Menikahlah Dengannya

Menikahlah Dengannya
memory


__ADS_3

Dalam perjalanan pulang Airin mengingat kembali percakapannya dengan Aryo,ia merasakan jantungnya mulai berdetak tak beraturan.


"ahh gak mungkin aku jatuh cinta lagi sama orang yang sama"batin airin


"lagian gak mungkin juga Aryo mau sama aku yang sekarang udah janda gini"batin Airin kecewa.


namun ia bergegas membuang segala pikirannya.


''sudahlah mungkin aryo juga sudah punya pasangan''


setelah sampai rumah orang tuanya Airin segera turun dan membopong anaknya.


"omaaaa Arfa pulang"panggil airin kepada ibunya


"waahhh cucu oma tumben tumbenan kesini"


"iya bu katanya arfa kangen"


"arfa kangen sama oma dan opa" sahut arfa


"kalian udah makan belum?"


"tadi kita udah mampir dikafe sebelum kesini bu,arfa kelaperan katanya"


"ohhh okeee"


Arfa bermain dengan oma dan opanya sedangkan Airin bergegas menuju kamarnya untuk berganti pakaian dan merebahkan dirinya.


"Aryo aryo aryo,'' gumam airin "ah sudahlah" airin frustasi

__ADS_1


akhirnya airin memutuskan untuk ikut bermain bersama dengan arfa dan oma opanya.


siang harinya saat arfa tertidur Airin memilih menonton tv diruang keluarga bersama ayah dan ibu nya. saat tengah asik menonton ayah nya bersuara


"nakk ayah mau tanya sesuatu bole?" tanya ayahnya sedikit was was


"tanya apa ayah,tanya aja" sahut Airin


"apa kamu belum ingin menikah lagi?"


"hemmm" airin menghempuskan nafasnya dengan kasar,lagi lagi pertanyaan ini lagi,


"Airin belum tau yah" jawab airin mencoba menahan kesalnya


"kenapa belum tau?"


"Airin belum menemukan yang cocok yah"


"iya yahh Airin tau kok"


"sudahlah yah mungki Airin butuh waktu"potong ibunya


''ayah gak maksa bu, ayah cuma menyarankan,ayah merasa kasihan sama cucu ayah" jawab ayahnya tidak mau disalahkan


"Airin tau kok yah,tapi airin masih butuh waktu,lagian airin masih sanggup jalani ini semua"


"iyaa nakk maafin ayah ya" akhirnya ayahnya mengalah


"gak papa kok yah" lalu memeluk ayahnya.

__ADS_1


Airin kembali kekamarnya,


"huufffttt lagi lagi soal ayah buat arfa" gumam Airin.


sebenarnya Airin juga merasa frustasi dengan desakan desakan tersebut, namun ia berusaha tetap tegar demi anaknya.


sore harinya Airin berniat mengajak Arfa keliling kampung halaman menggunakan motornya yang dulu.


"sayang ayo jalan jalan yuk" panggil airin


"kita mau kemana ma"


"keeee" airin sambil berpikir " ketaman kota mau?"


"'yeeeee, yuk mahh arfa gak sabar jalan jalan"


"yahh buu airin sama arfa pamit jalan jalan dulu ya" pamit airin


"hati hati nak, pulangnya jangan malem malem ya" sahut ibunya dari dapur


" iyaa omaaaa" sahur arfa


tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai,arfa begitu senang karena ditaman kota ternyata banyak fasilitas bermain untuk anak anak, dan airin duduk disebuah bangku sambil mengamti arfa bermain,


airin mulai teringat kembali momen momen masa kerjanya dulu dan sering bertemu teman teman satu timnya disini.


"semua sudah tidak lagi sama, Ria sudah dengan hidup barunya bersama suaminya, andi juga sudah mau menikah dan aryo entah lah aku tidak tau" batin airin.


semua sudut seperti memutar memori airin dimasa dulu dan itu membuatnya begitu merindukannya.

__ADS_1


akhirnya Airin memutuskan untuk mengajak arfa pulang, walau sebenarnya ia masih ingin berlama lama ditempat itu untuk mengenang masa indahnya.


bersambung


__ADS_2