
Ada banyak hal yang ingin aku lakukan setelah selesai kuliah ini, ada banyak angan yang ingin aku gapai yang itu akan membuat ku bersemangat saat aku bangun dari tidurku, bagiku impian ini adalah pelangi di hidupku dia penuh warna dan di tiap warna memiliki cerita nya sendiri. Impian menyadarkan aku bahwa aku lahir ke dunia bukan hanya sekedar lewat saja, tanpa meninggalkan kesan apapun. Aku harus meninggalkan banyak hal yang berkesan bagi dunia, oleh karena itu aku harus mengejar apa yang aku rencanakan.
Dalam pendirianku tiap rencana harus terlakasana agar aku mendapatkan apa yang sudah di rencanakan itu, aku tidak melektakkan impian itu tepat beberapa senti dari wajahku sebab itu membuat impian itu terlihat samar, aku tidak juga menggantungkan impianku setinggi langit sebab aku tahu bahwa aku tak bisa menggapai langit (kecuali kamu memiliki kekuatan gaib), aku juga tak menyamakan impianku seperti bulan sebab aku takut akan kehilangannya saat pagi datang, Impianku hanya perlu aku tulis di kertas kecil dan aku tempelkan pada dinding kamarku agar tiap aku bangun tidur aku langsung bisa melihat dan bersemangat untuk mendekatinya dari waktu ke waktu.
Sampai nanti tiba saatnya aku akan menggapai itu satu persatu, aku berencana untuk pergi meninggalkan kota ini kelak jika saatnya telak tiba, aku akan mencari dimana kesuksesan untukku berada, melepaskaskan lingkungan yang sudah familiar disini, dan mungkin aku akan meninggalkan kamu juga. Jika tiba saatnya nanti biarlah aku berpetualang mencari jati diri dan mencari kesuksesan itu, jika aku berhasil maka aku mempunyai cerita manis untuk di kenang. Namun jika aku gagal biarlah menjadi pelajaran dan setidaknya aku sudah mencoba, walaupun harus gagal.
Ada banyak rencana yang ingin aku lakukan, mulai dari tes lagi seperti awal dulu, bekerja di suatu tempat, berkelana, berbisnis dan masih banyak hal lagi yang intinya aku ingin menjadi orang yang berguna dan ingin menjadi orang yang bisa membanggakan orang-orang di sekitarku. Dari sejak awal aku melangkah untuk mengejar impian aku sudah bertekad untuk menggapainya satu per satu tanpa tau lelah, tanpa tau patah, aku akan tetap berjalan, melangkahi apa yang menghalangi, akan berdiri jika gagal. Memang terkadang hidup ini tak adil bagi kebanyakan orang, tapi memang beginilah hidup selali berputar dan memang ada hal yang kita ubah sendiri, dalam hidup kita pasti ada campur tangan Tuhan dan orang lain juga, kita tak mungkin bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Jika kamu rasa dunia sedang tidak adil terhadapmu maka yang bisa kamu lakukan adalah hnya cukup jadi diri sendiri, kamu tak perlu berubah agar dunia memperhatikanmu, kadang tak apa-apa jika kita tidak baik-baik saja kita hanya manusia yang kadang patah dan sedih itu adalah hal yang wajar. Tak selamanya kamu bersedih, jika saatnya tiba bagimu untuk bahagia pasti akan datang bahagia itu entah dengan cara bagaimana dia datang, kamu cukup menunggu saja dan menjalaninya dengan ikhlas.
Aku terbangun di pagi hari, menatap dinding kamar yang di dindingnya tertempel banyak rencana, harapan dan impian di dalamnya. Aku mendekati lembaran-lembaran kertas itu dan mulai memandanginya satu per satu mana yang telah aku capai, aku berdiri dan terdiam bahwa belum ada satupun yang tercapai selama ini. Aku bertekad bahwa aku harus menggapai semua apa yang tertulis pada kertas-kertas itu, agar tiap bangun dan tiap akan tidur aku tak hanya memandanginya lagi aku ingin juga menikmati semua yang tertulis di situ. Rasanya resah saat hanya bisa memandangi tanpa bisa memiliki semua itu, ada keinginan yang amat dalam walaupun prosesnya penuh dengan rasa sakit akan kehilangan, akan penghianatan, akan ketidak adilan. Hati ini selalu sakit bila mengingat semua yang pernah orang lakukan terhadapku, namun semua itu tak akan ada arti bila aku hanya bisa bersedih. Semua itu harus di balas dengan keberhasilan dan kesuksesan agar mereka yang telah menghinaku merasa terpukul, bila hanya berdiam tak akan ada hasil yang kita dapat.
