
Setelah aku mengajukan surat pensiun dini ke pihak perusahaan, aku mendapatkan sedikit pesangon yaa... lumayan buat ongkos dan beli sedikit oleh-oleh buat orang dirumah kan hehe.
Sesudah patah hati dan berhenti dari kantorku yang lama aku memutuskan untuk pulang kerumah sebentar. Lalu aku mulai kembali mengejar impian yang baru, aku memutuskan untuk merantau lagi ke Bali. Disana ada temanku yang katanya di kantor tempat dia bekerja sedang membutuhkan bagian administrasi, dan aku meng-iyakan tawaran tersebut.
Tak lama aku berdiam diri dirumah kurang lebih 1 mingguan lah kira-kira, aku langsung terbang ke bali untuk mengejar impian dan membangun semua mimpi yang di inginkan selama ini.
Ditempat kerjaku yang baru ini persaingannya ketat, mereka menghalalkan semua cara agar menjadi yang terbaik. Bagi mereka tak apa membiarkan teman susah asalkan mereka senang dan bahagia.
Karena aku merasa tidak cocok dengan pekerjaan ini, aku memutuskan untuk berhenti lagi. Aku tidak ingin menjadi orang jahat seperti mereka. Sebab tak selamanya hal yang begitu akan membawa keberuntungan, yang asa malah menimbulkan kerugian baik orang lain ataupun kerugian terhadap diri sendiri.
Kurang lebih selama 3 hari aku bekerja di kantor itu dan aku tak mendapatkan apa-apa disana. Setidaknya aku tidak menjadi orang jahat saat itu, itulah yang ada di dalam pikiranku saat itu.
Saat itu aku tidak langsung pulang kerumah, aku mencari-cari pekerjaan apapun yang cocok. Aku liat disini banyak bar-bar yang membuka lowongan pekerjaan, tapi aku takut untuk mencoba bekerja disana sebab kata orang-orang disana ini itulah. Tapi setelah aku pikir-pikir lagi kenapa tidak mencoba saja dulu, itukan menurut orang-orang. Belum tentu nyatanya seperti itu.
__ADS_1
Akhirnya aku memutuskan untuk mencoba bekerja di salah satu bar yang ada di Bali ini, nyatanya benar dugaanku tak selamanya yang orang bilang itu benar. Bekerja disini sama saja seperti ditempat lain. kebetulan aku pegawai baru, aku hanya menerima pesanan dan mengantarkan makanan dari meja ke meja serta merapihkan kembali jika konsumen sudah beranjak dari mejanya tersebut.
Kuakui lumayan uang yang di dapat dari bekerja di bar tempatku bekerja ini. kerjanya hanya dari jam 4 sore sampai jam 12 malam, yaa.. bagi kebanyakan orang pasti menganggap jika wanita yang pulang kerja malam dan bekerja di bar itu adalah wanita yang tidak benar, tapi nyatanya apa? tidak begitu kan. Sebab yang menjalani kamu dan jika kamu tidak pernah melakukan hal-hal yang mereka tuduhkan kepadamu kenapa kamu harus mendengarkan mereka. Terkadang memang kita harus menutup telinga dan menutup mata untuk orang-orang yang iri hati dan tak ingin melihat kita senang apa lagi melihat kita sukses.
Selain di bar aku mencoba mencari lagi pekerjaan lain yang bisa ku lakukan di siang hari, nah kebetulan saat itu ada tempat fotocopy sedang membutuhkan karyawan. Tanpa pikir panjang akupun mencoba bekerja disana dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore. Demi mencari pundi-pundi uang aku rela bekerja pagi sore sampai malam, demi semua impianku dan demi semua orang yang menyanyangiku terkhusus untuk kedua orang tuaku.
Hari berlalu lagi, kurang lebih sudah 6 bulan aku bekerja di 2 tempat seperti ini. Aku mulai merasakan kebosanan dan sudah mulai capek, lalu aku memutuskan untuk berhenti dari pekerjaanku di fotocopy tersebut tapi tetap bekerja di bar karena uangnya lumayan hehe....
Setiap hari aku lewati dengan memanjakan dengan semua yang aku mau. Jalan-jalan ke pantai, belanja semua yang aku mau, dan tidak lupa untuk transfer ke orang tua yaaa gengs.. eeh dan satu lagi jangan lupa solat sebab hanya dengan mengingat-Nya lah kita akan dilimpahkan dengan banyak rezeki. Intinya jangan lupa bersyukur dalam setiap hal, apapun itu baik hal indah ataupun menyakitkan.
Pernah terlintas dalam pikiranku bahwa senyaman ini sendiri tanpa adanya pasangan, lebih happy dan lebih tenang tanpa harus memikirkan orang lain selain diri sendiri
ahh... andai saja aku dari dlunseperti ini, pasti sudah banyak uang yang aku kumpulkan saat ini (hanya bergumam kok) wkwk
__ADS_1
Ternyata memulai kembali dari awal sendirian tuh menghasilkan suatu yang wahhhh.
Kamu bisa merasakan dan menikmati semua hal tanpa ada yang mengatur dan mencampuri urusanmu amatlah menenangkan.
Tibalah saatnya bulan puasa, aku memutuskan untuk berhenti bekerja disini dan kembali kerumahku. Selain itu sudah cukup banyak uang yang telah aku kumpulkan hehe. Selama puasa ini aku hanya membantu ibuku berjualan di warung nasi, yaa warung nasi kecil-kecilan. Cukuplah untuk makan kami sekeluarga sehari-hari. Sembari membantu ibu di warung aku tak hanya berdiam diri, sambil mendengar dan melihat-lihat apakah ada pekerjaan yang dapat aku lakukan sehabis lebaran nanti...
Dan bersyukurnya aku bahwa ada satu lowongan pekerjaan yang tanteku sebagai chanel untukku masuk kesana. Yaa ini bukan perusahaan biasa, ini adalah sebuah rumah sakit yang memang basic aku sejak SMK dulu. Yup benar aku adalah lulusan dari SMK kesehatan jurusan keperawatan. Tapi di satu sisi aku merasa minder sebab sudah lama aku tidak bersentuhan dengan dunia kesehatan tersebut.
Dan saat itu aku langsung diterima di rumah sakit tersebut, pertama aku di tempatkan pada ruang rawat inap, lalu dipindahkan lagi ke ugd dan akhirnya menetap di instalasi farmasi. Yap benar farmasi bukan jurusan ku, tapi aku lebih mengerti tentang farmasi saat aku bekerja dulu. Aku diajarkan bagaimana caranya meracik obat, menentukan harga obat langsung dari pabrik, menginput data yang semua itu harusnya anak farmasi yang mengerjakan. Malah aku yang lebih mengerti dari orang-orang farmasi tersebut tentang sistem aplikasi apotek itu.
Walaupun gajinya jauh lebih besar bekerja di bar, aku tetap bersyukur karena disini aku merasa seperti menemukan keluarga baru. Mereka tidak saling menjatuhkan dan mereka sangat menyayangiku,
Lagi-lagi benar pemikiranku tentang "hal yang sempurna tak selalu tentang hal yang lebih".
__ADS_1
karena jika kamu menikmati sesuatu dengan semestinya kamu akan menemukan kebahagiaan, tapi sebaliknya jika kamu menikmati sesuatu tidak dengan semestinya maka yang kamu dapatkan hanyalah fatamorgana semata. Karena kamu hanya dibuta kan oleh nafsu dan hal-hal negatif lainnya.
Jadi nikmatilah hal yang kamu miliki sekarang dengan semestinya, dan yakinlah semua hal itu akam indah pada waktunya masing-masing.