
mobil om Wira dan istrinya sudah terparkir di depan rumah Riko sahabatnya.
om wira mengangkat semua belanjaan yang ada dibagasi dibantu dengan asisten rumah tangga om Riko, leni berniat membantu membawahkan barang belanjaan tetapu om wira tidak mengizinkannya sehingga tante jeni dan leni duluan masuk kedalam rumah.
ini untukmu, kamu tinggal pakai tadi sudah diatur semua pas tante beli di Mall, tante jeni memberikan hp merek iphone kepada leni yang mereka beli di mall.
dan hp yang ini untuk kedua adikmu supaya mereka tidak cemburu kepadamu, lanjut tante jeni memberikan dua buah hp yang merek oppo kepada leni
makasih tante, tapi kenapa tante bisa beli hp mahal seperti ini kepada leni? dan juga untuk kedua adik saya? tanya leni tidak mengerti pelakuan kedua orang tua itu terhadapnya dan juga keluarganya
itu karna usaha om sedang banyak berkatnya jadi kami mau berbagi berkat kepada orang terkhusus untuk anak sekolahan yang berprestasi seperti kamu. om wira menghampiri leni dan istrinya yang sudah duduk disebuah sofa yang ada diruang tamu bagi om dan tante kamu layak menerima hadiah dari kami karna kamu anak yang baik dan pinter, jadi sekarang kamu jangan sungkan untuk menerima semua pemberian kami. oh ia hampir lupa masih ada hadia dari om khusus kamu
ini untuk kamu, om wira memberikan sebuah tas labtop kepada leni dan pastinya leni sangat senang karna akhirnya dia bisa memiliki labtop untuk mengerjakan tugasnya gak perlu lagi pinjam punya sahabatnya itu.
om memberikan ini supaya kamu semakin semangat lagi dalam belajar kamu bisa membukanya sekarang
dengan hati-hati leni mulai membuka isi tas yang diberikan om wira kepadanya walaupun dia sudah tau isi dari tas itu
wahhh, labtop yang mahal batin leni dengan kagum akan merek labtop yang didepannya itu serasa gak percaya apakah benar yang ia lihat itu apa tidak. om ini labtop yang sangat mahal dan merek yang bagus kenapa om dengan begitu gampang memberikannya kepada saya? tanya leni ragu-ragu serasa mimpi
om wira menghampiri leni dan memeluk tubuh gadis kecil itu dengan erat dipelukannya, tanpa disadariair mata lolos keluar dari mata lelaki gagah tersebut.
rasanya seperti mimpi bagi lelaki itu memeluk putri tercintanya yang hilang waktu masih bayi. perempuan baya yang melihat suaminya memeluk putri tercinta mereka ikut meneteskan air mata betapa bahagia keluarga barunya pikir perempuan tersebut.
papa sayang sama kamu karna kamu anak yang baik dan pinter, maksudnya om sangat sayang kamu lelaki itu langsung sadar klo dia barusan keceplosan dan langsung melepaskan pelukannya dari gadis kecil itu yang tak lain putrinya.
kamu harus jadi anak yang baik ya, rajin dan pinter supaya kedepan masa depanmu cerah, nasehat om wira kepada leni
oh ia pah biar leni mencoba semua baju yang kita beli tadi supaya kita tau apakah ada yang gak cocok dengannya supaya besok sekalian menukarnya karna besok kesitu lagi, tante jeni mencoba memecahkan suasana yang sempat tegang
leni pergi kekamar dan mencoba satu persatu baju yang mereka beli tadi di mall, karna tubuh leni yang bagus semua baju itu sangat bagus dikenakan oleh tubuh cantiknya itu.
setelah leni selesai mencoba semua baju itu ia kembali bergabung duduk bersama om wira dan tante jeni
tante kenapa bajunya semua ukuran aku ya ?
__ADS_1
apakah ukuran badan anak tante sama persis sama aku ? dengan polosnya leni bertanya kepada tante jeni tentang kesamaan ukuran badannya dengan anak tante jeni
dengan senyum manis yang dimiliki perempuan itu mencoba menjelaskan kepada leni maksud dari semua belanjaan itu
sebenarnya semua barang yang tante beli hari ini itu untuk kamu makanya semua ukuran kamu dan juga sesuai kesukaanmu makanya pas belanja semua ditanya sama kamu apakah kamu suka apa gak ?
tapi tante ini berlebihan banget buat aku gak cocok klo aku pakai baju dan barang-barang mahal seperti ini dan saya gak bis menerima semua barang ini klo alasannya hanya karna saya pinter dan baik. dengan suara rendah leni menolak barang yang menututnya gak pantas ia miliki
nak leni jangan menolak pemberian tante dan om ya, itu sangat menyakitkan buat tante seakan-akan kami tidak pantes berbuat baik kepadamu hati tante sangat sakit hiks,,,,hiks tante jeni pura-pura sedih dan menangis karna dia tau leni berusaha untuk menolak pemberian mereka
saya minta maaf telah membuat om sama tante sedih, saya akan menerimanya tante jangan menangis lagi ya, leni jadi berubah pikiran dan menerima semua barang mewah itu
--------
makan malam sedang berlangsung tetapi kali ini sangat berbeda dari sebelumnya
biasanya leni selalu duduk disamping rendi tetapu sekarang leni duduk disamping tante jeni dan om wira. perhatian om dan tante jeni dimeja makan sangat berbeda dari sebelumnya juga sehingga leni dibuat bertanya-tanya tentang situasi yang dialaminya.
dengan suasana yang menyenangkan makan malam bejaln dengan baik hingga mereka semua menyelesaikan makan malam mereka dengan suka cita.
