
masih suasana libur, semua sudah berkumpul dimeja makan seperti biasanya untuk sarapan pagi sebelum melakukan aktifitas liburan mereka.
hari ini kita akan kesalon bertiga ya, aku sudah booking tempatnya sekitar jam 11 siang, jeni memberitahukan kepada yanti kegiatan mereka hari ini
kamu memang teman terbaik yang aku miliki tau aja klo aku sudah lama gak nyalon, hehehheeh kekeh yanti kepada jeni yang mengerti isi hatinya
ia dong siapa dulu temanmu ini, gini-gini masih ingat rutinitas kita masa muda dulu dibalas jeni dengan membanggakan diri kepada yanti
hahahahhaha serentak semuanya ketawa meja makan diisi keseruan kelurga itu
sarapan pagi telah usai leni dan rendi ke ruang belajar untuk belajar bersama karna tugas leni adalah untuk membntu rendi dalam belajar sedangkan orang tua mereka berkumpul diruang tamu untuk berbincang-bincang
wira kamu masih ingatkan dengan perjanjiaan
masa muda kita ? tanya Riko serius kepada wira sahabatnya
ehhmmm, janji apaan ya aku lupa klo kita pernah buat janji, jawab wira kepada Riko sambil mengingat-ingat tentang janji itu
itu tentang perjodohan antata kedua anak kita ? Riko langsung keintinya.
jangan bilang kamu benar-benar lupa
ya aku baru ingat kita pernah membuat janji perjodohan itu disebuah rumah sakit pas jeni selesai melahirkan, wira baru ingat janji yang telah mereka buat
terus bagaimana menurut kamu ? apakah kita
tetap menyembunyikannya dari mereka, Riko menanyakan saran dari wira sahabatnya tentang perjodohan itu
sepertinya gak usah kita memberitahukan hal itu, karna sejujurnya walaupun aku sangat mau mereka berdua bersatu tetapi aku gak bisa memaksakan leni untuk menerima perjodohan itu apa lagi kami tidak punya otoritas mengatur hidupnya karna dia dibesarkan oleh orangtuanya sekarang bukan kami. wira sangat senang dengan perjodohan itu tetapi mereka gak bisa mengatur kehidupan putri mereka apa lagi leni belum menngetahui bahwa mereka adalah orang tua kandungnya
soal itu serahkan kepada ku, mereka sangat dekat bukan hanya itu juga rendi sangat mencintai leni, Riko senyum teringat sikap rendi semalam terhadap leni
__ADS_1
maksud kamu, ? bukannya mereka hanya teman biasa saja tanya wira dengan rauk wajah tidak mengerti
semenjak rendi berteman dengan leni, rendi mengalami banyak perubahan ditambah lagi perhatiaanya yang tak wajar terhadap leni sudah pasti dia menyukai putrimu itu, Riko dengan bangganya menceritakan semua sikap aneh putranya terhadap leni putri sahabatnya sendiri.
baguslah klo mereka sudah dekat seperti itu jadi gak sulit bagi kita menyatukan mereka sekarang fokus kepada leni dulu bagaimana mendekatinya supaya dia menerima kami setelah itu baru perjodohan kita laksanakan intinya pelan-pelan saja, wira hanya fokus pada pendekatan kepada putrinya itu.
hari sudah siang, satu keluarga rendi dan juga kedua sahabatnya sedang menikmati perawatan yang ada di dalam mall yang mereka booking kemarin.
hari sudah sore mereka telah usai dari salon sekarang mereka menikmati jalan dan kumpul bersama di sebuah cafe seperti waktu dulu dimana mereka setiap hari libur mereka sepakat jalan-jalan dan sekarang di umur mereka yang sudah punya anak mereka menikmati kembali kenangan masa muda itu.
suatu kebahagiaan yang tak bisa dimiliki semua orang.
keempat orang yang sudah dewasa itu terus membahas hal-hal yang lucu yang pernah mereka lalui bersama waktu masih status anak kuliahan mereka tidak menyadari klo kedua anak muda yang bersama mereka yang tak lain anak mereka sendiri bosan mendengar cerita mereka yang terus diulang berkali-kali.
