
Leni terdiam mengikuti pelukan rendi pada dirinya, ia mencari waktu untuk bisa bangun tanpa rendi terganggu. Beberpa menit kemudian leni kembali mencoba melepaskan tangan dan juga kaki rendi dari tubuhnya. Tetapi lagi-lagi gagal dan ia langsung pura-pura tidur ketika terdengar pintu kamar terbuka.
Siapa sih yang buka pintu, aku malu banget jika berhadapan dengan mereka nanti
batin leni dalam hatinya
Pah ternyata mereka masih tidur, bisik yanti kepada Riko suaminya
Ya sudah ma, gak usah bangunin mereka kita makan malam saja entar mereka nyusul klo sudah bangun. Rendi ini benar-benar masa leni dijadikan guling tidur, sahut Riko kepada istrinya
Hehhehe, itu karna dia nyaman dengan leni pah, sudah kita tinggalkan aja mereka.
leni yang merasa orang tua rendi gak marah dengan perbuatan rendi malah senang leni langsung menggerutu.
Apa-apaan dengan situasi ini, mereka bukannya marah malah senang melihat putra mereka menyiksaku seperti ini, batin leni masih pura-pura tidur.
Setelah kedua orang tua rendi sudah keluar dari kamar leni baru merasa lega dan berusaha lepas dari pelukan rendi dan kali ini membuat rendi bangun dari tidurnya
Leni langsung pura-pura tidur dia tidak tahu mukanya ditaruh dumana lagi klo ketahuan dia sudah bangun dari tadi. Jangan sampai ketahuan entar dia pikir saya sengaja berlama-lama dalam pelukannya, batin leni dalam hatinya
Rendi yang melihat leni begitu nyenyak dalam pelukannya ia mencium kepala dan mengelus-elus rambut leni
Kamu semakin cantik klo tidur, maaf sudah membuatmu marah bisik rendi
Setelah selesai memandang wajah leni yang dekat dengan wajahnya ia melepaskan leni dari pelukannya. Dan kembali menyelimuti tubuh kecil leni dengan selimut yang dia kenakan ditubuhnya oleh leni.
rendi bangun dari tidurnya menuju kamar mandi untuk membirsihkan dirinya leni yang mendengar bunyi air ia buru-buru bangun merapikan selimut dan bantal lalu pergi kekamarnya untu mandi juga.
--------
Rendi sudah bergabung dengan kedua orang tuanya untuk makan, kedua orang tuanya menanyakan leni kepada dirinya.
rendi hanya menjawab bahwa leni mungkin sedang mandi dan akan menyusul tak lama rendi bicara leni sudah bergabung dimeja makan
Leni bagaimana tidurnya ? Tanya yanti kepada leni dengan senyum menggoda
Nyenyak tante, cuma badan saya sedikit pegal mukin karna terlalu lama tidur ditambah tidurnya dilantai. Jawab leni pura-pura gak ngerti maksud pertanyaan tante yanti
__ADS_1
Ohhh begitu, badan kamu pegal bukan karna kelamaan tidur tetapi karna kamu dijadilan bantal guling oleh rendi, batin yanti dalam hatinya sambil senyum-senyum.
sikap yanti membuat rendi kebingungan
Ada apa sih ma, kok senyum terus dari tadi ? Tanya rendi penasaran
Maklum rend, mama kamu jadi pengen kembali kemasa mudanya mama kamu
jawab Riko kepada putranya
maksud papa ? rendi bertanya lagi masih belum mengerti
barusan menonton adegan romantis tadi jadi kebawah-bawah, biasa penyakit lama, jawab riko kepada rendi sambil melirik istrinya
Oh begitu, rendi memang mengetahui mamanya suka nonton drama korea jadi gak heran lagi mamanya bersikap seperti itu
Bagaimana belajar kalian, tanya Riko kepada mereka berdua
Lancar om, semuanya berjalan dengan baik jawab leni
Ia om, kami akan lebih giat lagi belajarnya
---------
Keesokan harinya disekolah
Leni masih bersikap dingin terhadap rendi mulai sepanjang jalan hingga sampai sekolah leni mendiamkan rendi
Leni kenapa kamu terus cuekin aku, dari tadi pagi kamu terus birsikap dingin terhadapku. tanya rendi kepada leni yang sedang duduk di kantin menikamati makanannya
nita dan hans yang melihat situasi itu ikutan memperhatikan leni yang dari tadi gak banyak bicara seperti biasanya
Rendi aku lagi makan dan juga lagi fokus belajar jadi tolong kamu mengerti kondisiku. makanlah klo kamu mau makan, leni melanjutkan makanannya
Rendi gak makan dia hanya duduk diam memperhatikan leni makan sampai selesai
Aku sudah selesai makan maaf ya saya duluan mau keperpus soalnya, pamit leni langsung meninggalkan
__ADS_1
Teman-temannya tanpa mengacuhkan rendi yang ada didepannya
Rendi mengejar leni yang sudah meninggalkan kantin. Nita dan hans hanya dibuat bingung oleh keadaan mereka berdua.
Ada apa dengan mereka sepertinya mereka lagi berantem, sahut nita meminta pendapat hans atas pernyataannya
Sepertinya begitu, jawab hans dan melanjutkan makanannya.
Keduanya melanjutkan makanannya hingga selesai.
-----------
Leni dimana ? tanya rendi kepada nita
Dia masih dikelas, katanya belum mau pulang masih ada yang diurusnya
Ohhhhh, rendi langsung pergi meninggalkan nita dan berlari menuju kelas leni
Leni ayo pulang, aku sudah lama menunggumu di tempat parkir tetapi kamu gak datang-datang, rendi mendekati leni yang sedang sibuk merapikan bukunya
Kamu duluan saja aku masih belajar diperpustakaan, jawab leni
Leni meninggalkan rendi di kelas menuju perpustakaan, melihat sikap leni terhadap dirinya rendi tidak mengejar leni lagi ia memilih pulang dan memberi waktu kepada leni untuk menenangkan pikirannya
Malam harinya rendi diajak makan oleh orang tuanya tetapi dia tidak mau makan, keesokan harinya dia tidak sarapan bahkan tidak mau pergi sekolah. Itu membuat kedua orang tuanya khawatir pintu tidak mau dibukanya dan gak mau keluar sama sekali.
Sudah dua hari rendi gak makan dan itu membuat badannya lemes tapi dia tetap saja keras kepala gak mau makan.
☺☺☺☺☺
hay pembaca setia thor meminta bantuan kalian dong untuk memberikan ide pada cerita "Mengejar Mimpi" 😘 untuk melanjutkan ceritanya dengan menarik hati kalian, karna ini pertama kali bagi thor menulis cerita.
oh ia jangan lupa like dan berikan idenya di kolom Komentar ya ?
thor dengan senang hati menunggu ide cemerlang dari kalian semua.
love you all 😘😘😘
__ADS_1