
" ok, aku setuju. lihat saja nanti, kami akan membuat kamu bangkrut hari ini. ! " Hans sepakat dengan Nita
" ok ! sipaa takut ! ayo kita pergi " ajak rendi
mereka bertiga pergi ke kantin sekolah, sepanjang perjalanan menuju kantin, Rendi senyam senyum terus seperti orang gila.
Nita yang memperhatikan keanehan rendi menyenggol tangan Hans.
" Hans , rendi kenapa sih ! dari tadi senyum senyum terus ? " bisik Nita kepada Hans
" aku juga gak tahu, mungkin dia salah minum obatnya kali ? " balas hans membisikkan ditelinga Nita
" jangan-jangan dia kesambet kali diperjalanna tadi pagi, dia kaya orang hila tau ! " kayaknya kita perlu doain dia
rendi yang melihat Hans dan Nita bisik-bisik, langsung nyahut
" kalian berdua berdosa, kalian gosipin aku padahal aku disamping kalian ? aku tuh lagi bahagia karna sesuatu tetapi aku gak mau kasi tahu kalian. ! " sahut rendi kepada kedua temannya itu
__ADS_1
Hans dan Nita hanya merespon dengan senyuman saja. mereka bertiga sudah sampai di kantin, mereka pesan makanan kesukaan mereka masing-masing.
" nita jangan lupa pesan sepuasnya, rendi yang akan membayar semuanya. " bisik Hans kepada Nita
" thank you brother ?, aku hampir lupa hal itu. sekarang aku akan memesan semua yang aku mau, aku akan pesan jus jeruk dengan porsi Jumbo !. " balas Nita dengan bisikan kepada Hans
beberapa menit kemudian, makanan mereka bertiga dintar dimeja mereka. Rendi dibuat kaget, ketika melihat pelayan dikantin itu mengantar begitu banyak makanan diatas meja apa lagi melihat cemilan diatas meja hampir penuh meja merka.
" mba gak salah antar kan ? " tanya Rendi dengan ekspresi gak percaya
Hans dan Nita hanya tertawa sembunyi-sembunyi menyaksikan muka Rendi yang mengangap melihat pesanan yang begitu banyak untuk lima sampai enam orang untuk dimakan.
" memang kalian membuat saya bangkrut hari ini, untung saja saya membawah kartu. klo gak !? " sahut rendi kepada Nita dan Hans
" hahahhaha " keduanya tertawa
" kebetulan kami memang sudah berencana makan banyak hari ini, tetapi karn kamu yang menawarkan diri untuk traktir kami ? ya kmi nikmati. " balas rendi sambil meledek Rendi
__ADS_1
" gak usah tanya lagi, aku sudah laper banget nih ? " Nita sudah gak nahan laar lagi , tadi pagi diriny gak sempat sarapan karna bangun kesiangan. nita selalu sendirian dirumah bersama pelayan dan supir dirumahnya, kedua orang tuanya selalu sibuk keluar kota urusan bisnis. pola makannya kurang terjaga, pelayan dirumahnya hanya menyajikan makanan kesukaan dia, dia hanya tinggal telpon pelayan baru mereka masak klo gak ditelpon mereka tidak akan masak. mereka hanya akan masak untuk mereka para pelayan dan juga pekerja lainnya dirumah itu.
mereka mulai menikmati makanan mereka yang begitu banyak itu, Nita yang kuat makan sanggup menghabiskan makanan utama yang ia pesan. bahkan jus jeruk porsi jumbo dia habisi seketika, ditambah lagi ice cream. mereka ngemil setelah selesai makan, tak lupa Nita menyuruh pelayan untuk membungkus makanan yang gak habis mereka makan seperti ayam yang digoreng pakai tepung ( chickenwing ). Nita bukan orang miskin, keluarganya memiliki perusahaan sampai ada beberapa cabang perusahaan mereka dikota-kota.
Hanya saja, Nita menyukai makanan dikantin itu, mungkin karna dia lebih sering bahkan setiap hari dia makan dikantin sekolah dari pada dirumahnya.
" sumpah, ! aku kenyang banget ? " Nita mengelus elus perutnya
" badan kamu kecil, tetapi perut kamu besar. aku aja gak sanggup makan porsi makananmu itu. ? " sahut Rendi kepada Nita sambil menggeleng-gelengkan kepalanya tidak percaya.
" aku takut untuk traktir kamu Nit !, bisa bangkrut saya kamu buat ? " Hans ikut terkejut melihat Nita yang banyak makannya.
" hahaha ! itu karna aku benar-benar lapar. semalam saya gak ada makan, ditambah tadi pagi gak sarapab. jadi, ini yang namanya balas dendan coyyy!!! " Nita mengelak walaupun sebagian ada benarnya dari ucapan itu.
*********
love you all๐๐น
__ADS_1