
Setelah selesai membeli pakaian dan mengganti pakaiannya, Qila dan Adit pun keluar dari toko itu. Dan saat keluar Qila sangat terkejut melihat seseorang, dan langsung bersembunyi di belakang Adit.
" Ada apa Qila ?" tanya Adit
" Itu ada mobil orang tua ku lewat biarkan aku bersembunyi sebentar. " jawab Qila sambil mengintip.
Adit pun melihat kearah mobil yang sedang lewat itu, dan tanpa sepengetahuan Qila Adit mengacungkan jempol nya di bawah, dan orang tua Qila yang berada dalam mobil itu pun melihatnya dan mengerti, lalu langsung berlalu begitu saja.
" Qila mobilnya sudah lewat, kamu bilang itu mobil orang tua kamu, kenapa kamu malah sembunyi " kata Adit.
" Nanti Qila cerita ka, sebaiknya kita pergi dari sini dulu sekarang. " Ajak Qila yang sudah berdiri di sebelah Adit.
" Ya sudah, Ayo masuk ke mobil " kata Adit dan langsung di anggukan oleh Qila.
Mereka berdua langsung masuk ke dalam mobil Adit dan Adit pun langsung menjalankan mobilnya.
" Kamu mau di antara kemana La?" tanya Adit lagi.
" Antara Qila cari kosan ya ka, sebenarnya saat ini Qila lagi kabur dari orang tua Qila dan dari seseorang yang tidak Qila ketahui. " Jawab Qila saat mereka sudah di perjalanan.
" Kabur, memangnya kenapa La, apa yang sudah terjadi ?" tanya Adit lagi
" Sebenarnya Qila... " Qila menceritakan semuanya pada Adit, tentang statusnya yang berubah secara tiba-tiba, tanpa ia duga. Dan Qila pun menceritakan tentang dirinya saat kabur dari rumah sakit dan berakhir hampir di tabrak mobil yang ternyata itu adalah mobil Adit sekarang.
__ADS_1
" Jadi kamu sudah menikah sekarang, lalu kenapa harus kabur - kaburan Qila ?" tanya Adit yang masih tidak mengerti.
" Qila mau menenangkan diri dulu ka, Qila masih syok dan tidak percaya dengan yang terjadi sekarang, dan Qila butuh waktu untuk menerima semuanya. Jadi tolong Qila nyari kosannya ya ka" kata Qila dengan wajah melasnya.
" Tapi ini sudah malam, besok saja ya. Lebih baik sekarang kamu nginap saja di rumah ku gimana " ajak Adit
" Mmm... Iya juga ya, tapi apa ga ngerepotin kakak kalau Qila menginap di rumah kakak malam ini ?" tanya Qila
" Ga ngerepotin sama sekali La, aku malah senang ada temannya, ya sudah kita kerumah ku sekarang ya " kata Adit dan langsung di anggukan Qila.
Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh akhirnya mereka berdua sampai di sebuah rumah yang lumayan besar, dan kelihatan begitu sangat indah dan nyaman.
" Wah... Bagus banget rumah kakak, ka Adit sudah sukses ya sekarang sampai memiliki rumah sebagus ini. " kata Qila yang sudah berada di depan rumah Adit.
" Ayo masuk. " ajak Adit
" Iya ka, ka Adit tinggal sendiri di rumah ini ?" tanya Qila lagi dan mengikuti Adit dari belakang masuk ke dalam rumah mewah itu.
" Tidak, ada beberapa pelayan yang bekerja di rumah ini, yu duduk dulu " kata Adit dan Qila pun menurut saja.
Tidak lama seorang pelayan datang membawakan minuman untuk mereka berdua.
" Terimakasih mbak... " kata Qila sedangkan Adit hanya diam saja.
__ADS_1
Pelayanan itu hanya mengangguk dan tersenyum sedikit seperti tidak suka melihat Qila, dan Qila pun merasakan hal itu.
" Minum dulu Qila " kata Adit dan langsung di anggukan oleh Qila.
Mereka berdua minum dan bersantai bersama di ruang tamu.
" Kamu sudah makan La? " tanya Adit lagi.
" Belum ka, tadi niatnya ikut kondangan pengen makan makanan enak, eh malah terjadi hal yang tidak terduga, mana sempat kepikiran makan lagi, bahkan lapar pun tidak terasa saat kejadian itu. " kata Qila apa adanya.
Mendengar itu Adit tersenyum dan geleng-geleng kepala mendengar ucapan Qila, itulah yang Adit suka dari Qila, ia selalu jujur dan apa adanya, bahkan Qila tidak sungkan mengungkapkan apa yang sedang ia rasakan pada teman sekaligus sahabatnya itu.
" Ya sudah yu kita makan sekarang, aku juga kebetulan belum makan. " ajak Adit dan dengan senang hati Qila mengangguk dengan sangat antusias nya.
" Asyiiik...Ini nih enaknya punya teman orang kaya, baik hati dan pengertian lagi, beruntungnya aku... " kata Qila dengan senangnya mengikuti Adit menuju meja makan.
Mendengar ucapan Qila itu, Adit kembali tersenyum dan mengusap - usap kepala Qila saking gemasnya dengan sikap Qila sekarang.
Qila pun hanya diam saja saat Adit begitu padanya, karena saat mereka berdua bersama dulu, hal seperti ini sudah biasa untuk mereka berdua.
Ketika mereka berdua sudah sampai di meja makan, tiba - tiba...
Buukkhh...
__ADS_1