Tak perlu terlihat baik di depan orang banyak tapi pada kenyataannya buruk, tak perlu terlihat bahagia di depan orang banyak tapi kenyataannya sedang bersedih. Cukup jadi diri sendiri tak perlu berubah, perubahan dari cemoohan mereka akan membuatmu terlihat buruk. Jalani saja hidupmu apa adanya, rencana indahmu akan menghasilkan sesuatu yang indah pula di waktu mendatang. Teruslah melangkah menggapai itu, teruslah berjuang dan tetap semangat.
Kamu dan aku, kita memiliki segudang rencana dan harapan. Katamu dulu kita harus menggapi impian kita bersama, katamu kita harus melewati berbagai hal bersama entah itu senang ataupun sedih, katamu kita akan hidup bersama, katamu sedihku adalah sedihmu dan bahagiaku juga bahagiamu, ahh itu adalah ucapan yang sering aku dengar dari mulutmu dulu dan itu sungguh membuat aku bersemangat tiap kali mendengarkan itu. Kamu adalah mentari dalam hidupku, kamu selalu bersinar, kamu selalu ada, kamu segalanya. Aku ingin bersamamu dalam segala proses, aku ingin bersamamu saat kamu sibuk dengan tugas kuliah, mendampingimu saat kamu wisuda, mendampingimu saat lamaran kerja mu di tolak dan kamu merasa sangat sedih sampai lamaran kerja mu di terima dan kita berbahagia bersama, aku ingin bersamamu menuju kebahagiaan di masa mendatang, aku ingin menjalani proses pendewasaan, aku ingin bersamamu ditiap sisa hidupku. Tapi semua harapan ini hilang saat kamu mengenal seseorang, yang saat kau sebut namanya hatiku akan merasa seperti meledak dan seakan hancur. Kamu berhianat, kamu mengingkari janji yang telah kita buat, kamu berubah, dan harapan yang selama inj kita rencanakan hilang begitu saja. Aku perlahan menjauh, kamu perlahan menghilang, katamu kita harus berubah, katamu kita harus fokus pada jalan masing-masing. Padahal kamu sedang sibuk dengan yang lain, tanpa pernah memikirkan perasaanku sedikitpun. Kamu lebih memilih dia yang baru datang kehidupmu, walaupun dia temanmu saat SMA dulu tapu dia baru datang sekarang saat kamu sudah bersamaku. Kamu yang selalu membelanya saat aku membicarakan hal yang memang ada pada dirinya, seolah aku yang jahat. Selama ini apa lamu lupa dengan semua yang pernah kita lakukan dan kita lalui, hanya ada aku yang mau mendampingimu saat kamu jatuh, hanya aku yang mau menemanimu saat kamu terluka, dan hanya aku yang mau menerimamu apa adanya, kamu lupa itu? Sekarang saat kamu perlahan mendapatkan segalanya, kamu malah melupakan aku yang dengan begitu mudahnya malah memilih orang lain. Belum tentu orang itu mau dan bisa menjadi seperti aku, hanya ada beberapa orang saja yang mau menjadi bagian dari prosesmu dan selebihnya hanya ingin menjadi bagian dari hasilmu. Semoga kamu ingat tentang apa yang aku bicarakn dulu, sebelum dia masuk ke hidupmu, yaa hidup kita berdua. Dan jika memang benar kamu lebih memilih dia, maka aku siap untuk mundur dan perlahan pergi darimu, sebab aku tau ingin di duakan, aku tak ingin berbagi dengan siapapun. Biarlah aku mencoba mengikhlaskan kamu dari pada aku harus sakit hati terus menerus, terima kasih untuk 1 tahun yang sangat bermakna semoga kamu bisa bahagia walaupun tidak denganku, semoga kamu tidak salah pilih, aku mendoakan apa yang paling baik untukmu, dan semoga Tuhan membalas semua sakitku melalui orang lain suatu saat nanti. Aku memang akan melupakanmu tapi aku akan selalu mengingat semua kenangan ini dan tak akan ku lupa sampai kapan pun. Bahwa