
Airin dan Mas Danu akhirnya sampai dipusat perbelanjaan. Airin hanya mengikuti Mas Danu saja karena dia memang sedang tidak ingin membeli apapun. melihat Airin yang hanya diam saja mas
danu pun heran "kamu kenapa rin kok cuma diam aja?kamu gak kepengen beli apapun?"
"gak mas,Airin lagi gak kepengen apapun"
dan Mas Danu pun hanya bisa manggut2 saja."eh gimana kalau kita kesana aja nyari2 baju buat mas"
"iya" sahut airin
akhirnya mereka menuju disebuah toko penjualan pakaian pria.dan mas danu sibuk memilih milih pakaian untuk dirinya.sedangkan Airin hanya muter muter gak jelas ditoko tersebut.
disaat Airin sedang sibuk muter2 gak jelas dan hanya melihat lihat .disudut lain ada seorang lelaki yang memperhatikannya.tak lain laki2 tersebut adalah Aryo.Aryo hendak menghampiri Airin.namun saat dia hendak berdiri untuk menghampiri Airin tiba-tiba dia melihat seorang lelaki yang sedang menghampiri Airin.melihat itu Aryo mengurungkan niatnya."apa itu tunangan Airin" batin Aryo.
"udah mas beli bajunya?"tanya Airin
danu tidak menjawab dia hanya memperlihatkan paper bag yang dia bawa."Airin kamu gak beli apa2?"
"gak mas,Airin lagi gak kepengen apa2"
__ADS_1
"yaudah kita makan aja ya"
akhirnya mereka menuju sebuah tempat makan.saat mereka sedang menikmati makan,Airin tanpa sengaja melihat Aryo ditempat lain dan Airin berusaha menunduk seakan dia takut Aryo melihatnya.padahal tanpa Airin sadari Aryo memang sudah melihatnya.
saat Airin dan mas danu selesai makan Airin buru2 mengajak mas danu pulang.
sesampainya dirumah Airin langsung berpamitan bahwa dia ingin istirahat.
"yaudah kalau gitu Mas pulang aja ya,titip pamit buat Ayah sama ibu ya kalau gitu"
"iya mas,hati-hati ya"
"kenapa sama Airin kenapa akhir-akhir ini dia seperti tidak nyaman berada disampingku".gumam Danu saat mobilnya mulai melaju
Dan Airin langsung masuk kekamarnya setelah Mas Danu pergi tadi.dia mulai melamunkan saat tadi tidak sengaja dia melihat Aryo.
"moga aja tadi Aryo gak lihat"gumam Airin.
Disudut lain Aryo semakin merasa berantakan setelah melihat Airin bersama lelaki yang sudah ia duga sebagai tunangannya."apa berati selama ini airin cuma mempermaikanku"gumam Aryo saat ia sudah sampai rumahnya.
__ADS_1
"Airin Airin Airin kenapa aku gak bisa hapus kamu dari otakku" pekik Aryo sambil menjabak jabak rambutnya dengan frustasi.
"sudahlah aku mending tidur aja lah" akhirnya Aryo memutuskan untuk istirahat karena dia sudah merasa frustasi dengan keadaannya.
matahari mulai mengintip dari sela sela tirai jendela Aryo.Aryo sadar betul bahwa ini hari senin dan dia harus bergegas untuk memulai aktifitasnya yaitu bekerja.tapi saat hendak bangkit dia melihat kalender dikamarnya."haa besok ternyata hari libur,kayaknya besok waktu yang tepat buat ngobrol sama Airin".
Aryo mulai bersemangat kembali mengingat besok hari libur dan mungkin Airin bisa diajak keluar sebentar.
Aryo segera bergegas mandi dan sarapan untuk segera bekerja.
sesampainya ditempat kerja Aryo sengaja menunggu Airin diparkiran untuk sekedar mengobrol.tak lama menunggu Airin pun tiba
"ehhmmt rin aku besok ingin ngborol sama kamu"kata Aryo
"mau ngobrol apa yo kenapa harus besok?kenapa gak sekarang aja?" tanya Airin
"enggak besok aja aku tunggu ditaman kota jam 8 pagi"kata aryo tidak ingin dibantah
dan Airin hanya bisa mengiyakan kemauan Aryo.
__ADS_1