Mengejar Mimpi

Mengejar Mimpi
Bab 62


__ADS_3

Rendi dan Leni sudah sampai dikantin, mereka mencari kedua orang teman mereka. tidak lama kemudian, mereka menemukan orang yang mereka maksud. mereka bergabung di meja Nita dan Hans, mereka berdua memesan makanan mereka berdua.


" kalian lama banget sih, ! " tanya Nita kesal


" sorry,,,, hem, tadi keasikan ngobrol hingga lupa waktu ? " leni berbohong kepada nita, gak mungkin dia menceritakan kejadian sebenarnya. Rendi senyum melihat ekspresi leni yang gugup karna bohong, Rendi membantu leni memberi alasan juga.


" ia nit, tadi saya banyak bertanya kepada leni sekalian lepas rindu hingga kami bersua lupa waktu. " sambung rendi dengan ekspresi licik dimukanya


" aku mengerti maksud kamu, gak usah nunjukin ekspresi seperti itu kepada ku. bikin aku iri saja ! " sambil membalas tatapan rendi nita memasang muka judesnya kepada rendi


" hahahhahahha" ketiganya tertawa lepas melihat ekspresi judes Nita yang bikin menggemaskan ketika dilihat.


mereka berempat menikmati makan siang mereka dengan lahap, persahabatan mereka cukup baik hingga saat ini. walaupun ada perasaan yang melebihi hubungan teman dihati mereka msaing-masing, mereka tetap menyembunyikannya terkecuali Leni dan Rendi yang sudah tau perasaan masing-masing bahkan sudah jadian.


leni yang sedang menikmati makanannya, berhenti ketika melihat notivikasi chat di layar hpnya tercantum nama " om Wira ". ia membuka chat itu " nanti ketemu om ya setelah jam istirahatbselesai " leni membaca pesan om Wira dalam hatinya dan membalasnya dengan mengiakan.


bel berbunyi, jam istirahat selesai sekarang nyambuk jam pelajaran berikutnya.

__ADS_1


" kalian duluan aja kekelas, aku ada urusan dikantot " sahut leni ketika mereka dalam perjalanan menuju kelas


" maklum,, seperti biasanya leni kembali kepada aktifitasnya. " sahut nita sambil memandang Hans yang tersirat tanda tanya


" kamu hati-hati ya, kami duluan pergi ke kelas ? ". balas Hans


" mau aku teman ? " tanya rendi kepada Leni


" gak usah, kalian duluan aja pergi gak lama kok hanya sebentar saja. " tolak leni sambil meninggalkan merka bertiga yang masih berdiri di koridor. setelah Leni pergi hans pergi ke arah kelasnya, sedangkan hans dan nita pergi kearah kelas yang sama.


leni sudah sampai didepan kantor, baru saja mau masuk ke dalam kantor, tiba-tiba om wira keluar dari ruangan kantor.


" gak apa-apa, om aja yang kecepatan selesai urusannya. " Wira merangkul Leni sambil berjalan ke koridor. semua murid gak terlihat lagi, semuanya sedang belajar dalam kelas. tetapi Vina yang tidak sengaja melihat Leni dari kiridor yang berbeda mengikutinya, ia merasa sebuah kesempatan besar. vina bersembunyi di samping gedung dua meter jauhnya dari Leni, ia mencob menguping pembicaraan Leni dengan orang itu yang juga ia samar-samar mengenalinya.


" ada apa om, menyuruh saya menemui om ?". tanya peni sopan


" sepulang sekolah ikut om kehotel ya ? soalnya kami nginap disana selama kami di kota ini dalam beberapa hari kedepan ". Wira memberitahukan maksudnya menyuruh leni menemuinya

__ADS_1


" kenapa gak tinggal di rumah om Riko saja ? " tanya leni penasaran, pikirnya tinggal dihotel bayar lebih baik dirumah sahabatnya aja om Riko


" kebetulan om ada bisnis lain selain sekolah ini, jadi sedikit sibuk. gak enak klo om dan tante pulang tengah malam setiap hari, mengganggu tuan rumah. " sambil mengelus kepala Leni, Wira memberi penjelasan kepada leni


" oh begitu, nanti saya akan datang menemui om dikantor klo jam pulang. " sahut leni dengan senyum ceriahnya yang ia miliki


" ummah,,, semangat ya belajarnya ?. " wira mencium kepala Leni, seperti janjinya leni membalas mencium pipi om Wira.


" saya pergi ke kelas dulu ya om ?. " pamit leni meninggalkan Wira yang sedang menatapnya berlari kecil.


" akhirnya aku mendapatkan buktinya, aku akan menghancurkan kamu yang selalu pura-pura baik, alim didepan semua orang. ternyata kamu suka main sama om om, pntesan saja kamu memiliki kekuatan disekolah ino, kamu memiliki hubungan gelap dengan pemilik sekolah ini. ! " dengan ekspresi kemenangan tersirat di muka vina setelah menguping dan mengambil video leni, vina kembali kekelasnya dengan bahagia


" hahahahah " Vina tetawa kecil


" akhrinya tuhan menolongku ? hidup leni akan segera hancur ! " vina berbicara sendiri menuju kelasnya.


setelah pulang sekolah, vina menguntit leni mencari tau lebih banyak hubungan Leni dengan pemilik sekolah ternama itu.

__ADS_1


vina terus mengikuti leni sampai kehotel, dan tidak lupa mengambil beberapa gambar selain video dari jauh. setelah ia memastikan leni masuk kamar VIP, dirinya semakin senang karna bukti-buktinya sudah akurat ditangannya.


vina yang sudah merasa berhasil menguntit leni, ia kembali kerumahnya seperti orang yang kerasukan. ketaw sendiri sambil berkata " yes aku berhasil " terus menerus, supir dan pelayan dirumahnya merasa aneh melihat sikap Vina yang gak biasanya yang setiap hari pulang dengan muka judesnya.


__ADS_2