mereka berdua pergi keruang belajar milik rendi yang ada dilantai dua untuk belajar bersama karna satu hari ini gak ada belajar sama sekali dan itu pertama seumur hidup bagi leni melewatkan waktu panjang tanpa belajar.
leni bagaimaan harimu hari ini apakah menyenangkan ? tanya rendi sambil menulis sesuatu dicatatannya
ehmm sebenarnya tidak terlalu menyenangkan sih karna aku gak suka belanja apa lagi habisi uang sebanyak itu, jawab leni yang masih gak mengerti cara berpikir orang kaya
kenapa kamu ngomong gitu ? rendi kaget dengan jawaban leni barusan
ya karna om dan tante belanja sangat boros, walaupun semuanya itu untuk aku namun tetap saja aku gak suka lebih baik uang itu ditabung dari pada belanja seperti utu puluhan juta jawab leni dengan ekspresi berpikir menghitung jumlah uang yang dikeluarkan untuk belanja hari ini.
mestinya kamu senang dong len, sekarang kamu sudah punya barang-barang yang memang kamu perlu untuk sekolah jawab rendi
ia aku senang, cuma aku masih gak mengerti kenapa mereka sebaik dan seakrab itu kepada ku padahal baru kenalan, dengan penuh tanda tanya leni terus berusaha menebak-nebak maksud dan tujuan dari kebaikan orang itu kepadanya.
rendi menghentikan kegiatannya menulis dan menatap leni dalam
__ADS_1
leni kamu jangan berpikiran yang gak-gak tentang mereka om dan tante jeni walaupun jarang ketemuan tetapi aku sudah kenal mereka cukup lama,
mereka orang yang tidak sembarangan bersikap seperti itu kepada orang lain tetapi karna dimata mereka kamu berbeda dari yang lain makanya sikap mereka seperti itu terhadap kamu. jadi sekarang lupakan itu anggap saja Tuhan sudah menjawab doamu mari kita fokus belajar saja, rendi tau klo leni sama dengannya memiliki banyak pertanyaan tentang sikap om dan tante jeni. walaupun rendi juga gak tau alasan om dan tante jeni kenpa bersikap seperti itu kepada sahabatnya itu ia tetap harus membuat leni fokus belajar bersamanya.
rendi bukannya kamu punya adek ya ? tanya leni penasaran yang tidak pernah melihat saudara rendi yang pernah ia lihat bersama rendi disekolah
ohhh, dia sudah pulang kerumahnya om ku karna dia itu sepupuku bukan saudara kandung dan sebenarnya aku anak tunggal. jelas rendi dan kembali fokus pada bukunya
ohhhhhh, jawab leni singkat dan tetap fokus pada buku bacaannya
---------
diruang tamu kedua orang tua rendi dan sahabat orang tuanya sedang bersantai sambil membicarakan hal-hal penting
wira apa yang akan kamu lakukan setelah ini apakah langsung memberitahukannya dan membawahnya kembali atau membiarkannya tidak tau hal ini ? tanya riko kepada sahabatnya itu
saya pikir Rik leni gak usah dulu mengetahui kebenarannya tunggu dia lulus SMA baru kami memberitahukannya. masalah orang tuanya saya berencana untuk memberitahukannya kepada mereka sehingga mereka tidak berpikiran macam-macam terhadap sikap kami kepada leni, wira memberitahukan semua rencana yang sudah disusunnya matang-matang
baiklah semuanya saya kembalikan kepda kamu tanggung jawabku sudah selesai, kamu hanya berusaha mencari cara supaya leni bisa menerima semua ini klo sudah waktunya nanti. saran Riko kepada sahabatnya
hemmmm, anak itu benar-benar didik dengan benar oleh orang tuanya sampai saya kewalahan menghadapinya untung saja saya pandai beracting klo gak momen hari ini gak bakalan kami rasakan dan lucunya lagi dimana-mana anak klo dikasih barang-barang bagus dan mewah pasti langsung mau dan gak ada penolakan. lah dia disuruh pilih barang yang mau ia beli gak ada satupun yang ia pilih untuk dirinya
klo bukan kami berdua yang inisiatif sendiri beli semua barang yang dia perlukan mana mau dia itupun kita berdua pura-pura tanya apakah menurutnya ini bagus apakah ia suka warnanya suoaya gak ketahuan olehnya. jeni tidak bisa mengerti pola pikir putrinya itu
kata rendi anak itu memang gak suka belanja uang jajannya aja dia tabung untuk dia nanti pas ikut ujian LCC disekolahnya, anak itu memang pinter gak heran lagi kenapa dia bersikap seperti itu. yanti mencoba memberitahukan sikap leni yang ia ketahui dari putranya itu kepada jeni sahabatnya
sudah larut malam semua keluarga itu sudah tidur pada kamarnya masing-masing begitupun dengan leni yang sedang tidur dikamarnya yang berada dilantai bawah karna kamar yang ia tepati sebelumnya kran air kamar mandinya rusak makanya terpaksa tidur dikamar bawah
rendi turun menuju kamar leni yang tidak jauh dari kamar orang tuanya rendi tidak menyadari klo papanya masih duduk santi diruang tamu sendirian dan melihat rendi membuka pintu kamar leni.
dengan aktifitas yang menguras tenaga leni sangat terlelap tidurnya sehingga tidak sadar klo pintu kamarnya dimasuki oleh rendi.
rendi masuk kamar tanpa menutup kembali pintu itu ia memperbaiki selimut leni dan mencium leni setelah itu ia keluar dengan langkah pelan-pelan dan menutup pintu kamar leni dan kembali kekamarnya yang ada dilantai dua.
om riko yang mengintip berhasil menangkap basah sikap putranya itu langsungsung kekamar dan memberitahukan kepada istrinya sudah pasti ini menjadi khabar baik bagi mereka berdua sebagai orang tua.
__ADS_1