
sebelum leni dan teman-temannya berpamitan kepada Wira, Wira menasehati ketiga anak muda itu.
" kalian jangan macam-macam ya, jangan buat onar. untuk kalian berdua laki-laki, jangan lupa kalian harus jagain leni jangan sampai terjadi sesuatu. " wira tegas kepada kedua teman leni supaya tetap menjaga leni selama leni bersama merela. lanjutnya lagi
" leni, kamu jangan lupa makan siang, disini ada kartu untuk kamu pakai sehariaan ini. beli apa saja yang kamu mau hari dengan kartu ini, jangan lupa supir dan ke enam pengawal kamu harus mengurus makanan mereka juga. " Wira memberikan sebuah kartu kepada Leni
" satu lagi, ingat pulangnya jangan kemalaman ya ?. " panjang kebar om wira masih menasehati ketiga anak muda itu
" siap om, om jangan kuatir, anak om aman bersma kita berdua. klo ada apa-apa, saya rela menjadi pengganti leni, itu jaminan saya. " dengan bangga dna penuh percaya diri Zede
siap menjadi pengganti leni klo terjadi apa-apa terhadap leni.
melihat tingkah Zede, apa lagi ucapannya "menjaga anak om" , leni mencubit lengan Zede dan langsung menegur Zede mengklarifikasi kesalahan dari perkataan Zede
" kamu jangan asal bicara, saya bukan anak mereka," leni membantah pernyataan zede yang tanpa sadar ia ucapkan. leni kembali berpamitan dan pergi bersama kedua temannya beserta pengawal yang sudah disediakan oleh om Wira.
setelah ketiga anak muda itu sudah berlalu dan tidak kelihatan lagi, Jeni yang sakit hati sedari tadi ketika mendengar penolakan leni sebagai anak mereka, langsung merasa leni tidak akan menerima mereka sebagai orang tuanya karna kesalahan dari kelalaian mereka menjaga leni sehingga membuat mereka berpisah terhadap putri kesayangan mereka itu.
" leni sepertinya belum nyaman bersama kita pah, ? dengan persaan sedih Jeni kembali duduk setelah melihat leni dan teman-temannya sudah keluar dari rumah
" mama yang sabar, itu wajar saja, dia belum tau kebenarannya. lagian leni beda dengan anak-anak lain yang senang ketika dianggap anak orang kaya, klo leni hanya mau terima pengakuan yang sebenarnya. jadi gak usah sedih, semua butuh proses untuk membuat dia menerima kita dan nyaman bersama kita. " Wira menghibur istrinya dan memberi penjelasan.
menikmati pemandangan kota....
__ADS_1
leni bersama kedua temannya menikmati keindahan kota B tersebut, mereka bertiga berasal dari kota yang berbeda-beda, sudah pasti keindahan kotanya berbeda-beda.
" leni kapan kamu balik ke kotamu, ?" tanya Yoksan yang duduk disamping leni
" saya masih tinggal seminggu disini, kebetulan om dan tante mengajakku liburan bersama mereka. " sahut leni masih fokus melihat keluar mobil
" oh begitu, apakah sekolah kamu tidak keberatan tentang hal itu. ? Yoksan penasaran, setahunya sekolah tidak akan memberikan ijin libur selam itu
" gak, kebetulan pemilik sekolahnya om Wira, jadi gak masalah selama mereka yang meminta. " jawab leni santai
" kamu gak takut ketinggalan mata pelajaran ?" sahut Zede yang duduk didepan samping supir
" oh,,, hal itu gampang, saya akan menerima pengulangan pelaharan secara khusus setelah saya pulang, jadi gak ada yang perlu dikuatirkan. " leni mencoba menjelaskan kepada teman-temannya tentang sekolahnya
oh ia kapan-kapan klo libur kami akan liburan di kota kamu ya ?" zede dengan penuh semangat mau berkunjung dikota tempat tinggal Leni
" bagus dong, kita bisa ketemu lagi nanti, cuma kalian harus tinggal di hotel ya, rumahku kecil tidak bisa menampung kalian. "
leni memberitahukan kindisi rumahnya tanpa menyembunyikan sesuatupun dan tanpa ada rasa malu
" gak apa-apa, kami juga gak.mungkin repotin keluarga kamu. " dengan ekspresi lucu Zede menjawab leni dan menghadao kebelakang dimana Yoksan dan leni duduk
mereka bertiga berkeliling dan mendatangi Mall dan gedung museum di kota itu. kebersamaan mereka bertiga, tak lupa mereka mengabadikannya lewat kamera yang sudah disediakan oleh Yoksan dan hp mereka juga tetap tidak ketinggalan untuk mereka mengabadikan kenangan mereka dan juga pemandangan kota itu.
__ADS_1
setelah jam makansiang telah tiba, mereka istirahat untuk membuang keletihan mereka untuk sementara. mereka memilih restoran yang ada di dalam Mall, dimana mereka berada dan memesan makanan mereka masing-masing. leni tidak lupa pasan om Wira tadi dari rumah untuk tidak melupakan pengawal dan juga supir.
leni memanggil supir dan keenam pengawal untuk bergabung bersama mereka, walaupun mereka menolak untuk satu meja dengan leni tetapi leni memaksa mereka untuk tidak menolak dan tetap bergabung makan bersama.
sambil menunggu makanan mereka keluar, mereka bertiga melihat-lihat kembali isi kamereka mereka yang dipenuhi dengan foto mereka bertiga dan juga ada foto mereka bersama pengawal yang berseragam hitam yang setia mengawal mereka.
ketika melihat kelucuan gaya mereka masing-masing, tawa keluar dari mereka bertiga hingga semua mata terarah ke mereka. apa lagi ketika mereka melihat, ekspresi setiap pengawal mereka difoto itu semakin membuat tawa mereka semakin terpecahkan.
setelah selesai menikamati foto-foto mereka, Zede menghidupkan kameranya, dan mengambil Video mereka bertiga dan juga bersama dengan pengawal.
hari ini, seru bangetlah pokoknya perjalanan mereka bertiga, apa lagi kesannya seperti tuan muda dan nona yang sedang dikawal ketat, bagi mereka bertiga itu pengalaman pertamaereka.
sambil menunggu makanannya keluar semua, leni memposting foto mereka di akun sosial media yang ia punya dan tidak lupa menandai kedua temannya yang baru berteman juga di sosmed. leni mengirim video yang barusan mereka ambil tadi kepada tante Jeni, karn atante jeni terus menanyakan khabarnya sepanjang setengah hari ini ada sepuluh kali dia chat leni.
makanan mereka sudah keluar semua, leni tidak lupa mengabadikan semua makanan itu bersama nya dan teman-temannya. setalah itu mereka semua mulai menikmati makanannya yang sudah dipesan, begitu pula dengan orang yang ikut bersama mereka yaitu pengawal dan supir l. diantara mereka tidak ada perbedaan mereka makan sama-sama menu yang dipesan secara umum oleh leni untuk mereka makan semua.
**********
salam kasih dari thor ya,😘🌹
jangan lupa untuk
like, coment, dan juga votenya klo mau ya😊😉
__ADS_1