aku pernah salah memilih orang dan mendampinginya sampai dia memiliki segalanya tapi akhirnya dia malah memilih orang lain, terima kasih. Mengapa kamu mengaku cinta jika kamu tidak setia? mengapa menjanjikan banyak harapan jika yang ku dapat saat ini hanyalah luka? mengapa datang jika akhirnya kamu harus pergi? dulu kamu bilang kanu tak akan menjadi seperti orang-orang itu, tapi nyatanya kamu lebih parah dari mereka kamu memberiku seribu harapan dan menuangkan begitu banyak rencana di setiap pertemuan namun pada akhirnya kamu yang mematahkan itu semua. Mungkin ini adalah bagian dari rencana Tuhan agar aku lebih tegar, dan harus fokus dengan tujuan tanpa harus ada seorang pendamping yang hanya akan meleburkan fokusku selama ini. Tuhan teramat sayang kepadaku. Aku bersyukur tidak menjadikan dia bagian dari hidupku selamanya, dengan dia yang seperti itu aku tahu bahwa dia bukan yang terbaik. Aku tak bisa memilikimu sebab kamu lebih memilih dia. Padahal kamu tahu betapa aku mencintai dan menyayangimu tapi mengapa kamu lebih memilih dia dari pada aku yang sudah payah membangun semuanya dari awal dulu bersamamu, entah aku bisa atau tidak melewati semua tanpa adanya kamu, tanpa adanya senyummu, tanpa adanya semangat darimu, tanpa adanya ucapan selamat pagi darimu saat pagi mulai datang dan tanpa adanya ucapan selamat istirahatmu untukku saat aku mulai beristirahat pada malam hari. Apakah kamu pernah berpikir akan seperti apa aku nantinya? namun itu semua percuma saja aku katakan kepadamu jika kamu benar-benar sudah memilih dia, selamat tinggal dan terima kasih atas semuanya.
Ini adalah akhir semesterku, aku harus menghadapi banyak ujian dan cobaan, banyak hal yang harus aku pikirkan agar semua berjalan dengan lancar sampai wisuda. Walaupun adanya pendamping, walaupun aku sudah tidak memiliki kamu lagi. Aku berharap semua kesulitan di semester ini tak datang kepadaku, dan benar saja semua berjalan lancar dan tanpa kendala sampai aku wisuda walaupun sempat beberapa kali merevisi tugas akhir, huu melelahkan bukan? Untung saja tak ada pengganggu dan aku fokus mengerjakan tugas akhir ini, dan semuanya selesai tepat waktu. Seminar berlalu, sidang berlalu, dan sampai akhirnya waktu untuk wisuda. Di akhir kuliah ini, semua berjalan sama seperti orang-orang lain hanya saja yang bereda itu tidak ada orang yang menemani selain dari sahabat dan keluarga. Bagiku tak memiliki orang yang spesial itu tidaklah masalah, sebab jika mempunyai orang spesial seperti sebelumnya hanya akan membuat hidup terasa lebih berat dengan semua kebohongannya untuk apa? lebih baik seperti sekarang, lebih fokus ke masa depan dan karis agar nanti saat orang-orang sibuk memperbaiki diri aku telah mendapatkan suatu hal yang besar sebab aku sudah fokus dari sebelumnya saat mereka sedang sibuk mencela dan menghinaku. Berjalanlah lurus ke depan tanpa memikirkan orang-orang yang akan membuat luka di hatimu, langkahu saja suatu saat mereka akan paham bahwa kamu tidak seperti apa yang mereka pikirkan. Dan mereka tak akan pernah merubahmu hanya dengan hujatan mereka yang tak beretika itu. Dirimu tak perlu penonton sebab kamu bukan tontonan, kamu tak harus tegar saat kamu bersedih karena kamu hanya manusia biasa bukan besi yang tak punya perasaan, walaupun begitu kamu selalu punya harapan untuk merubah diri asalkan kamu mau merubahnya dan mau berusaha menjadi lebih baik lagi.
