
Setelah acara resepsi yang menguras tenaga kedua mempelai, hari berikutnya mereka langsung menuju tempat bulan madu, mereka memilih menyewa sebuah villa dekat dengan pantai untuk menghabiskan waktu bulan madu mereka.
Dan dipagi ini matahari yang belum menunjukan sinarnya, Airin justru merasa terganggu tidurnya, pasalnya ia merasa ada yang menciumi bahu telanjangnya dan membelai belai pipinya,
"Mas ini masih pagi sekali, aku masih ngantuk" racau Airin dengan matanya yang masih terpejam.
"Sekali aja ya" Rayu Aryo dengan terus menciumi bahu telanjang istrinya.
"Kan semalam udah, ini juga udah mau subuh, mesti mandi juga kita, nanti telat solat"
"Janji bakal selesai dengan cepat asal kamu nurut"
"Janji ya?"
Dan tanpa banyak kata lagi Aryo segera menyerang istrinya, dan janji hanyalah tinggal janji karena sebentarnya Aryo terasa lama bagi Airin hingga mereka sedikit kesiangan untuk sholat subuh.
"Kamu ih mas katanya sebentar, tapi gak sudah sudah" rajuk Airin yang merasa dibohongi oleh suaminya sendiri.
"Maaf sayang, abisnya kamutu udah kaya narkoba buat aku, bikin ketagihan mulu"
"Yaudah ayo sholat"
Dan mereka akhirnya sholat subuh yang sudah agak kesiangan tersebut.
"Mas kamu mau sarapan apa?"
"Adanya apa?"
"Cuma ada roti tawar disini"
"Yaudah roti bakar aja ya"
__ADS_1
"Oke"
Dan Airin segera membuatkan roti bakar sesuai pesanan suaminya,.
Selesai sarapan mereka berdua memutuskan untuk jalan-jalan dipinggiran pantai yang masih sepi karena memanh hari masih pagi, mereka berjalan beriringan dengan diiringi deburan ombak yang menenangkan.
Lelah berjalan-jalan mereka akhirnya memutuskan untuk duduk dipinggiran pantai,
"Kira-kira Arfa lagi ngapain ya Mas?" Airin merasa rindu terhadap putranya, pasalnya kemarin saat hendak diajak, neneknya tidak memperbolehkan, karena mereka ingin Arfa cepat punya adik katanya.
"Nanti kita telpon ya kalau udah sampai villa"
"Gak usah Mas, nanti aku malah tambah kangen".
"Nanti kita kirim pesan aja biar sekedar tau kabarnya Arfa" bujuk Aryo agar istrinya merasa lebih tenang.
"Iya Mas".
"Ayo" .
"kemana?, tanya Airin yang kebingungan melihat Aryo berdiri sambil mengulurkan tangannya.
"Makan".
"Sekarang banget?".
"Iya, aku udah laper juga soalnya"
"Ohh, hahaha kamu ini Mas".
Jadilah mereka makan dipinggiran pantai yang menjajakan berbagai menu seafood. Setelah selesai makan mereka akhirnya kembali kevilla dan tak lupa untuk berkirim pesan ke Arfa yang amat dirindukan mereka.
__ADS_1
Kini Airin tengah menikmati pemandangan yang indah yang terlihat dari jendela kaca besar yang berada dikamarnya, ia yang tengah asik melihat pemandangan hingga tidak menyadari dua tangan yang melingkar dipinggangnya yang ramping.
"Lihatin apa sih?"
"Hah" Airin terkejut mendengar pertanyaan suaminya, pasalnya ia tidak tau sejak kapan suaminya itu sudah berada dibelakangnya sambil memeluknya "Kamu kagetin aku aja Mas, liatin pemandangan itu, cantik ya'?"
"Iya, tapi bagiku masih cantikan kamu".
"Gombal banget sih"
"Gak papalah sama istri sendiri ini kok"
"Hmm iya iya".
"Aku masih gak nyangka kamu sekarang jadi istriku".
Airin berbalik untuk memeluk membalas pelukan suaminya "Aku juga, rasanya ini seperti mimpi buat aku".
"Kalo ini mimpi kita, aku gak ingin bangun"
"Hahaha, mau tidur terus kamu Mas?"
"Iya, biar sama kamu terus"
"Apasih gak jelas banget kamu Mas".
"Biarin, Aku sayang banget sama kamu, aku gak ingin terpisah lagi".
"Iya, aku juga Mas".
##########
__ADS_1
Kemarin ada yang minta extra part..ini aku kasih mumpung akunya lagi baek 😁😁😁