Menikahlah Dengannya

Menikahlah Dengannya
Hamil~2


__ADS_3

jam kantor telah usai dan Airin bergegas pulang dan tak lupa ia mampir kesebuah apotek didekat tempatnya bekerja.


sesampainya dirumah ia merebahkan dirinya yang berasa begitu letih,akhir akhir ini dia merasa begitu mudah lelah dan setiap pagi ia merasa begitu ngantuk padahal ia sudah cukup tidur malamnya.


Airin mulai bangkit dari kasurnya saat mendengar ketukan ibunya


"nakk mandi dulu terus makan" panggil ibunya


"iya bu" dan Airin bergegas untuk mandi,selesai mandi ia segera makan malam.setelah usai ia kembali kekamarnya.ia teringat sudah membeli taspack saat mampir diapotek tadi "haruskah aku tes sekarang" gumam Airin,ia memandangi alat tes kehamilan tersebut.dan ia mulai stalking digoogle,"ah mending besok pagi aja deh" putus airin setelah membaca referensi dari stalkingnya.


Airin bergegas gosok gigi dan tidur,ia merasa begitu letih dan capek.


pagi hari setelah ia terbangun ia teringat akan alat tes kehamilannya, ia akhirnya mengambilnya dan bergegas menuju kamar mandi, sebelum mandi ia terlebih dulu menggunakan alat tersebut.dannn hasil "astaga garis dua,berarti aku hamil" pekik Airin yang berusaha ia tahan. rasa senang begitu menyelimuti hatinya.ia mengelus elus perutnya yang masih rata "sayang kamu baik baik ya diperut ibu" gumam Airin sambil senyum senyum.


Airin teringat ia harus bergegas untuk mandi, ia mandi dengan cepat dan bersiap siap dengan tergesa gesa karena ia harus mengejar waktu.


Airin berniat memberitahu ibunya nanti malam sepulang kerja.agar momennya lebih santai.dan untuk mas Danu ia berniat memberi tahunya setelah ia pulang dan Airin ingin menunjukkan langsung hasil tes kehamilannya.

__ADS_1


sesampainya dikantor Airin duduk dengan muka yang tak berhenti memperlihatkan kesenangannya.sampai ia tidak sadar saat Ria menyapanya.


"Airin kamu ngelamun" tanya Ria karena ia dari tadi memanggilnya tapi tidak ada jawaban.


"kamu Ri kagetin aja sih Ri" sahut Airin


"kamu yang apa apaan dari tadi dipanggil gak nyaut nyaut"


Airin memilih mengabaikan omelan Ria dan kembali menerawang dengan senyum sumringahnya.


"apaan sihh Ria" sambil manyunin bibirnya.


"ehh gimana udah kamu tes?" tanya Ria yang ternyata bebarengan dengan datangnya Aryo dan Andi


"udah kok" jawab Airin santai


"trus gimana hasilnya" tanya Ria tidak sabaran

__ADS_1


"hasilnya bagus kok" jawab Airin memancing penasaran Ria


"ihh kamu pura pura bego deh" desis Ria


Airin ketawa karena merasa senang bisa menggoda Ria .


"okee kamu orang pertama yang aku kasih tau ya"


" iyaa gimana hasilnya" tanya Ria dengan antusias.


"hasilnya garis 2" jawab Airin dengan senyum mengembang dibibirnya.


"hah serius Rin" pekik Ria begitu kegirangan.


dan langsung menyalami Airin dan Airin membalasnya dengan senang hati.


disudut lain Aryo mendengarkan percakapan Airin dan Ria, namun ia pura pura tidak tau dengan topik pembicaraan mereka dan memilih diam dan pura pura fokus dengan pekerjaannya.dalam batin nya ia merasa senang sekaligus sedih. ia senang melihat Airin bahagia tapi ia sedih bahwa kenyataannya bukan ia penyebab kebahagiaan Airin.melainkan orang lain.(semoga kamu selalu bahagia Rin) batin Aryo.

__ADS_1


__ADS_2