MENYUKAI ADIK TIRI

MENYUKAI ADIK TIRI
BAB 35


__ADS_3

"Mama, aku telah menghamili adik tiriku sendiri!" ucap Edogawa pada mama nya Amelia.


"Apa? Edo, sebenarnya apa yang telah terjadi sayang? Kenapa kamu tega melakukan itu terhadap saudara tiri kamu sendiri, Edo?" sahut Amelia.


"Maaf, ma! Aku, aku khilaf mama! Aku saat itu mabok ma! Lebih tepatnya aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri, saat mendapati Elsa di dalam kamarnya sedang tidur. Aku, aku tidak bisa menahan diriku, ma!" ucap jujur Edo pada mama nya. Amelia menyipitkan bola matanya menatap lekat dan tajam kepada putra nya itu.


"Kamu menyukai Elsa, adik tiri kamu sendiri?" tebak Amelia. Pernyataan itu membuat Edo menjadi gugup. Serta merta Edo mengakuinya dan mengangguk pelan.


"Sudah mama duga! Saat kamu datang ke rumah mama bersama adik tiri kamu itu, mama pikir kamu sudah tertarik dengan saudara tiri kamu. Walaupun kamu pernah bercerita dengan mama kalau kamu sudah memiliki pacar yaitu Kiara," analisa Amelia.


"Mama, restui aku untuk menikahi Elsa. Aku harus bertanggung jawab atas semua yang sudah aku lakukan terhadap Elsa, ma!" kata Edo.


"Apakah papa dan mama tiri kamu sudah mengetahui ini? Kamu sudah mengatakan ini?" sahut Amelia.


"Rencananya setelah mengatakan ini pada mama. Aku akan berkata jujur pada papa. dan mama tiriku. Jika mereka marah dengan ku atas semua yang sudah aku lakukan terhadap Elsa, aku sudah siap menerima hukuman dari mereka," kata Edo.

__ADS_1


"Bagus! Memang seharusnya seperti itu! Ya sudah, sekarang jangan menunda lagi. Sekarang kamu harus menyampaikan permasalahan ini pada papa dan mama tiri kamu. Semoga mereka memaklumi dan memaafkan atas semua yang sudah kamu lakukan terhadap Elsa," ucap Amelia.


"Semoga saja, ma! Terimakasih ma! Maafkan Edo yang sudah membuat mama kecewa," kata Edo. Amelia memeluk putra nya itu.


Memang Edo sudah cukup umur untuk menikah. Namun yang sangat disayangkan, kenapa Edo menyukai Elsa dan bahkan telah menghamili Elsa. Sedangkan Elsa adalah anak kandung dari mama tiri nya. Apa yang akan dilakukan mama Putri jika terpaksa Elsa, Putri nya menikah dengan anak tiri nya.


Walaupun begitu, memang boleh saja menikah dengan saudara tiri yang merupakan bawaan dari anak dari orang tua mereka yang telah menjadi suami istri atau menikah. Penjelasan tersebut menyimpulkan bahwa tidak ada halangan bagi sesama anak tir yang merupakan sesama bawaan dari pihak suami atau istr untuk menikah dan menjadi pasangan suami istri. Meskipun kedua orang tua mereka masih dalam ikatan pernikahan.


🦋🦋🦋🦋🦋


"Maaf, pa! Peristiwa itu terjadi begitu saja, pa! Maaf pa!" sahut Edo. Pak Indra dan mama Putri kini saling berpandangan. Mama Putri hanya bisa diam. Dia tidak bisa marah karena semua sudah terjadi.


"Putri, maafkan Edo putra ku. Bagaimana pun juga, Edo harus menikahi Elsa, putri kamu," kata Pak Indra.


"Memang itu harus dilakukan oleh Edo. Dan dalam hal ini, aku akan mengalah, mas! Aku lebih baik mundur dan minta cerai dengan kamu. Karena bagaiamana pun, ini sungguh tidak etis. Kita lebih baik bercerai saja mas dan merelakan putra dan putri kita menikah. Ini lebih baik," sahut Mama Putri.

__ADS_1


Pak Indra dan Edo saling berpandangan lalu dengan cepat pak Indra menolak dengan tegas.


"Jangan Putri! Aku tidak akan pernah menceraikan kamu. Tidak ada yang salah jika saudara tiri saling menikah. Kenapa kita harus bercerai, sayang! Pokoknya aku tidak akan menceraikan kamu. Karena aku sudah jatuh cinta dengan kamu," kata pak Indra tegas.


"Tapi, mas! Bagaimana jika orang-orang mengatakan yang tidak tidak tentang masalah ini. Lebih baik kita bercerai supaya anak-anak kita bisa hidup bahagia," sahut Mama Putri.


"No, Putri! Aku mencintaimu. Aku tidak peduli orang bicara buruk tentang kita. Pokoknya aku tidak ingin bercerai dengan kamu," ucap pak Indra. Edo semakin merasa bersalah. Dia tidak pernah menyangka jika urusan nya menjadi serumit ini.


🦋🦋🦋🦋🦋


Mata Kiara tampak fokus menatap sebuah pisau di tangannya. Dengan tatapannya yang terlihat kosong dan memgisyaratkan sesuatu.


"Mati" ucap Kiara pelan, yang langsung menyayat nadi di lengan kirinya. Hingga sebuah darah pun mulai merembes keluar dari di lengannya itu. Hingga darah itu mulai berembes berjatuhan di lantai apartemennya.


Akan tetapi Kiara justru menatap darah itu dengan tatapan datar. Ia tidak terlihat kesakitan ataupun takut. Justru ia terlihat seperti lega. Lega Karna kematian yang ia inginkan telah berada di hadapannya.

__ADS_1


"Edo! Aku menyukai kamu Edo! Lebih baik aku mati daripada melihat kamu menikah dengan Elsa," ucap Kiara pelan. Di saat itulah Kiara luruh lemah dan tidak sadarkan diri.


__ADS_2