
Dalam hidup ini, Berusahalah menjadi orang yang rendah, Karena kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi pada diri kita setelah ini.
Hidup bukanlah ajang untuk memenangkan permainan tapi sebuah drama yang akan di minta pertanggungjawaban atas setiap hal yang kita perankan.
Sesuatu yang terjadi dalam hidup kita, bisa kita katakan ujian.
Sudah dua hari Aisyah dan Aditya bolak-balik kerumah sakit, meskipun orang tuanya sudah melarangnya, tapi mereka tetap datang.
"Besok, Nenek sudah boleh pulang, jadi ... kalian pulanglah sekarang, kau Aditya, pasti lelah, dari rumah sakit, jemput Aisyah lalu kesini," ucap Ibunya Aditya
"Tidak juga kok Ibu, aku tidak lelah, Ya syukurlah kalau Nenek sudah boleh pulang,"ucap Aditya pada ibunya
*****
'Ku berharap setiap musim kita bersama, agar bisa menyemai ikatan cinta, Aku tidak ingin kasihku hilang , ku ingin mengunci hati untukmu , Akan aku genggam kenangan indah denganmu, gurauan dan canda kita. seandainya kau merindukanku, itulah jadi obat luka hatiku' bathin Rian saat menatap wajah mantan istrinya.
'Kau tega, Kau tega meninggalkan kau hanya demi pria lain, baiklah ... aku akan melupakan mu dan aku berjanji akan membuat Kenzo melupakan bahwa ia tak memiliki ibu seperti dirimu,' bathin Rian
Istri Rian. memiliki saudara kembar, Mereka seiras, hanya saja ... saudara kembar istri Rian tidak semodis istrinya Rian. Dan yang paling membuat mereka beda adalah kecerdasan yang di miliki saudara kembar istri Rian tidak di miliki oleh istrinya Rian. Saudara kembar Istri Rian berhasil menjadi mahasiswi terbaik di fakultas kedokteran.
Hanya saja .... cinta itu buta, hanya karena cinta , Rian mengabaikan larangan orang tuanya. dan kini ... ia melihat sendiri bagaimana istrinya itu. Ia tega meninggalkan suami dan anaknya hanya demi lelaki yang kaya. Rian mengira ... kalau istrinya itu selingkuh, tapi ... apakah begitu ....
*****
"Yus, boleh bertanya ?" tanya Naura
"Nanya aja, Ra" ucap Yusuf
__ADS_1
"Kenapa kau seperti nya tidak mencintai Karizza, Apakah karena perjodohan lagi?" tanya Naura
"Dia bukan Karizza yang sebenarnya, Ra. hanya saja ... aku belum menemukan yang asli, makanya ... aku masih mempertahankan nya," ucap Yusuf saat mereka duduk di taman belakang bersama Ghifari.
"Kau bercanda, Yus..Maksudnya ...?" tanya Naura tak percaya
"Aku di jodohkan dengan seorang wanita anggun, cantik, pintar dan sederhana, aku_"
"Tunggu, lalu ... yang ini_?" tanya Naura penasaran
"Dia kembarannya, Aku baru tahu 3 bulan yang lalu, kalau dia bukan wanita yang Ummi jodohkan dengan ku, Sial sekali kan nasibku, Ra, Aku mencintaimu tapi kau tak mencintai ku, sekarang aku terjebak dengannya, aku harus memberinya nafkah lahir dan bathin, meski aku tidak menginginkan itu, tapi itu kewajiban ku," ucap Yusuf dengan suara pelan dan menyedihkan.
"Aku masih belum mudeng dengan semua yang kau ceritakan, Kau tahu kalau dia bukan wanita itu dari mana?" tanya Naura heran
"Dari sikapnya di belakang ku, dan juga dari temannya Karizza yang asli," ucap Yusuf
"Aku curiga kalau terjadi sesuatu pada Karizza yang asli," ujar Yusuf
"Temannya itu bilang gimana ke kamu?" tanya Naura
"Tidak, saat itu ... aku membawa Ghifari dan dia belanja ke Mall, nah ada yang memanggil nya, dia adalah sahabat Karizza yang asli, tapi yang sekarang tidak kenal sama sekali dengannya, setelah itu ... aku tak sengaja bertemu dengan wanita itu lagi dan aku melihat banyak sekali foto Marizza yang asli dengannya, namanya Audi, mereka sahabat sudah lama, Beberapa Minggu dari kejadian itu, Karizza yang sekarang jadi ingat akan wanita yang bernama Audi itu, setelah itu banyak keraguan tentang dia, kasar ...memukul, mencela, semua umpatan kotor selalu ia lakukan di belakang ku, aneh sih ... tapi itu kenyataan nya, sejakansaat itulah aku mencari tahu semuanya," ucap Yusuf
"Kasihan sekali Karizza yang asli, Tapi Karizza yang ini,kelihatannya dia benar-benar mencintaimu, Loh Suf," ucap Naura sungguh-sungguh.
Terkadang jatuh cinta bisa membuat kita hilang akal sehat, hilang hati nurani dan hilang kewarasan.
Cinta kadang membawa kebaikan kadang pula membawa kejahatan.
__ADS_1
*****
"Deg, sepertinya apa yang Ibu dan yang lainnya katakan ada benarnya, kita butuh bulan madu, jika aku bekerja terus, kapan ada waktu yang banyak untukmu," ucap Aditya pada Aisyah
"Tapi jika kita bulan madu, siapa yang akan menggantikan tugasmu di rumah sakit?" tanya Aisyah
"Ada dokter Romi yang akan menggantikan ku, aku sudah bicarakan itu juga dengannya, hanya tinggal minta izin saja,deg" ucap Aditya seraya menikmati makan malam yang terlambat.
"Deg, ayo kita berusaha lebih keras lagi untuk memberikan Ibu cucu," ucap Aditya seraya memegang kedua tangan Aisyah
"Aisyah ikut apa.kata mas, saja," ucap Aisyah tersipu malu.
"Kita kaja menikmati hari hanya berdua, aku dan kau yang kini telah menjadi kita," ucap Aditya
"Semakin pintar nge gombalnya," ucap Aisyah menundukkan kepalanya
"ini bukan gombal, Sayang. Tapi ini kenyataan nya," ucap Aditya yang juga ikut tersenyum
Tidak bisa membalas gombalan Aditya, Aisyah pun melepaskan kedua tangan nya dari pegangan tangan Aditya.
"Udah, Ah. Aisyah taruh ini piring dulu," ucap Aisyah yang pipinya kini merah seperti tomat.
"Tunggu," cegah Aditya seraya menarik tubuh Aisyah dan mendudukkan nya di pah*nya
"Di bibirmu ada bekas makanan, sini biar Mas ambilkan," ucap Aditya seraya menarik cengkeruk leher Aisyah.
"Modus," ucap Aisyah yang mana bibirnya kini sudah mau bersentuhan
__ADS_1