
Aryo tersenyum-senyum sendiri mengingat Airin ,dia sudah tidak peduli lagi dengan sakit dikakinya akibat kecelakaan. dan saat sedang asikk membayangkan wajah Airin tiba-tiba ibunya masuk.
ibu Aryo : ada apa kok senyum2 gitu? kata ibu Aryo sambil naik turunkan alisnya untuk mengooda aryo
Aryo : ehhh ibu ehhmmtt gak papa kok bu ( aryo sedikit terkejut dan gugup yang karena kepergok ibunya melamunkan Airin)
ibu Aryo : pasti lagi mikirin gadis tadi kann??? (sambil menoel noel lengan aryo)
Aryo : gadis yang mana buuu? (pura2 gak ngerti)
Ibu Aryo : gadis yang duduk disebelah kamu tadi lahh yang mana lagi
Aryo : ohhhh (dan tersenyum simpul)
Ibu Aryo : buruan bawa pulang kerumah donkkk
Aryo : bawa2 emangnya dia barang buu?
ibu Aryo : ihhh pura2 ngeles lagii
__ADS_1
Aryo : heheehe iyaa buuu kalau udah resmi jadi pacar aku ya
ibu aryo : iyaa deh iya..yaudah kamu istirahat dehh biar cepet sembuhh..
Aryo : iyaa ibuu sayanggg.
setelah itu aryo kembali merebahkan dirinya untuk beristirahat. namun otaknya tidak bisa berhenti mikirin Airin.
"Airin airin gemess dehh rasanya kalau ingat kamu" aryo bergumam sambil senyum2 sendiri.
akhirnya Aryo tanpa sadar mulai tertidur dengan sendirinya sambil membayangkan wajah Airin.
back to Airin
sesampainya dirumah Airin merasa lega dan senang karena luka aryo tidak separah yang dipikirin pas dikantor. dan Airin pun memikirkan Aryo dan godaan Andi yang membuatnya begitu tersipu malu.
"dasar si andi tuh bisa aja ngeledekin" gumam Airin.
dan Airin segera mebersihkan diri lalu makan dan kekamarnya.
__ADS_1
didalam kamar nyatanya Airin tidak kunjung bisa tidur karena dia terus kepikiran Aryo.namun dengan sesaat dia melihat cincin dijari manisnya yang membuat dia menjadi sedih. " gimana aku bisa dekat dengan Aryo sedangkan aku sudah terikat dengan mas Danu" gumam Airin. "ishhh lagian emangnya si Aryo ada perasaan apa sama aku udah kepedean aja akunya" gumam airin sambil geleng2 kepala sendiri.
lalu dia kepikiran kejadian dirumah sakit itu lagi yang dimana andi memperkenalkan Airin sebagai calon mantunya ibu Aryo dan Airin langsung menutup mukanya dengan bantal. ya Ammpunnnn apaan ini sih kenapa aku seseneng ini cuma digituin (batin Airin).akhirnya airin memutuskan dirinya untuk tidur saja walaupun sedikit sulit tapi akhirnya dia tertidur juga.
pagi harinya Airin bangun dengan malas2an mengingat dia nanti dikantor tidak akan berjumpa dengan Aryo membuat nya sedikit malas untuk bekerja namun tetap dia paksakan.
dimulai bangun dan membersihkan kamar setelah itu dia mandi dan bersiap diri untuk bekerja.
tak lupa Airin selalu menyempat kan diri untuk sarapan pagi karena dia akan kelaparan kalau tidak sarapan dulu.
dan akhirnya dia mulai menyalakan motornya untuk berangkat kerja seperti biasa walaupun enggan.
sesampainya dikantor dimulai memarkirkan motornya dan menengok kiri kanan kali aja dia ketemu Ria tapi nayatanya Ria sepertinya belum dateng akhirnya dia memutuskan untuk masuk sendiri.
bersambung......
hayyy readersss mohon dukungannya yaa..dan tak lupa aku selalu menunggu kritik dan saran kalian karena ini pertama kalinya aku menulis novel pasti banyak kekurangannya.
dan aku minta maaf kalau banyak kata2 yang salah dalam penulisannya.serta bila banyak kekeliruan saat menulis..mohon maaf sebesar besarnya dan mohon saran dan kritikannya. terima kasiihhh 😊😊😊😊
__ADS_1