__ADS_1
Di luar sana ada orang yang berharap seperti kita sekarang ini, mereka yang tinggal di jalan hanya mengharapkan ingin tinggal di rumah yang hangat seperti kita, mereka yang kelaparan hanya berharap bisa makan yang layak seperti kita, mereka yang tak bisa melihat berharap bisa melihat seperti kita, mereka yang tuli berharap bisa mendengar seperti kita, mereka yang sakit berharap bisa sehat seperti kita dan mereka yang telah meninggal berharap bisa hidup seperti kita. Tetaplah bersyukur dengan apa yang kamu miliki, saat kamu putus asa dan merasa dunia tak berpihak kepadamu tetaplah semangat serta yakinlah semua itu akan berlalu, jika di kepalamu terbesit untuk mengakhiri hidup ingatlah bahwa mereka yang telah meninggal ingin hidup kembali seperti kita, jangan menyia-nyiakan hidup hanya karena dunia sedang tak berpihak kepada mu, jangan dengarkan omongan orang yang membicarakan kejelekanmu sesungguhnya merekalah yang lebih rendah dari kamu, kamu harus tegar, kamu harus kuat, kesuksesan sudah menantimu di depan sana. Jika keputus asaanmu bertambah parah yang perlu kamu lakukan adalah menyerahkan semuanya ke pada Allah sebab hanya itu yang bisa membantumu kembali bangkit. Putus asa adalah hal yang sementara tak selamanya kamu harus terpuruk, dalam masalah apapun. Saat waktu berputar dan kamu menjadi sangat bahagia maka ingatlah lagi bahwa kamu pernah merasa sangat hina dan tak ada yang perduli terhadapmu, pada saat kamu teringat akan hal itu yakinlah Tuhan sedang mengingatkanmu bahwa kamu tak boleh terlalu bangga dengan apa yang kamu punya saat ini, semua itu hanyalah titipan dari yang maha kuasa.
Saat kamu ragu untuk melangkah dan mengambil keputusan, putarlah lagi memori ingatanmu bahwa ada orang yang sangat bahagia melihat kamu tidak berhasil. Maka dari itu kamu haru menghilangkan keraguanmu dan ingat lagi pada rencana-rencana yang telah kamu buat. Semua sakit hatimu akan menjadi motivasi terbesarmu untuk sukses, cobalah fokus untuk sukses.
Harapan selalu ada bagi orang yang mau bekerja keras, harapan akan selalu ada jika kita tak pernah lelah menunggu, harapan akan datang dengan segudang impian. Dan tiap-tiap rencana harus dilakukan dengan tindakan, tanpa tindakan tak akan ada yang kita dapatkan. Rencana tiap orang berbeda, harapan tiap orang juga berbeda, dan impianpun berbeda juga. Kita tak bisa menyamakan impian kita dengan orang lain, sebab tiap masa ada orangnya dan tiao orang pasti ada masanya, yakin saja masamu akan tiba juga nanti saat kamu benar-benar melakukan tindakan untuk menuju impian itu.
Kita sebagai manusia hanya berusaha dan berdoa semoga apa yang kita harapkan dan kita impikan, kita hanya menunggu kapan Tuhan mengabulkan doa-doa itu. Tetaplah berusaha, selama usahamu tak menyalahi takdir yakinlah pasti Tuhan mengabulkannya kamu cukup menantikannya dengan penuh kesabaran. Kita tidak bisa merencanakan takdir, sebab hanya Tuhan yang tahu tentang takdir kita kedepannya tapi kita bisa merubah takdir selain dari jodoh,maut,dan juga rezeki asalkan kita berjuang dan bersungguh-sungguh yakinlah semuanya pasti bisa berubah.
Merencanakan masa depan memang mudah, yang sulit adalah menggapainya sebab di tiap prosesnya pasti memiliki hambatan. Sebelum menjadi orang sukses kamu patut di uji oleh Tuhan apakah kamu mampu menjadi orang sukes itu, jika kamu melalui prosesnya dan sabar dalam tiap rintangan yang datang yakinlah bahwa kamu memang pantas untuk sukses. Tak ada yang mudah di dunia ini, bahkan untuk mendapatkan mie instan saja kita haru merebusnya menggunakan air mendidih dahulu baru bisa kita nikmati, begitu juga kesuksesan kamu harus bekerja keras dulu agar kamu bisa mendapatkan hasilnya.
Jika saatnya tiba nanti, sedih akan menjadi tawa, pedih akan menjadi cerita dan kenangan akan menjadi guru terbaik kita. Jika suatu saat impianmu tercapai jangan pernah lupakan orang yang ada dalam prosesmu, sebab karena merekalah kamu bisa seperti sekarang ini. Mereka yang hanya beberapa ini mampu membuatmu menjadi sukses, mereka yang selalu menghadirkan senyum untuk menghiburmu di kala kamu gundah, mereka yang mampu menemanimu dari titik terbawah sampai teratas nanti. Yakinlah hanya sedikit yang bisa seperti itu, saat kamu sukses mereka akan ikut bangga denganmu bukan malah ingin mencari cara agar kamu terjatuh ke dalam jurang.
