Mengejar Mimpi

Mengejar Mimpi
Bab 31


__ADS_3

situasi dirumah Vina:


sudah malam, keluarga besar Bram berkumpul untuk mendengarkan sesuatu yang akan disampaikan oleh Bram kepada mereka semua vina sendiri menyadari bahwa malam ini dirinya sedang tidak aman.


Bram ada apa sih kenapa tiba-tiba kamu menyuruh semua berkumpul ? tanya nyonya sri kepada Bram sebagai ibu


maaf jika saya membuat kalian bertanya-tanya dengan perintah dari saya untuk berkumpul malam ini. langsung saja saya umumkan hari ini Vina akan saya hukum


mulai sekarang dia gak boleh pergi keluar selain sekolah dia akan selalu saya kontrol dan juga uang jajannya distopkan selama tiga, bulan dilarang pegang Hp, cuci baju sendiri dan yang berhubungan keperluannya kesekolah dia sendiri yang menyiapkannya bukan asisten rumah tangga lagi jika ada yang mencoba membantunya memberikan uang jajan dan membantunya menyelesaikan hukumannya maka kalian semua tahu akibatnya. Bram sudah gak bisa toleran lagi dengan anaknya itu dia sadar semua karna selama ini dia memanjakan putrinya itu, perkataan serta perbuatan leni disekolah tadi siang membuat dirinya sadar akan kesalahan yang sudah ia perbuat sebagai orang tua.


maksud kamu apa Bram kenapa kamu tega memberikan hukuman berat kepada cucu saya ? nyonya Sri tidak terima cucu tersayangnya menerima hukuman seberat itu


ibu jangan mencoba membelanya selama ini karn kita terllu memanjakannya dia jadi seperti ini, apakah kalian semua tahu sudah berapa kali saya dipanggil oleh Tomi karna perbuatan vina disekolah, dan hari ini saya sudah dibuat malu oleh vina bahkan tidak ada harga diriku lagi didepan murid dan juga guru-guru disana. kalian belum tau bgaimana rasanya sujud memohon kepada salah seorang murid supaya vina tidak dikeluarkan dari sekolah, karna itu kalian jangan membantah saya. tegas Bram


emang apa kedudukan orang tua anak itu disekolah sampai ia berani membuat keluarga kita memohon kepadanya, tanya istri Bram tidak terima

__ADS_1


dia anak orang miskin orang tuanya hanyalah buruh bangunan tetapi anak itu mampu sekolah disitu karna dia mendapatkan beasiswa, jelas Bram kepada istrinya tentang leni


hem, anak itu harus diberi pelajaran berani dia berlaga sombong dengan bantuan Tomi sebagai kepala sekolah pasti bisa mengeluarkannya dari sekolah itu. lanjut istri bram


jangan lakukan itu, walaupun dia anak miskin tetapi dirinya memiliki kekuatan hebat disekolah bahkan Tomi aja tidak bisa berbuat apa-apa terhadapnya. anak itu siswa terbaik disekolah vina dan termasuk disegani semua murid dan guru dia selalu memberikan yang terbaik untuk sekolah dengan prestasi yang dicapainya dan lebih parahnya lagi pemilik sekolah itu sangat dekat dengan anak itu.


sebenarnya yang mengeluar vina bukan Tomi tetapi pemilik sekolah hanya saja ketika leni berbicara kepadanya dia langsung menurutinya padahal saya dengar orang itu tidak ada kata kesempatan terakhir bagi orang yang berbuat kesalahan didepannya. jika kalian mau hidup kalian tenang jangan kalian mencoba mencari masalah dengan anak itu dan membantah apa yang saya perintahkan, orang itu punya kekuasaan besar didunia bisnis dia bisa saja menghancurkan bisnis keluarga kita dan kamu vina ini adalah kesempatan terakhir buat kamu untuk bisa tetap disekolah itu jadi pikirkan baik-baik jangan buat masalah lagi disekolah sekarang sekolah itu dikontrol secara langsung olehnya


sekarang ini dia sedang melindungi anak itu bahkan saya dapat informasi bahwa setelah selesai rapat orang itu mengajak makan leni makan bersama berarti hubungan mereka dekat. jadi jangan mencoba buat masalah lagi itu permohonan papa


----------


waktu pulang sekolah tiba, leni dan rendi seperti biasa pulang bareng. diperjalanan rendi menanyakan kemarin apa yang sebenarnya terjadi disekolah dan leni menceritakan semuanya juga memberitahukan klo pemilik sekolah mereka itu ternyata im wira.


ohh ternya begitu gak nyangka om wira pemilik sekolah kita dan bahkan saya sendiri gak tahu pada hal keluarga aku akrab dengan keluarganya, jangan-jangan om Wira baik sama kamu karna dia tau kamu teladan disekolahnya makanya dia memberikan hadiah banyak untukmu. tebak rendi sembarangan

__ADS_1


pikirku juga begitu lagian dia juga sudah langsung bilang klo dia memverikan semua hadiah itu karna aku berprestasi. baru jelas semuanya pertanyaanku sudah terjawab semua sahut leni


maksud kamu ? tanya rendi bingung


aku sempat tidak percaya dengan alasan om Wira ketika memberiku hadiah yang begitu banyak tetapi sekarang sudah terjawab aku jadi lega dan gak banyak mikir yang nggak-gak terhadap keluarganya.


kamu pikir om Wira itu pura-pura baik atau punya niat terselubung begitu terhadap kamu ? rendi mencoba mencaritau maksud leni


hampir begitu, kamu tahukan aku orang yang selalu waspada dan tidak mudah percaya dengan perkataan orang lain aku tahu kehidupan manusia itu penuh sandiwara dan selalu ada topeng diwajah setiap hari. jelas leni kepada rendi


berarti kamu tidak percaya dengan ucapanku kemarin sama kamu ditaman sekolah ? rendi sedikit kecewa


jika kamu sudah tahu maka kamu jagna bertanya lagi kamu cukup membuktikannya kepada saya kebenaran dari perkataanmu itu. jawab leni datar sehingga tiba-tiba membuat susana jadi kaku


dalam perjalanan sampai depan rumah leni diantara mereka berdua tidak ada keluar kata satupun dari mulut mereka yang ada hanya diam satu sama lain sampai leni berterimakasih dan masuk kedalam rumahnya.

__ADS_1


rendi memutar motornya dan melaju menuju alamat rumahnya. saya akan membuktikan kepadamu kebenaran dari ucapan saya klo aku benar-benar mencintaimu.


__ADS_2