
seminggu sudah Airin cuti dan hari ini dia harus kembali bekerja seperti biasa karena cuti telah usai,
dan Mas Danu juga sudah kembali kerumahnya untuk bekerja,karena memang jarak rumah Airin dan rumahnya jauh jadi Mas Danu harus kembali kerumahnya dan ia akan kerumah orang tua Airin saat libur,mereka belum memiliki rencana beli rumah karena baik Airin dan Mas Danu belum ingin resign dari kerja mereka masing masing, al hasil kalau hari kerja Airin dirumah orang tuanya dan mas danu juga dirumah orang tuanya mas Danu.
Pagi sekali Airin sudah siap untuk berangkat kerja.ia merasa begitu semangat setelah seminggu tidak bekerja.ia merasa begitu rindu suasana kerja dan juga tempat kerjanya.
Airin sudah memarkirkan motornya dan ia bergegas masuk keruangan kerjanya.namun ternyata timnya belum ada yang datang jadi ia hanya duduk duduk santai sambil sesekali memainkan handphone nya.
tak lama berselang Ria pun datang.
"wahhh pengantin baru udah kerja lagi ternyata, gak nambah cutinya ya?" sapa ria
"gak ah udah kangen sama ini tempat" sahut Airin
"jadi yang dirinduin cuma tempatnya,aku gak dirinduin nih" goda Ria
*sambil cengengesan* "iyaa rindu kamu juga kok"
__ADS_1
"masak"
"iya Riaaaaaa yang bawel"
*ketawa keras* " iyaa Airinn,aku becanda ehhmm btw happy wedding ya Rin, moga langgeng n lekas punya momongan" * sambil mengulurkan tangan*
"makasih Ria, kan kemarin juga udah ucapin pas dipesta kan" *sambil membalas uluran tangan
" iyaa biar komplit gitu"
"ehh Airin udah kerja lagi ya" sapa Aryo
"iya yo"
"selamat ya Rin, moga langgeng" *sambil mengulurkan tangan*
" thanks yo" sambil membalas uluran tangan dan seketika mata mereka bertemu kembali.
__ADS_1
Airin dapat merasakan sorotan mata Aryo yang begitu dalam menyimpan luka, dan Airin berkali kali berusaha menelan salivanya yang seperti mencekar dalam tenggorokannya. dan Airin menurunkan pandangannya karena tak sanggup lagi memandang mata Aryo.
"eehmm udah Yo, gue gantian lah yang ucapin selamat" potong Andi seketika.dan itu membuat Aryo dan Airin sedikit terkejut dan segera melepas tangan mereka yang masih menjabat.
"selamat ya Rin moga langgeng" *sambil mengulurkan tangan*
" iya Andi thanks ya doanya" *sambil membalas uluran tangan*
"yaudah berhubung anggota kita udah lengkap kita kembali kerja ya"
"iyaa" jawab Airin.
mereka berempat akhirnya kembali kerja.Airin segera duduk dikursi yang biasanya ia tempati. saat ia mulai fokus dengan pekerjaannya ia memandang Aryo seketika yang juga tengah fokus dengan pekerjaannya.dan Airin kembali fokus dengan pekerjaannya.ia tak mau terlarut larut dalam luka ini. dalam hatinya ia selalu berdoa semoga Aryo kelak menemukan wanita yang bisa mencintainya tanpa halangan.
saat Airin mulai fokus dan kini malah Aryo yang memperhatikan Airin (semoga kamu selalu bahagia dengan hidupmu Rin, semoga suami mu selalu memperlakukanmu dengan baik, aku gak tau kalau kamu sampai terluka karena suamimu apa aku masih bisa menahan diriku atau tidak, aku takut kehilangan kendaliku saat kamu terluka) batin Aryo.
Airin merasa ada yang memperhatikan jadi ia menoleh dan benar saja Aryo tengah memperhatikannya.seketika mata mereka bertemu lagi dan Airin selalu memilih menunduk untuk menghindari kontak mata dengan Aryo dan menyimpan lukanya dalam dalam.
__ADS_1