
("Assalamualaikum Mi""
("Wa alaikumussalam, Rado, kamu dimana Nak?")
("Rado baik baik saja Mi, Rado ada di Tanuhi, tempat wisata air panas, sore nanti Rado akan segera kembali ke kota")
("Baiklah nak, Ibu sangat khawatir, syukurlah kau tidak apa apa.")
Klik
Tilotet tilolet
Tellon dari Zidan
("Zidan, ada apa?")
("Tentang Nahla Do!")
("Maaf Zidan, tolong jangan sebut nama wanita itu lagi, aku akan berusaha melupakannya.")
("Apa maksudmu? tapi Nahla")
("Cukup, aku tidak mau mendengarnya, kau paham! terserah kau mau menikahinya, atau memperkosanya terserah, aku sudah tidak perduli.")
Tut tut tut
🌹🌹🌹
Sreet sreeet sreeet
Rado tampak memasuki pekarangan rumahnya, dia sangat merindukan rumah itu, sudah 4hari dia meninggalkan rumah itu, dengan kaki di seret dan tongkat di bawah ketiaknya, di berusaha berjalan secepat mungkin.
"Assalamualaikum Ummi!" Dia pun masuk.
"Rado...sayang, ada apa, apa yang terjadi?" ummi berlari dan memapah Rado duduk di sofa ruang tamu.
"Maaf Mi, Rado kecelakaan, tapi tidak parah ko, cuma terkilir saja, dan ini melepuh terkena api, tapi mobilnya parah siiih, sudah habis jadi abu, hehe." Rado masih saja bisa tertawa.
__ADS_1
"Astagfirullah Rado, emang kamu kemana, sampai HP nggak aktif berhari hari." tanya ummi sangat khawatir.
"Rado pingsan mi, semaleman Rado tidak sadar sadar, dan dibawa ke rumah sakit,untung ada ibu yang menolong Rado." Ummi pun memeluk Rado sambil terisak.
"Ya Allah...cobaan apa ini? cobaan silih berganti, tak ada kunjung habisnya." Lirih ummi.
"Tuan sudah datang? biar bibi siapkan makan, pasti tuan muda kangen masakan Bibi." Bibi yang baru selesai menjamur baju pun segera ke dapur menyiapkan maka siang untuk majikan tersayangnya.
"Ayo! kamu ke dapur dulu geh." Ucap ummi
Rado pun melangkah ke dapur.
Kring kring kring
("Rin, Rado sudah datang, ternyata dia kecelakaan Rin, makanya tidak bisa mengabari.")
("Benarkah, lalau bagaimana, apa sia terluka parah?")
("Iya, kakinya terkilir dan kulitnya melepuh, oh ya udah Rin ya, aku mau nemenin dia makan siang")
Tut tut tut
"Belum Mi, mungkin nanti siang aku mau ketemu langsung."
"Nak, Rado sudah pulang, katanya dia kecelakaan di daerah hulu sungai."
"Haa? kenapa jauh sekali Mi?" Nahla kaget mendengar cerita Ummi nya.
"Enggak tau, Ummi Nana tidak cerita banyak, katanya juga mobilnya habis terbakar, sekarang aku akan ke sana."
"A..apa? terbakar? lalu bagaimana dengan Rado mi?" Nahla terlihat panik, dia berdiri.
"Au..." Dia lupa kalau kakinya masih sakit kalau harus jalan cepat cepat.
"Kamu mau kemana? di rumah aja, ummi cuma sebentar kok." Padahal ummi cuma ngetis nyuruh Nahla diam di rumah.
"Nahla ikut Mi, tunggu sebentar, Nahla cari kerudung dulu." Nahla masuk ke kamarnya.
__ADS_1
Kemana sih kerudung Nahla yang navy itu?
semua kerudung dikeluarkan.
"Astagfirullah Nahla! kenapa begini? ayo cepet." ummi kaget melihat Nahla yang mengeluarkan semua kerudungnya.
"Kerudung navy Nahla mana Mi?"
Nahla ingin memakai kerudung itu, karena dia ingat Rado yang membelikannya.
"Di cuci dibelakang belum kering. Ayo cepat itu taksi sudah datang!"
Mereka pun berangkat menuju rumah keluarga Kenan.
🌹🌹🌹
"Assalamualaikum."
"Wa alaikumussalam, ooh Ririn? Ayo masuk!" ummi Rado pun memanggil bibi menyuruh menyajikan minuman es kelapa.
"Siapa Mi?" Tiba-tiba Rado datang dari dapur kayaknya baru selesai makan siang.
" Nahla Do." Ucap ummi nya.
"Ooh." Dia hanya bilang ooh gitu. Dia pun Perjalan menuju kamar tamu, karena kondisinya kurang baik dia belum bisa menaiki tangga.
"Ummi Ririn, Rado ke kamar dulu mau minum obat." ucap Rado ketika melihat ummi Ririn juga ada disana. Sementara Nahla, sama sekali dia tidak melirik gadis itu.
Nahla pun sedikit tidak enak diperlakukan Rado seperti itu.
"Nahla, ayo minta maaf sama Rado, biar Ummi temenin." Ucap Ririn pada Nahla, Ririn ingin Nahla mengakui kalau selama ini dia tidak amnesia, namun karena dia merasa cemburu pada saat kecelakaan itu.
"Nggak ah Mi, mungkin dia sudah membenci Nahla, biarkan saja seperti ini."
"Emang ada apa Rin, kenapa Nahla harus minta maaf?" Nana penasaran.
"Itu masalah Nahla dan Rado Na, biar mereka menyelesaikannya."
__ADS_1
BERSAMBUNG...