Menjadi Istri Dadakan

Menjadi Istri Dadakan
Episode 36


__ADS_3

Masih dalam pelukan Adit Qila tersenyum dan mengusap pundak suaminya.


" Qila sengaja melakukan itu kak, tapi bukan berarti Qila tidak percaya pada kakak, Qila hanya tidak ingin ikut campur dengan masalah antara ka Adit dan ka Nilam, maka dari itu Qila minta selesaikan dulu urusan kakak dengannya baru buktikan pada Qila kalau Kaka tidak bersalah. " kata Qila


" Apa sekarang kau sudah percaya padaku makanya kamu kembali ?" tanya Adit lagi


" Iya, Qila percaya pada kakak, makanya Qila di sini, tapi Qila juga butuh bukti, apa ka Adit bisa membuktikannya ?" tanya Qila balik.


" Baiklah aku akan membuktikan padamu kalau aku tidak bersalah, dan perempuan sialan itu hanya memfitnah ku saja, ikut aku sekarang " kata Adit lagi dan langsung menuntun Qila masuk kedalam ruangan kerjanya.


Qila menurut saja saat Adit membawanya, karena Qila memang butuh bukti.


" Coba kamu lihat, ini adalah rekan cctv yang ada di ruangan ku, dan ini rekaman waktu itu. " kata Adit sambil menunjukkan rekaman cctv ruangan kantornya melalui komputer.

__ADS_1


Qila pun melihat rekaman itu dari awal Nilam datang sampai Nilam di seret dan di usir secara paksa keluar dari kantor Adit tadi siang, lengkap dengan suaranya, saat kejadian itu terekam jelas di Vidio cctv itu.


Setelah melihat seluruh rekaman itu, Qila langsung memeluk suaminya, dan meminta maaf.


" Maafkan Qila ya ka, Qila sempat terpengaruh dengan omongan ka Nilam, dan lebih mempercayainya dari pada suami Qila sendiri, maafin Qila. " kata Qila yang sungguh - sungguh meminta maaf karena pergi begitu saja tanpa mendengarkan penjelasan suaminya.


" Tidak apa-apa sayang, tapi lain kali aku minta padamu, tolong percayalah padaku, kalau aku tidak akan melakukan apapun pada perempuan lain, aku hanya mencintaimu, tetaplah bersamaku hmm... " sahut Adit yang lega bisa membuktikan kalau ia tidak bersalah dan hanya di fitnah.


Mendengar itu Adit mengeratkan pelukannya.


" Kamu tidak perlu khawatir lagi sayang, soal Nilam, aku sudah mengurusnya dan bisa ku pastikan ia tidak akan bisa menggangu kita lagi hmm... Dan yang harus kau tahu, kalau apapun yang juga sudah menjadi milikku akan tetap selamanya menjadi milikku, karena aku juga tidak akan pernah melepaskannya, karena perjuanganku sangat besar untuk itu jadi tidak akan pernah ku lepaskan setelah aku memilikinya. " kata Adit juga sambil mencium pucuk kepala Qila dengan sepenuh cinta dan kasih sayangnya.


___________________________

__ADS_1


Sedangkan nasib Nilam saat ini sudah sangat mengenaskan di sebuah tempat yang sangat kumuh di sebuah ruangan, ia mendapatkan siksaan dan penganiayaan yang sangat sadis di lakukan oleh segerombolan orang berjubah hitam yang mengaku sebagai anak buah dari Stevano Aditya, dan itu membuat Nilam begitu sangat terkejut.


Nilam tidak menyangka kalau Adit bisa sekejam ini, Adit menghukumnya tanpa harus langsung mengotori tangannya, dan hanya memerintahkan anak buahnya untuk membereskan Nilam.


Dan saat ini Nilam sudah sangat lemah dan sekarat terikat di sebuah kursi di dalam ruangan yang sangat gelap.


" Aku tidak menyangka, kalau mencintaimu dan hanya ingin memilikimu bisa mendapatkan semua ini, aku menyesal sudah mengenalmu dan memberikan hati ini untuk mu, ternyata kau tidak lebih hanya seorang iblis berwujud manusia Adit. Maafkan aku Qila, aku sudah menyakitimu, semoga kau selalu bahagia bersamanya, aku minta maaf Qila... " kata Nilam untuk yang terakhir kalinya dan setelah itu Nilam menghembuskan nafas terakhirnya tanpa di ketahui siapa pun, kecuali Adit dan anak buahnya saja.


Begitulah sebenarnya sosok Stevano Aditya, ia akan seperti malaikat hanya untuk orang yang di cintai dan di sayanginya, tapi ia akan berubah menjadi iblis yang tidak memiliki perasaan kalau ada orang yang sudah membuatnya kesal apalagi sampai membuatnya marah, sehingga ia tidak memiliki belas kasih lagi terhadap orang itu.


Dan sifat Adit yang seperti itu hanya di ketahui oleh Roy asisten pribadinya, anak buahnya, serta rekan bisnis dan juga karyawan nya saja, makanya saat ini Adit jadi pengusaha paling sukses, dan di kenal sangat kejam sehingga tidak ada yang berani melawannya.


Berbeda dengan Qila, ia tidak mengetahui sama sekali tentang itu, karena meskipun Adit adalah sahabatnya, tapi sudah lama mereka tidak bertemu, dan bertemu ketika sudah menjadi istri dadakannya Adit saja, sehingga tidak tahu sama sekali keseluruhan sikap Adit yang sebenarnya.

__ADS_1


__ADS_2