Milionaire Life Of Love

Milionaire Life Of Love
IX


__ADS_3

Setelah seharian penuh menyusuri ruangan Anne duduk di salah satu sofa memperhatikan sang mamah yang mulai membongkar isi koper, satu persatu baju dan dress keluar dari dalam koper dan kebanyakan dress berwarna merah dan beberapa dress berwarna putih dan hitam.


lalu sesaat kemudian nampaklah sebuah sepatu heels branded dengan design yang sangat mewah, alaupun baru dilihat pun Anne tahu heels tersebut merupakan rancangan khusus designer proffesional, karena Anne sendiri tak pernah melihat heels se elegan dan se mewah itu lima heels berjajar rapi di depan Anne.


"Mah, heels nya buat Anne aja yah" kata Anne dengan mata berbinar mengambil heels itu dan saat hendak memakai mamah langsung merebut dari tangan Anne dan meletakan di tempat semula.


"ngga boleh, mamah aja pengin coba ngga berani, ini milik orang lain Anne, kalau kamu mau mamah juga bisa beliin yang kayak gini" Jelas mama


"Yaaah tapi kan mah, Baru dilihat aja Anne tau itu heels rancangan khusus mau cari dimana pun ngga bakal nemu" Kata Anne dengan terus menatap heels didepanya


"pokoknya ngga boleh, lagian heels kamu juga udah banyak tuh, itu juga ngga kami pakai semua kan" jelas mamah lagi.


"iya deh iya" kata Anne menyerah kemudian


Selesai berdebat dengan sang mamah, Tante Selly mulai menjelaskan rinci kejadian yang ada di angan-anganya, Tante menyimpulkan jika korban merupakan sepasang kekasih yang hendak meninggalkan kota dan kemungkinan salah satu dari mereka seorang pengusaha, namun Tante Selly tidak tau pasti, karena korban wanita juga nampak dari kalangan atas, melihat kenyataan bahwa tak banyak barang yang bisa dijadikan bukti dan ditelusuri dan korban yang menghilang membuat kasus yang tente Selly tangani menjadi semakin rumit, karena tak ada satupun petunjuk siapa identitas korban, semakin meyakinkan tente Selly bahwa kasus ini sudah seharusnya dihentikan dan dikubur dalam-dalam.


Mendengar penjelasan dari Tantenya membuat Anne semakin penasaran dan berinisiatif melakukan penyelidikan diam-diam, tanpa sepengetahuan sang mamah setelah semua selesai dijelaskan padanya, Anne kembali memasuki ruangan itu dan mengambil beberapa heels dan dress dan ia juga mengambil kembali kotak merah untuk membantunya menemukan petunjuk.


Anne keluar dari kamar dengan kamera yang terkalung di leher dan tas ransel kecil miliknya.


"Mahhh, Tanteee Anne pergi dulu....." Teriak Anne

__ADS_1


"Mau kemanaa..."Balas mamah berteriak dari dapur


"Ya... kemana aja pokoknya Anne pergi dulu dah mahh... tantee.... Anne pergi dulu" Kata Anne sambil sedikit berlari keluar.


"Hati hati dijalan Sayang .." lanjut Tante Selly


"siap Tante.. dahhhh" Anne berlari dan melaju menuju rumahnya sebelum itu ia memantau perkembangan cafe yang dikelola oleh karyawanya.


selesai mengurus cafe2 nya, Anne melanjutkan perjalananya menuju rumah, dan tak lupa ia langsung membongkar barang bawaannya dan memakai salah satu heels yang ia bawa, heels merah legam dengan ukiran yang rumit.


tiba tiba kepalanya pusing seakan ia sedang berputar2 pandangan matanya perlahan meredup, lalu gambaran2 itu muncul lagi seperti sedang menyusun sesuai urutan dan semestinya namun s belum hal itu selesai, Anne pingsan tak sadarkan diri di lantai.


hari mulai petang Anne mengerjakan mata memegang kepalanya yang masih sedikit pusing lalu melepaskan heels yang masih terpasang di kaki melemparkan ke sembarang arah dan berjalan perlahan menuju ranjang.


Drrrttt Drrrttttt


Anne mengambil ponselnya di nakas dan Nick menelpon


"Halo Nick Ada apa" tanya Anne


"Non saya cuma mengingatkan besok ada meeting" kata Nick dari seberang

__ADS_1


"iya saya tau, dimana?"


"Di restaurant xxx jam 8.30" kata Nick lagi


"baiklah besok saya kesana, kamu krsana dulu, saya menyusul" jelas Anne


"Baik non, dan juga perusahaan FT ENTERTAIMENT tadi menghubungi lagi ingin bertemu dengan CEO secepatnya, bagaimana Non" kata Nick agak merendahkan suaranya


"huhh dasar songong, gak tau diri kemarin kan udah diberitahu tapi gak percaya, udah ah Nick kamu atur aja pertemuannya, toh kalau masih gak percaya bukan saya yang rugi!!" kata Anne agak keras


"Baik Non kalau gitu Samapi jumpa besok"


dan telepon langsung ditutup oleh Nick, membayangkan muka CEO songong dan sombong dari FT ENTERTAIMENT membuat urat urat kemarahan Anne mengeras.


"Huwaaaaaaaaaahhhhh !!!!!!!!!"


"Dasar Hendry gilaaa!!!!!"


"Hhhh awas aja, kalau masih mau buat aku dongkol" Kata Anne menahan emosinya yang masih meluap2 tidak jelas.


Lagian kenapa aku pengin marah terus sih, duhhh mana ni perut sakit banget lagi, tumbenan juga kan harusnya masih lama, nggak mungkin juga berubah, ya udah deh cek dulu

__ADS_1


Anne beranjak menuju kamar mandi dan ternyata benar ia datang bulan, setelah ganti sekaligus mandi Anne kembali menuju tempat tidur.


__ADS_2