Mengejar Mimpi

Mengejar Mimpi
Bab 55


__ADS_3

" hahahahhahaha " keduanya tertawa melihat muka Jeni yang cemberut.


leni melepaskan pelukan om wira dn memeluk Jeni yang juga ada disampingnya.


" ini baru namanya anak tante, perhatian dan juga mengerti dengan tante. " Jeni mengelus kepala leni yang ada dalam pelukannya.


" makasih tante, sudah anggap leni sebagai anak. saya sangat senang banget, walaupun saya sayang dan dekat dengan orang tua saya, saya gak pernah seperti ini terhadap mereka hubungan kami selalu dingin. " leni sedikit mencurahkan perasaannya dipelukan jeni yang menurutnya memberikan kehangatan.


" leni,, kami masih ada sebagai sebagai orang tua kamu, mulai sekarang, anggap saja om dan tante sebagai orang tua kamu ya ? " Jeni memanfaatkan kesempatan.


" ia leni, kamu gak usah sungkan. apapun yang menjadi masalah kamu, ceritain kepada kami, om dan tante selalu ada untuk kamu. " Wira mengiakan perkataan istrinya kepada leni


" makasih tan, om " leni begitu senang karna diterima dengan hangat oleh keluarga itu. ketiganya berpelukan, Jeni meminta tolong salah seorang pelayan untuk mengambil beberapa gambar mereka bertiga.


leni adalah anak yang baik, penurut. dia sangat sayang kepada kedua orangtuanya dan juga kedua saudaranya, hanya saja leni benci yang namanya kebohongan.


selain cantik, leni juga orangnya ramah dan disukai oleh tetangga walaupun keluarganya sendiri dari ayah dan ibunya tidak menyukainya.


malam hari...


setelah selesai makan malam, leni memilih berdiam dikamarnya seperti biasa.

__ADS_1


leni meraih ponselnya dan menghubungi kontak Rendi.


dringg,,, dringg


mulai komunikasi...


@Rendi - halo, malam len. sapa rendi dalam telpon


@Leni - malam rend, kamu lagi ngapain ? tanya leni basa basi


@Rendi - gak ngapa-ngapain selain.... rindu kamu. gombal rendi yang membuat telinga leni merah dan panas


@Leni - kamu mulai lagi deh. kamu sudah makan ? lanjut leni


@Leni - ih lebay banget dih kamu ? habis makan apa ?


@Rendi - bukan lebay, hanya saja kamu tidak merasakan betapa menderitanya saya disini. disiksa oleh rindu terhadap kamu, bahkan makanpun saya gak ada semangat. curhat Rendi kepada leni tentang perasaannya


@Leni - aku juga merindukan kmu, hanya saja jarak dan waktu yang memisahkan kita untuk sementara waktu. walaupun leni jarang mengungkapkan perasaannya, sesungguhnya dia juga sangat merindukan laki-laki yang ditelponnya itu


@Rendi - aku senang banget dengarnya, ini pertama kali aku mendengar kata-kata romantis dari kamu. I v u Hon, aku semakin merindukanmu. rindu rendi lepada leni semakin tak tertahankan lagi padahal tinggal beberapa hari lagi.

__ADS_1


@Leni - mau oleh-oleh apa aku bawah dari sini untuk kamu ?


@Rendi - aku mau sesuatu dari untuk kamu berikan kepadaku ketika kita ketemuan.! hanya saja aku gak mau memberitahukannya,


nanti saja aku tagih ketika kamu sudah balik. intinya kamu siapin diri aja. !


gak tau kelicikan apa yang ada diotaknya rendi saat ini, dia mengambil kesempatan dalam tawaran leni terhadapnya.


@Leni - oklah, aku memang penasaran tetapi aku tahu kamu pasti gak akan memberitahukannya kepadaku. aku sangat menantikan hari itu ! jadi gak sabar ketemu kamu ?.


pikir leni rendi akan mengujinya dengan meminta hadiah tiba-tiba. *untung saja aku sudah siapin hadiahnya*


@Rendi - ok honey, hati-hati disana ya, jangan lupa jaga hati dan cintaku disana, jangan sampai kamu keluarkan dari hatimu. disini ada orang yang selalu menjaga hatinya supaya tidak dimasukin yang lain. jaga diri disana ya ?


@Leni - ia,,, aku akan selalu menjaganya. kamu jaga diri juga disana ya ? god night.


sambungan telpon terputus, keduanya tidur karna sudah larut malam.


******


hay,,,, makadih sudah membaca cerita author ya.....🙏☺

__ADS_1


jgn lupa like, coment dan share.


__ADS_2