Menjadi Istri Dadakan

Menjadi Istri Dadakan
Episode 19


__ADS_3

Mendengar yang di ucapkan Adit seketika Qila...


"Hiks hiks hiks... Kak Adit jahat hiks hiks hiks... Kenapa kak Adit tidak langsung memintanya padaku hiks hiks hiks... Kenapa, Qila juga ingin merasakan sebuah pernikahan yang bahagia seperti ke banyakan impian setiap perempuan hiks hiks hiks hiks, Qila kecewa sama kakak hiks hiks hiks... " kata Qila sambil sesenggukan dan masih berada dalam pelukan suaminya.


" Maafkan aku ya, baiklah sesuai yang kau inginkan kali ini aku akan datang langsung meminta padamu dan kita akan mengulanginya lagi dari awal. " kata Adit.


" Tidak perlu ka, aku sudah menikah dua kali dengan mu, untuk apa lagi melakukan pernikahan " kata Qila dengan wajah cemberutnya.


" Baiklah istriku sayang, aku akan menuruti apapun yang akan kau katakan hmm... " kata Adit lagi sambil mengeratkan pelukannya.


" Huh untung cinta, kalau tidak sudah ku tinggalkan ka Adit saat ini karena sudah membohongiku. " kata Qila dalam hati sambil merasakan pelukan hangat suami dadakan untuk yang kedua kalinya.


" Ya sudah sekarang sudah malam, yu kita tidur besok kita bahas lagi semuanya. " kata Adit sambil membawa Qila kedalam kamar.

__ADS_1


" Pantas saja ka Adit memberikan ku pekerjaan seperti seorang istri, ternyata memang beneran seorang istri ternyata huh... " kata Qila setelah sampai di tempat tidur.


" Habisnya saat kita menikah, kau tidak mau melihat ku bahkan aku duduk di sampingmu pun kau tidak melihat ku sama sekali, dan langsung kabur begitu saja, makanya aku tidak langsung bilang padamu kalau aku lah suamimu. " kata Adit yang sudah merebahkan dirinya di atas tempat tidur lalu menarik Qila berbaring sambil memeluknya.


" Ka Adit sih tidak bilang main nikahin tanpa konfirmasi terlebih dahulu, Qila sampai ngontrak nih rumah agar bisa menghindar dari ka Adit, eh malah di nikahkan lagi sekarang. " kata Qila yang memeluk suaminya sambil berbaring.


" Berarti kita memang berjodoh sayang, meskipun dulu kau sering menolak perasaan ku, bahkan kemarin kau kabur setelah pernikahan kita, tetap saja sekarang kita kembali di satukan meskipun dengan cara di grebek seperti tadi. " kata Adit sambil tersenyum dan mencium kening Qila dengan sayangnya.


" Qila tidak bisa menghindar lagi kalau sudah begini, apalagi kak Adit sudah tahu perasaan Qila ke ka Adit yang sebenarnya, bahkan alasan Qila sampai mengontrak rumah ini. " kata Qila


Dan malam ini adalah malam pertama mereka berdua sebagai pengganti baru dan menikah untuk kedua kalinya, dengan penuh cinta dan kasih sayang, mereka berdua mencurahkan perasaannya.


___________

__ADS_1


Di tempat lain, saat ini Ningsih sudah berdandan se seksi mungkin untuk menggoda majikannya, bahkan Ningsih sudah memberi obat perangsang di dalam minuman yang akan ia berikan pada majikannya.


" Duh tuan Adit kemana ya, sudah tengah malam ko belum pulang juga. Gara - gara perempuan tidak jelas itu tu, pulang pakai di antara segala, huh awas saja dia besok kalau datang, ku beri pelajaran dia " gumam Ningsih pelan sambil mondar mandir di depan kamarnya menunggu Adit yang tak kunjung pulang.


Tanpa Ningsih ketahui Bu Ijah mendengar semuanya, karena bi Ijah berada tidak jauh dari sana.


" Wah kurang ajar nih perempuan, tidak tahu diri sama sekali, sudah berani macam-macam hendak menjebak tuan Adit, lihat saja besok kamu Ningsih, Sebelum kau memberi pelajaran pada non Aqila, aku yang akan lebih dulu memberi pelajaran padamu, agar kau tahu diri dan tidak bermimpi terlalu jauh. " kata Bu Ijah dalam hati sambil mengintip kelakuan pelayanan baru yang satu ini.


Setelah melihat dan mendengar itu bi Ijah pun meninggalkan tempat itu kembali ke kamarnya, sedangkan Ningsih masih setia menunggu majikannya pulang padahal malam sudah semakin larut.


Sedangkan yang di tunggu sekarang sedang memadu kasih menikmati malam pertama pernikahannya dengan sahabat yang sekarang sudah menjadi istri dadakannya, di sebuah rumah kontrakan yang baru Qila sewa tadi siang.


Adit dan Qila tidak menyangka, akan merasakan dan melalui malam pertama pernikahan di rumah kontrakan dengan tempat tidur seadanya.

__ADS_1


Tapi dengan cinta dan sayang mereka berdua yang begitu besar, membuat semuanya terasa indah bagaimanapun keadaan dan tempatnya sekarang.


__ADS_2