Menikahlah Dengannya

Menikahlah Dengannya
Meminta Restu ibu-2


__ADS_3

"Makasih buu udah mau restuin kita" Aryo mencium punggung tangan ibunya.


"kamu ini kan sebelumnya kamu juga udah ngomongin"


"hehee ya biar makin yakin bu"


"udah ah ibu mau siap-siap dulu mau arisan bentar, kalian ngobrol-ngobrol dulu ya, nanti sebelum makan siang ibu balik"


"siapp bu,mau dianter apa gak?"


"gak ibu udah pesen taksi online kok"


Saat ini Airin,Arfa dan Aryo tengah bersantai Ria di taman belakang menikmati bunga-bunga dan mengamati Arfa yang tengah main dengan mobil-mobilan yang dibawanya dari rumah,


Aryo memetik bunga berwarna kuning dan menyelipkannya ditelinga Airin,begitu klise namun sangat menyenangkan.


"makasiihh" ucap Airin dengan muka bersemu merah


"kamu cantik" Aryo membelai pipi Airin yang bersemu merah dan itu justru membuat Airin semakin merasa gugup.


Airin dan Aryo duduk disebuah bangku berwarna putih yang memang disediakan ibunya Aryo untuk menikmati taman tersebut.


Aryo menggenggam tangan Airin dan satu tangannya lagi mengusap usap pipi Airin yang mulus, dan Aryo mulai mendekatkan wajahnya kewajah Airin,semakin mendekat dan Airin merasakan degupan jantungnya memacu tak beraturan dan tangan yang masih digenggam Aryo mulai berkeringat.

__ADS_1


Cup..


sebuah kecupan mendarat di bibir Airin, Airin merasakan jantungnya sudah tidak bisa dikontrol dia hendak melepas kecupan namun terlambat karena Aryo sudah meraih tengkuknya dan kini justru memperlambat ciumannya.mereka hanyut dengan ciuman tersebut sampai ada suara yang mengejutkan mereka.


"Ar-yo" kata ibunya terputus melihat sebuah adengan ciuman anaknya.


sontak Airin dan Aryo terkejut karena ternyata ibunya pulang sangat cepat.


"ehhmt, ibunya Aryo berdehem berusaha menetralkan suasana. "Ehm Airin nanti makan siang disini kan?"


"eh ehm" Airin yang ketangkap basah menjadi salah tingkah dan garuk garuk kepala "i-iya bu eh tante"


"udah kamu jangan canggung gitu, ibu gak masalah kok,kalian bikin anak sekarang juga gak masalah, ibu malah senang bakal dapet cucu lagi"


"ehh emm Airin bantuin masak ya tan?"


"gak usah udah disiapin kok sama mbok nem,Arfa sayang sini main sama oma yuk" dan Arfa begitu mudahnya nurut dan mereka masuk kedalam rumah tak lupa ibunya membisikkan sesuatu ditelinga Aryo yang entah apa tk bisa didengar Airin.


"ibumu tadi bilang apa?" tanya Airin setelah calon mertua beserta anaknya masuk kedalam rumah.


"ohhh ibu tadi,mau tau aja apa mau tau banget?" Aryo sengaja memancing rasa penasaran Airin.


"mau tau banget lahh"

__ADS_1


"kepo"


"hemmtt biarinn, apa ihh tega"


"ibu minta kita cepet cepet bikin cucu, yukk bikin sekarang?"


"APA?" airin memekik histeris "no no no"


"HAHAHA, gak gak Rin aku becanda, ia kita bikin tapi nanti kalau udah sah,


Aryo hendak mencium bibir Airin kembali namun ditepis Airin,ia merasa takut ketahuan ibunya Aryo kembali,


"dikit aja,ibu udah asik main sama Aryo"


"gak mau ihh"


tapi bukan Aryo namanya kalau ia tidak bisa mencuri kesempatan,saat Airin hendak masuk dan bergabung dengan ibu serta Arfa, Aryo tiba menarik bahu Airin dan....


CUPP


sebuah kecupan mendarat lagi.


dan Aryo merasa puas dan langsung menuntun Airin masuk kedalam rumah, sedangkan Airin cemberut karena merasa dicurangin.

__ADS_1


*jangan lupa tinggalkan jejak ❤❤❤❤*


__ADS_2