
Selesai belanja Airin bergegas kembali kerumahnya,ia segera meletakkan belanjaannya sesuai tempatnya.kemudian ia merebahkan dirinya sejenak disofa depan tv, Airin melirik jam dinding "ya ampun kok udah sore an aja padahal aku belum masak buat makan malam, "
"Arfa kamu main dulu ya disini,mama mau masak buat makan malam kita sekalian nungguin papa"
"iya ma,Arfa main disini gak kemana mana"
"anak baik"
Airin segera berkutat didapur untuk masak,
selesai masak ternyata sudah jam 5 sore,"'wahh bentar lagi mas Danu pulang" pikir Airin,
"Arfa mandi dulu yuk"
dan Arfa menurut, Airin segera memandikan anaknya dan juga dirinya,
selesai mandi ternyata hujan sudah turun karena semenjak sore tadi sudah mendung,
"udah jam segini kenapa mas Danu belum pulang juga" Airin mulai khawatir.
akhirnya Airin memutuskan untuk menunggu suaminya sambil menonton tv,
saat sedang fokus dengan siaran tv hp Airin berdering, Airin segera mengambilnya, ternyata nomor yang tidak dikenal.
"ya hallo,dengan siapa ini?"
__ADS_1
......
"ya betul saya istrinya"
......
"APAAAAA?"
"baik saya kesana sekarang"
Airin bergegas menelfon kedua orang tua mas Danu dan juga kedua orang tuanya.
tak butuh waktu lama orang tua mas Danu datang menghampiri untuk kerumah sakit,ya Mas Danu masuk rumah sakit karena kecelakaan.
akhirnya mereka sampai dirumah sakit.
suara deru pijakan kaki,Airin dan mertuanya berjalan menyusuri lorong rumah sakit.tepat didepan UGD airin berdiri, ia tau suaminya masih di ugd karena sebelumnya ia menghampiri resepsionis untuk menanyakan keberadaan kamar untuk suaminya.
Airin dan mertua nya menunggu didepan ruang ugd dengan kecemasan, Arfa diajak opa nya karena ia tidak ingin cucunya melihat kecemasan ibu dan oma nya.
sudah satu jam Airin mondar mandir didepan ruang ugd namun dokter tak kunjung keluar, bahkan sampai kedua orang tua Airin pun tiba dokter juga tak kunjung keluar.
akhirnya dokter yang menangani Mas Danu keluar dengan raut wajah yang lesu,
"keluarga pak Danu" panggil dokter
__ADS_1
"saya istrinya dok" sahut Airin langsung menghampiri dokter
"maaf buk suami anda tidak tertolong, kepalanya cidera parah sehingga ia mengalami gegar otak,maaf kan kami ,kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi tuhan berkehendak lain"
DEG DEG DEG
Airin seketika mematung ditempat ia seperti merasa tidak memijakkan kakinya dibumi,
"Danu anakku apa yang terjadi sama kamu" tangis ibu Mas Danu
dan orang tua Airin mendekati Airin yang masih mematung ditempat,ia mengusap lengan anaknya memberi kekuatan.
"sabar nak kamu harus ikhlas, Allah lebih menyayangi Danu" tutur ibu Airin
seketika saat mendengar ucapan ibunya air mata nya lolos mengenai pipinya yang mulus.
Airin tidak histeris seperti mertuanya tapi ia merasa sangat terpukul, ia duduk terdiam dengan linangan air mata,
"Mas Danu apa benar ini semua" lirih Airin, Airin merasa ini semua cuma mimpi tapi kenapa begitu nyata.
"Arfa anakku jadi anak yatim" lirih airin dan itu membuat dadanya begitu sesak mengingat kenyataan pahit itu"
Airin hanya mampu menangis dalam diamnya dan ibunya berusaha memberi kekuatan untuk anaknya.
"kita semua orang tua Arfa nak,kamu jangan takut"kata ibu airin
__ADS_1
"Arfa akan kehilangan kasih sayang papanya bu" dengan suara lirih yang nyaris tidak terdengar.
seketika Airin merasa kosong.