
Saat aku lagi merasa tertekan dan merasa tersudutkan ada sosok lelaki yang selalu ada dan selalu menghiburku di setiap waktu, dia selalu berusaha meringankan semua masalah ku dari yang mudah sampai yang terberat diapun selalu ada.
Dia hanyalah rekan kerjaku di kantor tapi perhatiannya lebih terhadapku, dia selalu ada dia selalu membuat aku tertawa dan kembali ceria saat banyak tekanan dari atasan.
Bagiku dia berbeda dari lelaki lain, bagiku dia sangat baik, perhatian, dan penyayang. Dia tak pernah sekalipun berkata kasar kepadaku apalagi sampai membentak terhadapku. Dia tak pernah marah saat aku banyak melakukan kesalahan, yang dia lakukan hanya tersenyum saat hatinya tersakiti oleh siapapun itu.
Kami yang berawal hanya dari rekan kerja dan menjadi nyaman satu sama lain memutuskan untu menjalin hubungan yang lebih dari sekedar teman. Hari-hari ku lalui dengan penuh cinta saat bersamanya tak pernah setetespun air mataku jatuh yang disebabkan olehnya.
Saat itu aku benar-benar merasakan kehangatan dan kenyamanan dalam sebuah hubungan, aku yang biasa-biasa ini ternyata ada yang menganggapku spesial dalam hidupnya, ada yang selalu mengutamakan aku. Dan disinilah aku merasa paling sempurna dan paling bahagia karena memiliki dan dimiliki oleh dia.
Aku yang egois ini akhirnya diluluhkan dengan kelembutan hatinya diluluhkan oleh cinta dan rasa sayangnya semua dia yang memenangkannya saat itu. Tak pernah terbayangkan olehku kalau kami bisa menjadi sedekat ini.
Benar kata orang bahwa disamping seseorang yang kuat akan ada seseorang yang kuat juga, yang akan selalu berada disampingnya entah bagaimana pun keadaannya.
Waktupun berlalu, Saat itu ulang tahunku, ternyata dia menyiapkan kejutan untukku tak ku sangka dia yang tak pernah romantis selama ini bisa memberikan kejutan seromantis ini yang dibantu oleh rekan kerjaku yang lainnya. Dan untuk kesekian kalinya aku merasakan bahagia lagi yang dibuat olehnya. Dia memberiku kado ulang tahun sebuah jam pada saat itu, yang katanya jika aku memakainya akan selalu ingat tentang dia dalam waktu apapun wkwk itu adalah gombalan pertamanya setelah berpacaran denganku saar itu.
Saat itu aku benar-benar berterima kasih kepada Allah karena telah diberikan orang yang tulus mencintaiku di tengah perantauan ini. Dia selalu memberikan hal yang tak pernah terduga, kadang dia tiba-tiba memberiku coklat atau tiba-tiba mengajakku jalan saat aku sedang pusing atau sedang banyak beban kerja... hmm begitu saja sudah cukup bagiku dulu.
__ADS_1
Hidupku selalu cepat kembali gembira saat bersamanya walaupun sedang banyak masalah, dialah anugrah terindah bagiku saat itu. Hanya dia yang bisa membuat hari-hariku seperti saat ini. Aku mencintainya apapun dan bagaimanapun keadaannya.
Setiap detik waktu yang kulewati pasti ada dia dan aku selalu bahagia, kuharap dialah jodohku Tuhann... (gumamku dalam hati)
aku tak ingin berpisah dengannya, aku hanya mau dia yang melengkapi hidupku. Aku ingin menua bersamanya aku ingin menikmati hidup bersamanya...
6 bulan berlalu, tibalah disatu hari sikapnya dan seluruh kebiasaan dia terhadapku berubah drastis. Dia yang tiba-tiba suka menghilang tanpa kabar, dan dia yang bersikap dingin terhadapku. Aku sangat sedih saat dia bersikap begitu, saat kutanya alasan mengapa dia berubah. Katanya dia sedang sibuk dengan pekerjaannya dan kadang sedang bermain game online-nya.
Terus aku berpikir kenapa selama ini tidak bersikap begini padahal rutinitasnya sama tak ada yang berbeda, saat itu aku mulai curiga karena merasakan kejanggalan itu. Aku mulai mencari tahu sebenarnya apa yang dia sembunyikan terhadapku.
Kenapa tidak putuskan saja aku lalu kembali saja kepada dia secara baik-baik (dalam hati aku kesal) saat berbicara kepadanya. Dia bilang dia masih mencintaiku dia seperti ini karena dia tak mau kehilangan aku katanya. Tapi nyatanya dia malah membuat aku berpikiran lain, "kamu pengecut" ucapku. Lalu akupun pergi meninggalkannya sambil menangis dan kembali ke kosan.
Hari ini adalah hari pertama dia menyakitiku dan hari pertama aku meneteskan air mata untunya. Aku mengutuk diriku sendiri untuk tidak mempercayai lelaki lagi, aku tak ingin menjadi bodoh oleh laki-laki ******** lagi.
Dan mulai saat itu aku pun memutuskan untuk tidak berpacaran dengan siapapun, dan mencoba menjaga jarak dengan para lelaki yang semua aku anggap sama. Aku lebih nyaman berteman dari pada mempunyai hubungan yang seperti ini lagi (ucapku dalam hati).
Dan benar saja dia benar-benar balikan sama mantannya itu hahaha sakit bukan. Ternyata aku selama ini hanya dijadikan nya pelampiasan semata untuk dia melupakan mantan nya, dan pada akhirnya tetap sama dia tetap memilih mantannya dari pada aku.
__ADS_1
Jika benar dia mencintaiku pasti dia akan mempertahankan hubungan kami bukan malah menyalahkan yang lain.
yaa... beginilah hidup semakin kamu mengejar kebahagiaan semakin kamu merasakan kesakitan..
huft... aku harus bangkit lagi memulai semua dari awal. Akupun memutuskan juga untuk berhenti dari kantor itu. Agar aku tak lagi melihat hal pahit yang pernah dia lakukan terhadapku.
Selamat tinggal dan terima kasih untuk bahagia yang pernah kamu berikan, terima kasih untuk semua kenangan indah yang kamu lukiskan pada hari-hariku, terima kasih untuk semua hal indah yang kamu lakukan, terima kasih telah menjadikan aku ratu di dalam hatimu, terima kasih pernah menjadikan aku bagian dari bahagia mu selama ini. Dan terima kasih juga atas semua luka yang telah kamu beri, aku takkan melupakannya walaupun aku telah memaafkan kamu.
Kamu adalah bagian dari bahagiaku sekaligus bagian dari lukaku, kuharap kamu bahagia walaupun bukan denganku. Kuharap kamu tak melupakan kita, kita pernah menjadi 1 dalam doa dan kita pernah menjalani banyak hal-hal indah. Aku bersyukur telah dipertemukan denganmu, dengan begitu aku dapat belajar bahwa hal yang indah tak selamanya harus tentang kamu.
Terima kasih telah menyadarkan aku akan pentingnya hal sempurna dari sebuah kesedrhanaan. Dan terima kasih atas luka ini aku akan fokus untuk mengejar impianku lagi yang selama ini tertunda karena terfokus kepadamu.
Doaku saat ini hanya ingin bertemu kembali denganmu saat aku sudah benar-benar sukses. Dan kamu akan menyesal karena pernah menyakitiku dahulu serta menyianyiakan kepercayaanku.
Kuharap kamu sehat selalu sampai saatnya berjumpa kembali dengan ku.
I love you and i hate you
__ADS_1