kami mau keliling bentar, bosan duduk disini mendengar cerita masa muda kalian yang terus diceritakan dari kemari, rendi meminta ijin kepada orang tuanya dan tidak lupa menyindir kelompok orang tua yang ada didepan mereka.
katakan saja klo kamu iri dengan masa muda kami yang begitu keren, goda riko kepada anaknya
ya sudah kalian pergilah, nanti kami akan memberitahukan kalian jika sudah selesai, senyum yanti kepada rendi karna mengerti apa maksud putranya itu
rendi dan leni pergi meninggalkan kumpulan kedua orang tua mereka dan menunu tempat jualan ice cream.
leni pesan ice cream rasa vanila dan rendi pesan icecream rasa greentea late, keduanya berjalan sambil menikmati icecream mereka masing-masing.
apakah kamu tidak merasa sedikit terganggu dengan kegiatan liburan seperti ini ? tanya rendi sambil melihat leni
kenapa kamu tiba-tiba bertanya begitu ? leni bertanya balik kepada rendi
karna kegiatan di hari liburan kamu selama ini
tidak pernah seperti ini, otomatis akan ada perubahan yang kamu rasakan dalam hati kamu
__ADS_1
kamu benar, karna aku sudah terbiasa dengan kegiatan belajarku yang padat jadi ketika aku melakukan kegiatan liburan yang seperti ini aku merasa sangat rugi dan telah membuang waktu yang baik dengan sia-sia. leni mengjentikan langkahnya dan melanjutkan kalimatnya
tetapi ini juga sedikit memberi aku pengalaman serta pengetahuan yang baru bagaimana harus berbaur dengan keluarga dan tertawa bersama sambil menikmati suasana-suasana baru. ternyata leni menikmati liburannya
keduanya terus ngobrol sambil bercerita tak terasa waktu untuk mereka berdua sudah selesai karna barusan rendi baru dapat pesan masuk dari mamanya untuk bergabung kembali bersama mereka
semua sudah berkumpul kembali disebuah cafe yang ada di mall itu dn juga sudah pesan
makanan untuk makan malam mereka.
semuanya menikmati makanan masing-masih seperti biasa leni dan rendi selau bersikap seperti biasa saling suap-suapan bagi mereka itu hal biasa sebagai teman tetapi bagi kedua orang tua yang ada didepan mereka lain.
rendi om senang kamu pandai dalam memilih
pasangan eh.. maksud om teman, kamu jangan sia-siakan kesempatan yang ssudah ada didepan mata, om wira mencoba menggoda leni mencari tau sampai dimana hubungan kedua orang muda ini
om bisa aja, rendi terlihat malu dari wajahnya sepertinya isi hati rendi ketahuan oleh om wira
kita hanya teman baik om, saling membantu satu sama lain dalam keadaan apa pun
kita berdua sedang berjuang untuk meraih prestasi yang baik dan memuaskan supaya masa depan kami cerah seperti mentari pagi. senyum leni seperti sedang menyembunyikan sesuatu
om percaya leni pasti memiliki masa depan yang cerah dan menjadi pengusaha sukses, om riko yakin dengan kemampuan leni pasti dia akan menjadi wanita muda yang sangat hebat nantinya
tante juga yakin kamu pasti menjadi gadis hebat diantara semua gadis dikota ini, tante yanti sepikiran dengan suaminya itu
tante hanya berharap hubungan kalian tetap baik, klo ada masalah diantara kalian harus bicarakan baik-baik jangan diam-diam, tante yanti menasehati kedua anak muda itu karna dia juga pernah melewati yang namanya masa muda
tante gak usah khawatir tentang hal itu, aku termasuk orang yang setia kawan dan selalu menyelesaikan masalah dengan baik, senyum tersungging dipipinya
semua terbawah suasana cerita hingga makan malam telah usai dan ini makan malam terakhir mereka dalam liburan ini karena leni dan rendi besok sudah mulai sekolah lagi seperti biasa.
__ADS_1