
Sepulang dari rumah tante Putri, Edogawa langsung mendatangi mama nya, Amelia. Dia harus segera meminta penjelasan kepada mama nya perihal om Marcos.
"Edogawa!? Ada apa sayang? Tumben malam-malam seperti ini kamu datang ke rumah mama? Ada masalah apa, sayang?" tanya Amelia. Edogawa langsung masuk ke rumah dan duduk di ruang keluarga setelah mencium pipi kanan dan pipi kiri mama nya. Amelia ikut duduk di samping putra nya itu.
"Maaf, ma! Aku menggangu istirahat mama," ucap Edogawa.
"Tidak apa-apa! Mama juga belum tidur kok sayang. Ada yang penting kah, sehingga kamu datang ke rumah mama selarut ini," kata Amelia.
"Aku tadi habis dari tempat tante Putri, ma! Di sana makan-makan bersama dan setelah itu nonton film bareng. Lalu setelah pulang mengantarkan papa, meluncur ke mari. Ada yang mengganjal dalam hatiku ma! Mama pasti paham aku kan? Aku orangnya selalu penasaran jika belum mendapatkan titik kejelasan," jelas Edogawa. Amelia mengernyitkan dahinya.
"Sebenarnya ada masalah apa sih? Mama menjadi penasaran," kata Amelia.
__ADS_1
"Tadi sebelum tiba di rumah tante Amelia, aku melihat om Marcos, ma! Karena aku penasaran, akhirnya aku datangi dan aku sapa om Marcos," ucap Edogawa.
"Pasti om Marcos sudah memberitahu mama kan, jika tadi ketemu dengan aku," sambung Edogawa.
"Eh, iya! Marcos sudah menceritakan nya pada mama lewat pesan chat WA," kata Amelia.
"Jadi benar? Kalau om Marcos sebenarnya sudah memiliki istri?" sahut Edogawa.
"Edogawa?" gumam Amelia.
"Edogawa!" sahut Amelia.
__ADS_1
"Ini belum terlambat, ma! Lebih baik mama akhiri hubungan itu. Daripada mama menjadi wanita yang menyebabkan rusaknya rumah tangga om Marcos. Aku yakin, mama pasti bisa kan? Bisa lepas dari om Marcos. Tanpa om Marcos, mama masih bisa bahagia. Mama wanita hebat dan mandiri. Mama pasti juga pernah merasakan menjadi seorang istri. Bagaimana rasanya kalau dikhianati oleh laki-laki yang mama cintai?" kata Edogawa panjang lebar.
"Edogawa?" ucap Amelia seraya memeluk putra nya itu. Edogawa mengusap punggung mama nya yang kini menangis sesenggukan.
"Mama pasti bisa kan, putus hubungan dengan om Marcos?" kata Edogawa.
"Tapi, Edogawa?! Mama sudah terlanjur menyayangi om Marcos. Bahkan kami sudah sangat jauh melangkah," jelas Amelia.
"Aku sangat tahu itu ma! Hubungan lawan jenis apalagi pria wanita yang sudah pernah sama-sama merasakan kehangatan partner di ranjang dan sama-sama menikah jika mereka berselingkuh sudah pasti melakukan persetubuhan. Itu tidak bisa dipungkiri lagi ma!" ucap Edogawa.
"Tapi, Edogawa! Beri mama waktu untuk mengakhiri hubungan dengan om Marcos," kata Amelia.
__ADS_1
"Jangan ditunda-tunda lagi, ma! Mulai besok mama harus belajar melupakan om Marcos. Yang aku lihat, Om Marcos sebenarnya sangat mencintai istrinya. Demikian juga istrinya menyayangi om Marcos. Aku rasa, om Marcos hanya khilaf saja. Jika. om Marcos disuruh memilih, dia pasti akan memberatkan istri nya dibandingkan dengan mama. Dalam hal ini, mama lah yang akan tersakiti dan menjadi korban. Lebih baik mama akhiri saja sebelum mama merasakan rasa cinta yang besar terhadap om Marcos," ucap Edogawa.
"Aku akan berusaha, sayang!" sahut Amelia seraya memeluk putranya itu.