Menikahlah Dengannya

Menikahlah Dengannya
Anggota Baru


__ADS_3

Setelah Airin pindah kerumah barunya,ia mulai berperan sebagai istri yang baik bagi Mas Danu,setiap pagi ia bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan dan menyiapkan pakaian yang akan dikenakan Mas Danu untuk bekerja.Airin nampak paripurna menjalankan segala tugasnya.


kini kehamilan Airin sudah 9bulan, ia juga masih sering chatingan dengan Ria, ia juga mendengar kabar bahwa kini Aryo menjalin kasih dengan Dinda, pengganti Airin ditim kerjanya yang dulu. Airin sebenarnya merasa cemburu tapi ia tepiskan rasa itu, "aku gak bisa egois dengan tidak membiarkan Aryo menjalin kasih dengan yang lain sedangkan aku juga malah menikah dengan orang lain, Aryo aku selalu berdo'a untuk kebahagiaanmu" gumam Airin kala itu yang sedang chatingan dengan Ria.


saat Airin tengah sibuk dengan chatingan ia merasakan perut nya mules, karena ini kehamilan pertama baginya ia berpikir bahwa mungkin ia hanya hendak buang air, ia ketoilet namun tidak bisa buang air, setelah mulesnya mereda ia kembali ďuduk disofa ruang tengahnya untuk menunggu kepulangan suaminya,tak berselang lama mas Danu pun pulang.


"sayang kamu ngapain bengong disini" tanya mas danu sambil meletakkan tas kerjanya


"sini mas aku bawa kekamar tasnya" sambil meraih tas nya dan tidak menjawab pertanyaan mas Danu.


"kamu mau langsung makan atau mandi dulu mas?" tanya Airin.


"aku mandi dulu aja deh" sambil mengecup kening Airin.


dan Airin segera menyiapkan baju ganti untuk mas Danu.setelah mas Danu selesai mandi mereka segera menuju dapur untuk makan malam.


baru hendak duduk Airin kembali merasakan perutnya mules lagi dan ini malah lebih mules dari yang tadi.


"bentar ya mas, Airin ke toilet dulu"

__ADS_1


"iya sayang hati hati jalannya"


Airin ketoilet hendak buang air namun lagi lagi ia tidak bisa.dan ia mendapati bercak darah dalam celana dalamnya.ia langsung berteriak.


"massss, aduhhhh "


Mas Danu yang mendengar teriakan Airin langsung menghampirinya.


" kenapa Rin?"


"perutku mules sekali dan ini ada bercak darahnya" dengan nada ngos ngosan


"kita kerumah sakit sekarang oke,"


"mas ambil perlengkapan persalinan mungkin aku bakal melahirkan"


"iya kamu tunggu sebentar ya"


Mas Danu langsung lari menuju kamarnya dan mengambil sebuah tas yang memang sudah disiapkan jauh jauh hari untuk persiapan persalinan.

__ADS_1


Mas Danu langsung melajukan mobilnya secepat kilat.beruntung jarak rumah sakit dan rumahnya tidak terlalu jauh jadi tidak membutuhkan waktu lama mereka segera sampai.


Airin langsung dibawa keruang persalinan dan ternyata ia sudah bukaan 5.


dan Mas Danu sibuk menghubungi kedua orang tuanya dan juga mertuanya.


dan orang tua mas danu segera sampai.sedangkan orang tua Airin membutuhkan waktu yang sedikit lama karena jarak rumah mereka memang agak jauh.


Mas Danu masuk untuk memberi semangat Airin.


"bu Airin ini sudah bukaan penuh,ibu ikuti instruksi ya" kata seorang dokter.


"Airin mengikuti perintah dokter untuk mengejan,dan sambil menggenggam tangan mas Danu sangat erat.


setelah berjuang keras lahirlah buah hati mereka.


"selamat bu,pak bayi anda laki laki, beratnya 3,5kg dan tingginya 50cm,


"makasih dok" jawab Airin

__ADS_1


dan dokter segera menengkurapkan bayinya didada Airin,tangis yang tadi nya pecah seketika redam saat kulit bayi dan kulit Airin bersentuhan.


Airin menangis haru melihat bayinya.


__ADS_2