
Beberapa kali forum pun berlalu dan aku tetap saja kena imbas nya, mereka tetap menyalahkan aku. Memang sih dimana-mana senior selalu benar katanya, tapi maaf nih di sini meraka itu udah keterlaluan. Katanya mereka menghormati dan menghargai sesama manusia, tapi pada kenyataannya mereka tak pernah memangdang apapun asalakan mereka puas dengen kesenangan mereka.
Para senior ini bukannya menyelesaikan masalah yang ada, mereka marah membesar-besarkan masalah dan mengumbar-umbar semua masalah itu. Sungguh aneh bukan? para senior yang sok bijak nyatanya hidup mereka tak lebih indah dari pada hidup kita.
__ADS_1
Aku yang tak pernah mengusik hidup mereka selalu disalahkan atas kesalahan apapun, kuakui ini memang tak masuk akal lagi terlalu banyak larangan bukan dari pihak asrama tapi dari para senior yang sok-sokan. Kami dilarang memakai aksesoris apapun termasuk antingan, dilarang menggunakan meke up apalagi lipstik, padahal dandanan para senior itu melebihi orang yang akan kondangan, bahkan kamipun di larang menggunakan krim yang biasa kami pakai bahkan untuk memakai sunscreen saja di larang pada waktu itu. Dilarang di jemput pacar depan gerbang kampus, di larang mengumbar-umbar kemesraan sama pacar di medsos (padahal para senior itu selalu mengumbar-umbar pacar-pacar mereka), di larang berswafoto menggunakan baju kuliah, di larang makan di asrama (harus di ruang makan) padahal para senior itu selalu makan di dalam kamar asrama.
Selain banyaknya larangan di atas, kami para maba atau tingkat 1 wajib pembersihan pagi dan sore di asrama ini, sedangkan para senior tingkat 2 dan 3 masih tidur sambil ngorok di bed nya. Waktu pemebersihan pagi hari yaitu di mulai dari selesai solat subuh sedangkan pembersihan sore dimulai dari jam 4 sore setelah perkuliahan selesai. Semua yang ada di asrma ini kami bersihkan mulai dari kamar masing-masing, teras kamar, ruang makan, kamar mandi, wc, sampai lapangan dan jalan menuju asrama itu kami bersihkan semua. Sungguh melelahkan memang tapi kami tak bisa memberontak karena memang seperti itulah aturannya dari jaman ke jaman.
__ADS_1
Hari itu, hari minggu pagi harusnya jadwal kami libur dari kesibukan apapun tetapi para senior mengajak kami untuk jogging bersama ke taman kota. Mau tidak mau kami harus ikut dong, kalau tidak ikut bisa-bisa nanti kami di rundung lagi oleh mereka. Jogging pagi itu berjalan lancar sampai waktu pulang ke asrama lagi, waktu pulang kami menyewa benerapa angkot untuk mengantar kami kembali ke asrama. Tapi sial nya hari itu kami malah kena hukum gara-gara angkot itu masuk ke dalam kawasan asrama dan membuat keributan sih kata pengawas asrama kami itu, katanya orang asing tidak boleh memasuki kawasan asrama padahal kan angkot itu cuma mengantar kami pulang tidak menetap disana. Kami semua para tingkat 1 waktu itu semuanya kena jewer dan di berikan hukuman tidak boleh bermalam pada minngu depan, semua histeris pada hari itu banyak yang menangis karena minggu depan mereka sudah merencanakan untuk bermalam. Waktu itu harusnya kami bermalam di minggu depan jadi di tunda sampai 1 bulan lamanya akibat angkot masuk dalam kawasan asrama itu, sedangkan saat itu para senior yang menjadi dalang tidak mendapatkan hukuman apa pun dari pengawas asrama. Spontan saja kami para tingkat satu diam-diam membenci mereka dan menghujat mereka dari belakang.
Saat itu pada malam tahun baru bertepatan pada hari libur dan weekend, sebelumnya memang hari sabtu dan minggu itu kami bermalam, tapi kami malah tidak di liburkan. Dan malah di suruh pulang ke asrama pada hari itu. Spontan kami semua pun banyak ang melarikan diri atau minggat lah yaa istilahnya hehe, ada sebagian orang memang tidak pulang ke asrama dari bermalam waktu itu dan ada yang melarikan diri padahal sudah kembali ki asrama. Aku termasuk dalam anggota yang melarikan diri padahal tadinya sudah ada di dalam asrma hehe, akhirnya seesokan harinya kami semua pulang ke asrama dan langsung dapat sanksi dari pengawas asrama di tambah lagi sanksi dari senior-senior kami wkwk. Setelah sore di marahi habis-habisan oleh pengawas dan senior kami, malam harinya kami mulai di kumpulkan di aula untuk di pisahkan dari mereka yang tidak melakukan kesalahan dan kami yang melakukan kesalahan langsung mendapatkan hukuman spontan disana yaitu "duduk keraton" kurang lebih satu jam anak keperawatan dan kebidanan pasti tau istilah ini dan ditambah lagi hukuman selama 1 minggu pembersihan seluruh asrama dan di larang bermalam atau pun pesiar wahhh ini sungguh hukuman yang sangat komplit kan?
__ADS_1
Betapa keramnya kami kami setelah di duduk keraton kan oleh pengawas itu selama satu jam ada bermacam-macam kejadian saat hukuman itu wkwk, ada yang sampai kentut berkali-kali bahkan ada yang sampai ingin BAB.
Sebelum naik tingkat aku sempat pernah memberikan surat yang berisi pesan dan kesan untuk para senior, dan aku mengirim kepada salah satu senior yang menurutku sangat resek dan sangat menjijikkan. Setelah mendapatkan surat dariku pagi itu dia langsung membuat keributan di dalama asrama dengan berkata "berani-beraninya ada orang yang memberikan surat yang sangat lancang padaku" ucapnya, tapi sayangnya aku tak mendengar itu sebab aku sedang pulang kerumah untuk mandi karena air ku tidak ada sebab di curi oleh orang yang tak bertanggung jawab. Aku tahu hal ini dari teman-teman ku dan dari senior yang lain, katanya surat ku tersebut di sebar luaskan ke dalam gruo chat angkatan mereka. Padahal isi surat itu cuma sekedar untuk memberi tahu bahwa aku tidak senang kalau dia memperlakukan aku seperti itu, ku kira itu akan menjadi hal besar atau dia akan tiba-tiba mendatangi ku dan memberiku tamparan atau apalah itu. Tapi nyatanya setelah itu tak ada reaksi apa-apa dari nya, ku kira itu hanya gretakan semata. Dan dia pikir aku akan takut, disini aku berpikir bahwa dia hanya berani saat sedang bersama teman-temannya "dasar bocah" ucap ku. Coba saja jika dia berani mendatangiku saat itu akan ku ajari caranya bersikap baik dan sopan santun kepadanya secara langsung, yang akan membuat dia terdiam dan tertampar akibat perbuatannya dahulu.
__ADS_1