
Saat Adit memeluk Qila untuk menenangkan sahabatnya itu tiba-tiba...
" Hey pasangan mesum, berani berbuat tidak senonoh di komplek kami kalian berdua harus di hukum. " Kata salah satu warga yang berdatangan ke rumah kontrakan Qila dan mengira kalau Qila dan Adit sedang melakukan hal yang tidak - tidak apalagi saat ini memang sudah malam sehingga menambah dugaan mereka.
Adit dan Qila begitu sangat terkejut karena telah di grebek warga di kompleks itu.
" Pak Bu tunggu sebentar, kami berdua tidak melakukan apa-apa, jangan menuduh sembarangan. " kata Qila tidak terima di sangka seperti itu.
" Halah... Kalau tidak ngapa-ngapain, kenapa kalian sedang berpelukan berdua malam - malam begini di rumah ini, ngaku saja, baru tinggal di sini sudah berbuat yang macam - macam " kata salah satu ibu - ibu yang ikut menggerebek mereka berdua.
" Cepat nikahkan mereka berdua, daripada berbuat zinah di komplek kita ini, dan membuat sial tempat ini, lebih baik segera di tindak lanjuti. " kata salah satu warga yang berada di situ.
" Benar ayo kita bawa mereka ke mesjid, langsung kita nikahkan saja mereka, ayo... " kata warga yang lainnya lagi.
__ADS_1
" Ayo... " sahut semua warga yang tiba - tiba menggerebek Qila dan Adit.
" Tapi pak, kami berdua tidak melakukan apa-apa, kenapa kami di hukum ?" kata Adit yang masih dalam keterkejutannya.
" Halah kalian sudah tidak bisa mengelak lagi, kami sudah melihatnya sendiri dengan mata kepala kami, kalau kalian berdua sedang berpelukan, setelah itu pasti kalian akan melakukan hal yang lebih. Maka dari itu, kami segera bertindak Sebelum terjadi hal yang tidak di inginkan " kata salah satu ibu - ibu yang juga berada di sana.
" Bu kami hanya berpelukan tidak melakukan hal lebih, ibu jangan nuduh sembarangan ya. " kata Qila yang kesal karena telah di tuduh sembarangan.
" Benar, cepat ambil keputusan, jangan terlalu lama karena kami tidak mau kompleks kami terkena sialnya " kata warga lagi.
" Pak Bu, tidak bisa begitu saya bersumpah kami berdua tidak melakukan apa-apa kami... " kata Qila yang bingung harus melakukan apa.
" Benar pak Bu, kami berdua tidak melakukan apa-apa, kenapa kalian seenaknya saja menghakimi kami " kata Adit yang sangat kesal dan juga bingung menghadapi semuanya.
__ADS_1
" Kami tidak butuh penjelasan kalian, karena kami sudah melihatnya dengan mata kepala kami sendiri perbuatan kalian tadi, cepat putuskan menikah malam ini, apa ke kantor polisi Hah... " kata pak RT dengan tegasnya dan langsung di anggukan oleh semua warga yang menggerebek itu.
" Baiklah, oke - oke kami terima hukumannya, dan malam ini juga kami siap menikah " kata Adit dan Qila pun kembali terkejut dengan penuturan Adit.
" Tapi ka, aku... " perkataan Qila langsung terpotong saat Adit memegang bahunya.
" Tenanglah semuanya akan baik-baik saja, kita hadapi yang ini dulu, sedangkan untuk urusan yang lain biar nanti kita pikirkan. " kata Adit pada Qila.
" Tapi aku... " sahut Qila yang kembali di potong Adit, karena Adit tahu apa yang akan Qila katakan.
" Tidak masalah, nanti akan ku urus maksud mu. " kata Adit yang langsung di anggukan oleh Qila
Lalu Aqila dan Adit langsung di giring dan di bawa kesebuah mesjid yang ada di komplek itu, sesampainya di sana, Qila dan Adit sedikit heran dengan keadaan di sana, tapi karena desakan orang banyak mereka berdua pun menurut saja.
__ADS_1