Menjadi Istri Dadakan

Menjadi Istri Dadakan
Episode 21


__ADS_3

Sesampainya Adit dan Qila di rumah, mereka berdua langsung di sambut sekuriti yang berjaga di depan.


" Selamat pagi tuan, neng Qila " sapa sekuriti itu.


" Pagi pak " sahut Qila sambil tersenyum.


" Hmm pagi " sahut Adit dengan nada dinginnya seperti biasa bila terhadap orang lain.


Setelah itu mereka berdua langsung melangkahkan menuju ke dalam rumah mereka, setelah masuk bertapa terkejutnya mereka berdua...


" Papah, mamah " kata Qila yang sangat terkejut melihat orang tuanya berada di situ.


" Bunda, papah, mamah " kata Adit juga yang tak kalah terkejutnya melihat orang tua mereka berada di situ sepagi ini.


" Kami datang ingin mengunjungi kalian, Qila maafkan papah sama mamah ya. " kata pak Arman yang juga di anggukan Bu lira.


" Iya sayang maafkan kami semua ya, kami tidak mengatakan ini terlebih dahulu padamu " kata Bu Rahma juga, ibunya Adit.

__ADS_1


Mendengar itu Adit hanya diam saja, ia tidak berani bicara karena ia juga salah di sini.


Mendengar kata dari orang tuanya dan juga mertuanya, sebenarnya Qila sangat kecewa, tapi karena Qila juga sangat menyayangi mereka maka Qila juga tidak bisa marah pada mereka semua.


Tapi Qila juga tidak bisa menahan rasa kesalnya karena mereka menyembunyikan semuanya darinya, alhasil saat ini Qila cemberut, dan hanya diam saja karena masih merasa kesal.


Qila melangkahkan kakinya menuju orang tuanya dan duduk di antara mereka semua.


" Traktir Qila makan di restoran bintang lima sekarang, karena Qila dan suami Qila belum sarapan, kalau tidak Qila tidak mau memaafkan kalian semua. " kata Qila dengan juteknya karena masih merasa kesal pada semuanya.


Mendengar itu mereka semua langsung tersenyum, mereka semua sangat tahu, sangat mudah membujuk Aqila meskipun ia sedang marah besar, yaitu menuruti semua yang Qila katakan.


" Baiklah kita berangkat sekarang, karena kami juga belum sarapan. " kata pak Arman dengan tersenyum pada keluarganya.


" Benar, bunda juga belum sempat sarapan karena pagi - pagi sudah langsung kesini " kata Bu Rahma sambil tersenyum juga pada semua.


" Baiklah semuanya, tunggu apa lagi kita berangkat sekarang " kata Adit sambil mengulurkan tangannya pada Qila dan langsung di sambut Qila dengan senang hati.

__ADS_1


Tanpa menunggu lama lagi mereka semua langsung berangkat menuju restoran bintang lima, dan Qila pun memesan makanan yang ia inginkan dan dengan senang hati Adit menurutinya.


Mereka semua sarapan dengan senangnya di dalam restoran itu.


___________________


Sedangkan di rumah saat ini Ningsih baru saja bangun.


" Astaga aku kesiangan, pasti tuan Adit sudah pulang sekarang, gawat ini harus cepat mandi sekarang. " kata Ningsih yang baru bangun tidur dan langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelah membersihkan diri Ningsih langsung merapikan penampilannya dan berdandan secantik mungkin untuk bertemu dengan majikan idolanya itu.


" Sempurna... Aku yakin setelah tuan Adit melihat penampilanku sekarang tuan Adit pasti langsung tertarik padaku, siapa yang menolak coba melihat si seksi Ningsih sekarang. " kata Ningsih dengan pedenya mengenakan pakaian seksi di depan cermin.


" Sebaiknya aku keluar sekarang, tuan Adit tersayang, tunggulah Ningsih yang seksi dan cantik jelita ini. " kata Ningsih lagi sambil tersenyum melangkahkan kakinya keluar kamar.


Dan ketika Ningsih sampai di depan pintu kamarnya, tiba - tiba...

__ADS_1


Crek crek crek...


__ADS_2