Dulu ada orang yang berkata kepadaku "mengapa kamu capek-capek untuk mengejar mimpimu? padahal kamu tahu itu akan sulit untuk dicapai" aku hanya tersenyum kepadanya dan berkata "inilah lah rencanaku dari awal, inilah pilihanku. Apapun hasilnya iti akan menjadi milikku" lalu aku pergi meninggalkannya dan berkata berpikir bahwa banyak orang yang tidak setuju melihat aku ingin sukses. Mereka yang seperti inilah harus di beri tahu bahwa kesuksesanku tak perlu penonton, aku hanya perlu pendukung yang selalu ada. Penonton itu akan membuat gaduh nantinya dan dia hanya bisa melihat saat kita kalah dia akan menghujat dan saat kita menang dia akan memuji kita, sedangkan pendukung mereka akan selalu mendukungmu entah kamu menag atau pun kalah mereka tidak perduli yang mereka tahu hanya kamu bahagia itu saja. Langkahkan saja kakimu menuji impianmu secara perlahan walaupun lambat namun pasti, walaupun lambat namun tetap akan berhasil. Tak perlu tergesa-gesa sebab itu akan membuat rencanmu hancur, cukup kamu perhatikan dengan baik dan terus berjalan dengan hati-hati maka sukses sudah pasti menanti.
Kunci kehidupan yang baik bukan tentang mempedulikan lebih banyak hal, tapi tentang mempedulikan hal yang sederhana dan hanya peduli tentang apa yang benar dan mendesak saja, dan jangan pula terlalu mengejar suatu hal itu secara berlebihan sebab itu akan membuatmu terlihat tidak baik, cukup lakukan saja semua dengan sewajarnya dan semestinya dengan begitu kamh akan terlihat baik. Manusia tidak akan pernah puas dengan apa yang mereka miliki saat suatu rencana mereka sudah berhasil di gapai mereka langsung ingin menggapai rencana mereka yang lain, tanpa mereka sadari mereka melupakan tiap proses yang sudah di lewatinya dan mereka hanya mementingkan ketidak puasan mereka.
__ADS_1
Impian tak akan pernah terwujud jika tidak di rencanakan, dan rencana tak akan pernah terwujud jika tidak dikerjakan. Maka, saat kamu memiliki impian bekerja keraslah untuk mendapatkannya, sebab dia tak akan datang sendiri hanya dengan rencana-rencanamu igu, dia perlu di kerjakan akan menghasilkan suatu impian yang kamu harapkan.
Ketika kamu berusaha mendekati impianmu, di waktu yang bersamaan impianmu juga sedang mendekatimu. Percayalah alam dan seisinya sedang memihakmu dan memang bekerja seperti itu seharusnya.
Kadang manusia hanya berencana tapi malas untuk bertindak maka yang seperti inilah yanh tak akan pernah mendapatkan impiannya, jika kamu sudah berencana maka harusnya kamu berusaha agar semua itu berjalan lancar dengan tindakan yang kamu lakukan. Tak ada hal besar tanpa proses, dan tak ada pondasi yang kuat untuk menopang gedung yang tinggi, tak perlu menggantungkan impianmu setinggi langit jika untuk mulai melangkahkan kami saja kamu bermalas-malasan. Ingatlah bahwa rasa malas bisa membuat segala harapanmu hancur, hilangkanlah rasa itu jika kamu ingin semua rencana indahmu untuk masa depan ingin tercapai. Tapi jika kamu hanya ingin menjadi seorang pecundang, maka kamu cukup bermalas-malasan di kamarmu dan lakukankan rutinutas yang seperti biasa (hanya berencana itu tak kan membuahkan hasil).
Semesta tak pernah bersuara dan memberi tahu apa yang akan terjadi padamu apakah impianmu sudah di depan mata apa belum, semesta hanya menjalankan waktunya terus maju kedepan. Tiap waktu yang telah berlalu dari semesta ini tak bisa kita ulang, sebisa mungkin kita harus memanfaatkan itu. Aku akan menjadi orang yang paling bodoh jika bermalas-malasan, aku akan hanya menjadi pecundang jika tidak bertindak, aku tidak akan sukses jika berencana tanpa ada tindakan itulah yang ku tanamkan pada diriku.
Jika benar ingin menjadi orang sukses, maka belajarlah untuk menjadi tegar dan kuat sebab nanti jika kamu sudah sukses kita tak pernah tahu ujian apa yang akan datang menerpa.
Rencana + tindakan \= kesuksesan
Rencana + tidak ada tindakan \= kebodohan
Tindakan tanpa rencana juga akan menghasilkan sesuatu yang tidak di inginkan, sebab itu tiap tindakan haruslah di rencanakan
__ADS_1