Milionaire Life Of Love

Milionaire Life Of Love
ACARA


__ADS_3

"Kakakkkk!!!"


"iyaa apaan!!" jawab Anne


"Calon Kakak tuhh ada didepan" lanjut Justin


"calon apa!!!" balas Anne teriak


"Calon ayah dari anak2 kakak lah apa lagi!!!!" kata Justin lagi


"ngaco kamu" jawab Anne sembari berjalan menghampiri adiknya


"Mana orangnya" lanjut Anne


"Tuuuuh" jawab Justin mengarahkan mukanya ke ruang tamu


"iya udah ah sana hus.. hus..." usir Anne


Anne menghampiri Hendry yang sedang duduk manis di sofa ruang tamu.


"ada apa" Anne mengawali


"ayok!!!" kata Hendry sambil memegang pergelangan tangan Anne menyeretnya keluar


"iiih lepasin mau kemana aku belum bilang sama papah mamah nih, lepasin dulu !" Anne memberontak


"ga usah tadi aku udah bilang sama Tante, katanya bawa aja, ayo cepetan apa mau aku iket" Kata Hendry


"iya iyaa.. lepasin Dong aku bisa jalan sendiri" Anne melepaskan tanganya paksa


Hendry berjalan mendahului Anne menuju mobilnya Anne mengikuti dibelakang sambil terus besungut kesal


"Masuk" Suruh Hendry


Anne hanya menuruti perkataan Hendry masuk ke dalam mobil.


entah kemana Hendry akan membawanya Anne hanya bisa pasrah, Setelah berputar putar entah kemana, akhirnya Hendry menepikan mobilnya di depan toko perhiasan, dan Anne langsung mengetahui apa yang akan Hendry lakukan jadi di hanya diam mengikutinya di belakang.


"pilih" kata Hendry singkat


huffff .....

__ADS_1


Anne menghela nafas malas melihat kelakuan Hendry yang begitu kaku dan irit bicara sama seperti ayahnya


Anne memilih sekenanya yang pas sesuai kata hati dan kata kantong Hendry 🤣.


selesai memilih Hendry kembali menarik tanganya menuju mobil.


"Aku antar pulang, jangan lupa besok" kata Hendry tanpa menoleh sedikitpun


"Iya, tau" Jawab Anne


sesampainya di depan kediaman Andreas Anne turun sedangkan Hendry langsung melakukan mobil tanpa mengatakan sepatah kata pun.


para pelayan mempersilahkan Anne begitu ia sampai.


rasa lelah yang mengha.liri Anne membuatnya tak memperdulikan apapun, ia langsung menuju kamarnya dan tidur tanpa mandi bahkan mengganti pakaiannya.


keesokan harinya


"Anne sayang... bangun nak, ayok cepetan MUA nya udah dateng tuh, ayok cepet bangun!!" teriak mamah sambil mengguncangkan tubuh Anne


"Apaa!!" teriak Anne terkejut


"duh masih ngantuk" sambung Anne kemudian lalu kembali tidur


"Cepet bangun nggak, mamah siram nih" kata Nala yang sudah bersiao menyiram


"iya.. iya ... nih Anne bangun ya mahh, itu gayung kembalikan dong, Anne Nanti mendi deh" jawab Anne takut takut


"iya udah cepetan kasian mbak MUA nya nungguin kamu dari tadi"


"iya iya mamah keluar dong nanti Anne mandi deh" kata Anne


"iya udah mamah keluar, jangan lama lama mandinya" ucap Nala sambil berjalan keluar


"siap mamah sayang... muahhh" ucap Anne berlari kecil menuju kamar mandi


setengah jam kemudian


"Tuh anak dibilangin jangan lama lama kok sampe sekarang belum keluar juga" kesal Nala


selesai mengatakan itu Anne keluar masih mengalungkan handuk di leher

__ADS_1


"he he hee... selamat pagi semuaaa" sapa Anne berteriak suaranya terdengar sampai seluruh ruangan


"lama amat , kan mamah bilang jangan lama2 tadi"


"iya tadi kan Anne berendam dulu" Kata Anne


Nala hanya menggelengkan kepala lalu menyeret Putrinya untuk segera dirias karena acaranya yang akan segera dimulai, dari perubahan rencana acaranya akan diadakan di hotel keluarga Wisson jadi mereka semua harus segera menuju kesana sesegera mungkin.


tak lama kemudian mereka pun sampai di hotel, disana sudah ramai para tamu undangan, dan kebanyakan dari mereka adalah kolega bisnis.


sebelum acara mulai tiba-tiba suara riuh rendah terdengar dari luar saat hendak melihat Muncul wartawan berdesak desakan di pintu masuk ruangan memaksa masuk, beberapa satpam bahkan kewalahan mencegah mereka masuk maka terjadilah acara potret memotret sebelum acara mulai, Anne hanya pasrah jika memang pernikahan terpaksa nya langsung tersebar luas ke penjuru dunia dengan status kedua orang tua mereka satu negeri pasti akan langsung mengetahui.


Pada saat acara penyerahan pengantin, Anne masih membetulkan riasan dan gaunnya, lima menit kemudian acara puncak pun dimulai, Anne di tuntun keluar dari ruangan menuju ruang utama, acara ucap selamat berlangsung sampai malam.


Mamah Anne yang melihat putri juga menantunya seperti kelelahan akhirnya menyuruh mereka masuk dan istirahat.


"Sayang kamu masuk aja Sanah istirahat, sisa tamu yang berdatangan biar kami yang sambut, ajak suami kamu masuk" kata mamah


"Baik mah" jawab Anne singkat


Anne berjalan tertatih-tatih mengangkat gaunnya dan melangkah menuju kamarnya Hendry yang melihat Anne begitu kesusahan merebut gaun yang sedang diangkat Anne dan mengangkatnya


"Ada apa sih" tanya Anne


"Mau dibantuin gak, kayaknya kamu kerepotan gitu" kata Hendry tanpa ekspresi


"Oke deh kalau gitu, thank you" balas Anne


""Cepetan jalanya, aku capek" ucap Hendry lagi


"Iya iya, sabar dong kan tau sendiri pakaian aku kayak gini, kalau mau.cepet sana jalan sendiri aku bisa kok jalan sendiri" balas Anne


Setelah beberapa saat berdebat kecil mereka sampai di depan pintu, Anne langsung membuka pintu dan menumbangkan tubuhnya diatas kasur tanpa mengganti pakaiannya, Hendry yang melihat itu hanya menggelengkan kepala kemudian ikut merebahkan diri di samping Anne.


keesokan harinya


"Duh pusing banget kepala aku" kata Anne sambil memegang kepalanya lalu


"semalam bukanya aku masih pake gaun yah, trus kenapa aku bisa pake kaos ini, sebenarnya apa yang terjadi semalam" heran Anne memandangi dirinya sendiri yang sudah berganti mengenakan kaos dan celana pendek lalu memandangi sebelahnya


"Waaaaa...." teriak Anne

__ADS_1


"Berisik banget sih, diamm!!!" kesal Hendry


__ADS_2