
Aisyah kini turun di depan sebuah apartemen mewah, Reno dan Aditya pun turun, Aditya langsung membukakan pintu untuk Aisyah
"Loh, katanya Mas ada pekerjaan di rumah sakit, Kenapa malah kesini?" tanya Aisyah
"Aku tidak mau kamu kelelahan menungguku, Reno sudah menyiapkan apartemen buat kita, nanti saat aku sudah selesai aku pasti akan langsung kemari, kau juga sedang memgang Kenzo, kasihan dia" ucap Aditya memeyntuh kepala Aisyah
"Aditya benar kakak ipar, di rumah sakit, Kenzo tidak bisa bermain bebas," ucap Reno
"Benar juga, baiklah ... tapi Mas Rian ?" tanya Aisyah
"Aku akan mengabarinya nanti, kita masuk dulu ya" ucap Aditya yang mana membawa Aisyah masuk dalam apartemen yang berada di lantai paling atas sendiri.
"Reno, biar dia yang jaga disini" ucap Aditya
"Tidak perlu, Mas" tolak Aisyah
"Jangan salah faham dulu, Sayang. Reno akan tinggal di kamar sebelah, Mana mungkin aku rela kau berduaan dengannya" ucap Aditya seraya menyentuh pipi Aisyah
Aisyah tersenyum, karena ia berfikir ... Aditya akan meninggalkan nya seperti saat kerumah Neneknya dulu, ia di tinggal bersama dengan Ramdhan saat itu.
"Maafkan aku, Dek. Doakan aku, semoga tugasku berjalan dengan lancar " ucap Aditya seraya mencium kening Aisyah
"Amin, pergilah ... mereka sedang membutuhkanmu, " ucap Aisyah
__ADS_1
"Baiklah, jaga diri baik-baik, kalau butuh sesuatu ... kau panggil lah Reno" ucap Aditya
"Baiklah, kau hati-hatilah juga" ucap Aisyah seraya mencium punggung tangan Aditya Aditya pun keluar dari kamarnya bersamaan dengan Reno yang juga keluar dari kamarnya.
"Aku titip istriku"ucap Aditya Soraya menepuk sebelah bahu Reno
"Jangan cemas, mereka akan aman" ucap Reno Seraya melambaikan tangannya pada Aditya.
Aditya pun berlalu dari apartemen yang baru saja ia tempati.
di sisi lain ria sudah sampai di kampung halaman Aisyah ia sudah tahu bahwa Aisyah sudah berada di kota hanya saja Ia menginginkan petunjuk tentang anak dari tuan Rustam.
kampung halaman Aisyah tidak terlalu luas sangat mudah bagi Rian dan anak buahnya untuk menggali informasi tentang penemuan anak kecil 20 tahun yang lalu.
Tok ... tok ... tok
"Assalamualaikum " ucap seseorang yang mengetuk pintu rumah bibinya Aisyah
"waalaikumsalam" jawab bibi nya Aisyah
Setelah bibinya Aisyah membuka pintu, ia terkejut karena yang datang adalah Rian.
"loh nak Rian bukannya Aisyah sudah mengatakan kalau dia ke kota"ucap bibinya Aisyah
__ADS_1
"iya Bi, Nona Aisyah sudah mengatakan itu hanya saja saya ada perlu pada bibi" ucap Rian
"Ada perlu sama bibi, Ya sudah ayo masuk,Nak" ucap Bibinya Aisyah.
Rian pun masuk, Namun .. saat ia hendak duduk, tiba - tiba ada pesan masuk dari anak buahnya.
[Tuan, kami hanya menemukan satu data yang menemukan anak pada tahun itu, dan namanya adalah Ibu Misnawati,]
pesan itu di baca oleh Rian, Bu Misnawati, siapa dia, apakah dia masih ada di sini ? bathin Rian
Tidak menunggu waktu yang lama, Bibinya Aisyah pun keluar dengan membawa nampan.
"Minumlah, Nak Rian" ucap bibinya Aisyah seraya meletakkan secangkir kopi susu di hadapan Rian.
"Terimakasih, Bi" ucap Rian seraya mengedarkan pandangannya.
*****
Selama ada di dalam pesawat, Naura tetap dengan diamnya. Entah kenapa ia merasa seakan kehilangan seluruh jiwanya, Lemas selalu yang ia rasa, ia tak memiliki semangat, bahkan wajahnya yang cantik ia biarkan terlihat pucat, sehancur inikah yang Naura alami???
*****
"Bik, Apakah bibi kenal dengan Ibu Misnawati?" tanya Rian yang mana membuat Bibinya Aisyah terkejut
__ADS_1