Mengejar Mimpi

Mengejar Mimpi
Bab 25


__ADS_3

pagi leni, nita yang baru tiba dikelas menyapa leni yang sudah duduk sambil belajar di kursinya.


leni hanya membalas sapaan nita dengan senyum manis yang dimilikinya dan kembali fokus belajar. sikap leni barusan yang seakan cuek dengan nita tidak membuat nita sakit hati atau berpikir negatif terhadap leni karna ia sudah lama mengenal leni dan itu salah satu sudah kebiasaan leni klo sedang belajar.


kedua orang yang bersahabat ini melanjutkan aktifitas mereka masing-masing karna sebentar lagi jam belajar akan dimulai dan mereka akan menghadapi ujian lisan dari guru b.inggris jadi keduanya fokus belajar.


jam istrahat sudah tiba, leni membereskan semua buku catatan yang sudah menumpuk dimejanya supaya ketika jam pelajaran berikutnya dia tidak capek-capek lagi tinggal siap belajar.


drekkk...drekkk


getar hp leni menandakan bunyi pesan masuk. leni merokoh sakunya mengambil hp dan melihat pesan masuk


@rendi: kekantin ya aku tunggu 😉


setelah leni membaca pesan itu senyum terpancar dipipinya dan itu membuat nita yang memperhatikan leni sedari tadi memasang muka penasaran.


wahhh ada yang sedang bahagia ini, gombal nita melihat leni


teman ku sudah banyak berubah dari life stylenya yang cukup mewah dan juga senyumnya semakin manis saja. lanjut menggoda leni


ah kamu bisa aja, ini pesan dari rendi ngajak kekantin. leni melanjutkan kegiatannya merapikan bukunya


kamu liburan sebenta sudah punya hp baru mereknya bukan main lagi Iphone keluaran baru terus seragam kamu berubah tas pokoknya semuah deh, nita terkagum-kagum melihat perubahan pada diri temannya itu sekarang aku semakin beruntung punya teman yang luar biasa


ini pemberian tante dan om wira, mereka memberikan semua ini karna senang melihat aku belajar giat, leni menjelaskan sedikit penyebab perubahan stylenya


ayo kekantin gak usah bengong, leni menarik tangan nita yang sudah terpaku dari tadi mendengar keberuntungan yang dimilikinya


keduanya berjalan menuju arah kantin


ditengah jalan ada-ada saja yang dibuat oleh vina bersama teman-temannya membuat ulah mencari masalah dengan leni dengan sengaja menabrak leni


kamu punya mata gak sih jalan gak lihat-lihat, bentak vina


kamu yang gak punya mata jelas-jelas kamu yang nabrak leni, balas nita leni hanya diam tidak menggubris vina malah dia menarik nita meninggalkan tempat itu


woii ! dasar lu ya gak tau diri main kabur begitu saja tanpa minta maaf teriak salah seorang geng vina

__ADS_1


tetapi leni dan nita tetap melanjutkan perjalanannya hingga mereka tiba di kantin rendi sudah menunggu disebuah meja.


mereka berdua gabung bersama rendi dan langsung pesan makanan mereka.


nita hari ini saya dapat berkat jadi kamu akan aku traktrir pesan apa saja yang kamu mau, perkataan leni membuat nita sontak kaget


yang benar len, kamu gak bercanda, dengan rauk muka gak percaya nita bertanya ulang memastikan


ia nita sayang tanya aja rendi klo gak percaya,


leni meyakinkan nita


wahhhh klo begitu aku akan makan sekenyang-kenyangnya karna ini pertama kali sahabku traktir aku. dengan semangat nita pesan makanan kesukaannya


leni dan rendi hanya tertawa menyaksikan sikap nita yang sedikit berlebihan seperti orang yang jarang makan saja padahal dia anak orang kaya


ketiganya asyik ngobrol menunggu pesanan mereka datang tiba-tiba hans bergabung dengan mereka yah sudah pasti rendi kurang welcome dengan kedatangan hans karna hans selalu membuat dirinya cemburu.


bagi rendi hans adalah saingannya dalam merebut hatinya leni


duduk mau makan, hans tanpa ragu menjawab pertanyaan rendi yang membuat rendi semakin darah tinggi


disana masih ada tempat duduk untuk kamu duduki gak mesti disini, rendi masih terus gak terima alasan hans


aku mau duduk disini karna ada leni,


gak apa-apakan aku duduk disini, tanya hans kepada leni


gak apa-apa ya sudah kamu pesan apa yang kamu mau makan entar gak keburu, leni menggeser menu yang ada didepannya kearah hans


rendi benar-benar tidak menerima situasi itu sehingga ia menyuruh leni pindah disampingnya pura-pura menunjukkan sesuatu yang lucu di dalam HPnya


melihat reaksi rendi hans hanya senyum menanggapi sikap rendi yang kekanak-kanakan


semua pesanan mereka sudah keluar


mereka beremoat menikmatinya sambil berbincang-bincang tiba-tiba belakang leni disenggol orang dan langsung merasakan tumpahan air dingin dipunggungnya

__ADS_1


aohw, leni terkejut ketika merasakan dingin dipunggungnya dan langsung menoleh


sorry aku gak sengaja, sahut vina


kamu lagi, ternyata kmau gak ada capeknya cari masalah dengan aku ya bentak leni yang sadar klo vina sengaja menyiramkan minuman dingin dibelakangnya


aku sudah bilang gak sengaja dan juga aku sudah minta maaf, tanpa rasa brsalah sedikitpun vina bicara seperti itu


kamu tau gak perempuan itu tidak ada gunanya klo hanya mengandalkan kekuasaan orang tuanya dan juga mengandalkan kesombongannya karna pada akhirnya dia akan menjadi perempuan yang tidak berguna dan menjadi sampah dunia, cetus leni dengan


nada sedikit menantang dan kata-kata yang menyakitkan


rendi hans dan nita masih diam dan menyaksikan kedua orang itu beradut mulu begitu juga dengan murid lain yang ada dikantin itu


hahahha, kamu klo ngomong mikir dong


baru beberapa hari liburan kamu sudah sombong karna kamu sanggup menggunakan barang-barang mahal tapi kamu belum setara dengan kita kamu tetap orang miskin.


palingan kamu dapat barang itu dengan cara yang gak benar ya setidaknya bertemu dengan om-om, hahahah vina dan teman-temannya tertawa


plakkk...tamparan leni lolos dipipi vina


aoww, teriak vina memegang sebelah pipinya


kamu berani menampar aku, teriak vina dan membalas tamparan leni tetapi tangan vina ditahan oleh rendi


rendi kamu apa-apaan sih, lepasin aku harus membalasnya, sahut vina mencoba berontak dari genggaman rendi


kamu jangan pernah bermimpi bisa menyentuh leni didepan ku, karna aku tidak akan membiarkannya rendi menghentakkan tangan vina dari genggamannya


tapi rend,,,, lebih baik kamu diam dan pergi dari sini sebelum kesabaranku habis. bentak rendi kepada vina sehingga vina tidak berkutip lagi


ingat akan aku balas perbuatanmu ini, dengan sengitnya vina menatap leni sebentar dan meninggalkan kantin


kamu gak apa-apa, rendi memberikan jaket kepada leni untuk dipakainya


gak apa-apa kok makasih ya. leni duduk kembali dan melanjutkan makanannya

__ADS_1


__ADS_2