Mengejar Mimpi

Mengejar Mimpi
Bab 64


__ADS_3

Leni, Nita, Hans, dan Rendi satu meja. mereka berempat menikmati makanan mereka sambil berbincang-bincang, diantara perbincangan mereka terselip tawa kecil mereka.


" Your grown is perfect for the occasion. " sahut Hans dengan nada lembut sehingga mengubah suasana tawa menjadi hening.


" leni kamu sangat cantik hari ini, aku terpesona melihat kamu tampil didepan. " lanjut hans memuji Leni, sehingga Rendi memasang muka tidak suka dengan Hans.


" makasih Hans, gaun ini memang dipilih oleh tante Jeni. ? " jawab leni senyum


" ia leni, tadi kamu sangat menawan di depan apa lagi ketika kamu menerima sebuket bunga dari tangannya Rendi, semua orang pada iri lihatnya. kalian seperti pasangan romantis dalam drama-drama di TV, apa lagi baju kalian serasi banget. " nita meletakan kedua tangannya dipipinya sambil menceritakan situasi ketika leni dan rendi didepan panggung.


" baju kami memang dipesan untuk pasangan, tidak heran orang melihatnya begitu. " sahut Rendi dengan senyum sambil melihat kearah Hans

__ADS_1


" ehmm, kalian lanjutkan saja ya ? aku pergi ke toilet sebentar. " leni berangkat dari tempat duduknya pergi ke arah toilet yang ada di gedung itu


vina yang melihat Leni pergi kearah toilet, ia memulai rencana yang sudah di persiapkannya dan dibantu oleh sinta untuk menghancurkan leni. karna rencana vina sudah dimulai, ia pergi menghampiri meja bulat yang tidak jauh dari mejanya ia duduk.


" rendi, ikut aku sebentar aku mau bicara sesuatu yang oenting kepada kmu " pinta Vina dengan penuh rayuan supaya Rendi mengiakan permintaannya


" ngapain sih vin ! ganggu aja, kamu gak lihat kami sedang membahas sesuatu juga ! " marah nita kepada vina, jujur nita sangat membenci vina. bahkan melihat mukanya saja, bikin nita mau memuntahkan seluruh isi perutnya


" sudah, kalian jangan ngomong lagi !, ayo.. " Rendi gak mau ada keributan diantara vina dan nita yang seperti tikus dan kucing klo ketemu, ia memilih mengikuti keinginan vina.


leni keluar dari toilet, gak disengaja berpapasan dengan lorhad di lorong jalan keluar masuk menuju toilet pria dan wanita.

__ADS_1


sehingga leni terpaksa berhenti, ketika lorhad menyapanya.


" hay,,, kamu leni kan ? " sapa lorhad setelah berpapasan dengan leni


" ya, saya leni. apakah aku mengenal kamu ?kok kamu bisa tau nama saya ? " tanya leni penasaran dengan laki-laki yang ganteng di depannya itu


" sepertinya ia, hanya saja kamu melupakannya. " balas lorhad sedikit kecewa. lanjutnya lagi " siapa sih yang gak kenal dan gak tau nama siswa teladan no satu disekolah ternama dikota ini ?, semua murid di sekolah pasti tau termasuk aku. " jawab lorhad sambil menyunggingkan senyum dibibir manisnya itu.


" makasih atas pujiannya ? saya minta maaf karna saya tidak mengenal kamu ? nama kamu siapa ? " leni mengulurkan tangannya kepada lorhad


" ouchhh...." keduanya sama-sama mengeluarkan suara yang sama. lorhad belum sempat memberitahukan namanya, seseorang mendorong tubuhnya dari belakang sehingga, tubuhnya hilang keseimbangan menyebabkan tubuhnya terdorong kearah tubuh leni. keduanya dalam posisi berpelukan, demi melindungi kepala leni supaya tidak terbentur di tembok, ia memeluk leni dengan tangan kanannya di belakang kepala leni dan tangan kiri memeluk tubuh leni. rendi yang datang dari arah menuju toilet, dibuat marah menyaksikan Leni berpelukan dengan seorang laki-laki, apa lagi ditempat dimana orang lalu lalang di situ.

__ADS_1


vina yang juga melihat hal itu, tersenyum menarik sebelah bibirnya ( yess,, ! berhasil..! ) batin vina dalam hatinya penuh kemenangan. itulah vina yang sebenarnya yang penuh dengan kelicikan dalam hidupnya.


__ADS_2