
Di dalam ruangan Hendry
Hendry tampak serius dengan kedua tanganya memegang bolpoint dan stampel, layar komputer di depannya juga masih menyala terang setelah menyelesaikan beberapa tandatangan dan stampel, tanganya berpindah ke keyboard menatap lekat layar di depannya.
Tok.. tok.. tok..
"Masukk.."
"Bos, sebentar lagi ada meeting, mau saya persiapkan berkasnya sekarang" kata sita
"Iya, siapkan saja sebentar lagi saya menyusul" Kata Hendra Tampa menoleh sedikitpun
"Baik" jawab sita sembari menundukan kepala dan berjalan keluar dari ruangan Hendra
tok... tok... tok...
"iya ada apa lagi...." seru Hendra
"itu bos ada nona Selly di depan memaksa masuk ke dalam" kata sita
"huhhhh ya udah deh suruh masuk aja" Hendra menghela nafas berat menyerah
dan kemudian.......
"ahhhh sayang aku kangen banget udah lama kita nggak ketemu loh, nggak ucapin selamat datang gitu aku kan baru balik, ayo sini peluk aku.... peluk...." Selly terus mengoceh dan bergelayutan manja di tangan Hendra.
"ihh minggir.... kerjaan aku gak kelar kelar nih!!!" Hendra mulai risih
"ihhh kok gitu sih... kerjaan kamu buat besok aja yahhh, sekarang kita ke mall, ayok temani aku shopping" Selly terus menarik tangan Hendra dan bergelayutan manja
__ADS_1
"udah deh kamu minggir!!!" Hendra menepis tangan Selly dan kembali melanjutkan yang ia kerjakan
"Kok kamu jadi nggak asik sih, ayok cepetannn!!" Selly kembali menarik tangan Hendra
"Aduh selly.... aku nggak bisa dokumen ini harus selesai sekarang juga dan sebentar lagi aku juga ada meeting jadi mendingan kamu pergi shoping sendiri yah, kalau nggak mau diam kamu keluar aja dari sini, mengganggu!!!!, awas!!!!" Hendra menepis tangan Selly dan kembali fokus pada layar di depannya
Selly yang mulai merasa diabaikan pun akhirnya beranjak keluar menghentakkan langkah dan menutup pintu ruangan Hendra kuat2.
melihat hal itu Hendra tersenyum puas dan lega, lalu bergantian masuklah sita.
"ayo bos kita berangkat sekarang dua menit lagi meeting nya mulai" katanya
"baik ayo" Hendra berdiri dan berjalan keluar mendahului sita mereka berkendara menuju tempat yang sudah mereka janjikan, sebuah cafe dengan nuansa ceria yang selalu ramai pengunjung.
Disisi lain Anne ditemani Nick yang tengah berbincang serius dengan asisten CEO perusahaan, ia terlihat serius dan terus berbicara kesana kemari tanpa henti, selang beberapa jam kemudian pembicaraan diakhiri dengan tanda tangan dan persetujuan kerjasama kedua belah pihak, mereka saling bersalaman dan pergi keluar dari sana.
"Nick soal pertemuan dengan CEO songong itu kau atur aja, aku pusing, suruh siapa aja buat jadi CEO sementara, kalaupun nanti aku jujur juga gak bakalan percaya dia" Kata Anne
"Non mau ikut kami meeting atau mau diantar pulang" ucap Nick kemudian
"ngga usah deh, aku mau pulang sendiri aja, soal meeting itu terserah kau, aku harus pergi juga soalnya" sambil membereskan tas dan merapihkan rambutnya
"ya udah Non hati2 dijalan, hasil meeting akan saya kirimkan ke non" Nick berdiri dan mengambil berkas di atas meja
"Oke kalau gitu aku pergi dulu Nick, kalau ada apa2 hubungi aja" Anne mengedipkan sebelah matanya dan melenggang meninggalkan Nick.
Hari ini jalanan yang biasa sepi terlihat sangat sesak oleh kendaraan, banyak orang berlalu lalang kesana kemari, Anne menghentikan kendaraanya didepan sebuah toko yang tampak sangat ramai dari luar.
banyak orang mengantre menunggu giliran berdesakan seperti melihat idola mereka.
__ADS_1
Anne turun dan menghentikan langkahnya di depan toko Roti Bill, ya itu toko roti milik keluarganya dan disanalah pusat toko roti Bill Keluarganya.
"ini ada apaan sih, rame banget, tumbenan" kata Anne pada diri sendiri lalu berjalan memaksa masuk.
"permisiiiiiiii....." seru Anne
sesampainya di dalam terlihat seorang perempuan cantik mengenakan Apron sibuk kesana kemari tanpa henti.
"Mamah ngapain disini" Anne heran
"Ya bikin kue lah melayani pelanggan tuh ngantri banyak, sinih bantuin mamah" Nela melambaikan tangan sembari terus berjalan kesana kemari
"Tumben banget mamah mau kesini, biasanya juga ngga" Anne berjalan menghampiri Mamahnya
"ya mamah kesepian di rumah jadi ke sini aja sekali kali" Kata Nela
"Iya iya maafin Anne deh ngga nemenin mamah di rumah soalnya lagi banyak meeting dan ngga bisa diwakilkan"
"Iya mamah tau makanya mamah kesini, papah kamu juga lagi sibuk handle perusahaan B si Justin adik kamu dari pagi pergi bilangnya ada perlu sama temen gitu" kata Nela memelas
"iya deh nanti malem Anne temenin mama tidur di rumah, gimana" Kata Anne
"Beneran nih" Ucap Nela penuh harap
"iya beneran lagian besok Anne lagi ngga ada meeting, paling juga beresin berkas berkas yang belum selesai" Kata Anne meyakinkan sang mamah
"Iya deh beneran loh, kalau ga jadi mamah sedih nih" Kali ini Nela sedikit manyunkan bibirnya
"iya mamah sayang" Ucap Anne manja sembari menyambar Apron di meja mulai memegang adonan kue
__ADS_1
terimakasih sudah sempatin mampir
jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaa 😉