan yang jauh lebih besar lagi dengan masuk kedalam kehidupan Aditya dan istrinya, aku seperti badut yang menjadi lelucon bagi kehidupan mu dan kehidupan Aditya," ucap Naura dengan tatapan yang kosong. bibirnya pucat, matanya sembab dan ada kantong hitam di bawah pelupuk matanya.
"Aku tahu, itu bukan cinta, tapi kebodohan ku," ucap Naura seraya tersenyum menatap kearah Yusuf
__ADS_1
"Dan sekarang, aku rela menjadi budak keluarga mu karena sudah gagal dengan perjanjian kita,"ucap Naura
"Apa yang kau katakan, kau akan hanya jadi budak anakmu, aku hanya aku tugaskan untuk menjaga Ghifari, kau tahu sendiri, Karizz juga harus kerja kan, jadi kesempatan mu untuk dekat dengannya di siang hari ," ucap Yusuf
"Jangan melakukan kesalahan yang sama seperti yang aku lakukan, aku ingin dekat dengan Ghifari, oke ... aku akui, itu memang Iya, tapi untuk mengambil Ghifari dari Karizza aku tidak bisa, dia yang sudah berjuang selama ini, aku tidak ingin engkau seperti dulu, " ucap Naura, yang mana ucapan terakhir itu di dengar oleh Karizza. Karizza tersenyum mendengar ucapan itu dan langsung meninggalkan mereka yang bicara di depan kamarnya.
'Aku harap, apa yang kau katakan itu benar, Naura. Jangan sampai sikap psikopat ku muncul jika kau berani mengambil apa yangs udah menjadi milikku ' bathin Karizza seraya mengepalkan tangannya.
Yusuf terdiam mendengar ucapan Naura. Iya tahu ... Kalau Naura sedang berusaha mengatur hatinya juga, Yusuf akan berusaha melawan hatinya, ia akan berusaha menaklukkan hati Naura.
"Baiklah, ini sudah malam, kalau begitu ... ayo masuk," ajak Yusuf pada Naura
__ADS_1
"Kau masuklah lebih dulu, aku ingin menikmati udara malam yang sejuk ini," ucap Naura seraya tersenyum kearah Yusuf lalu menatap langit kembali.
"Baiklah, kalau begitu ... aku pamit dulu, jangan sampai kelelahan " ucap Yusuf pada Naura. Naura hanya diam mengangguk kan kepala nya.