
"Perkenalkan.... namaku..." ucapnya lalu berhenti sejenak
"Namaku Dimitri Doyres" ucapnya
"aku tak ingin melukaimu jadi serahkan saja semua pusaka kehidupan nya padaku dengan baik" ucapnya lagi
"tak akan pernah, kau tak akan pernah memilikinya dan akan ku pastikan itu" ucap Anne
"dasar anak kecil keras kepala" Dimitri muncul dari kegelapan, sosok manusia nya yang tinggi dan dengan wajahnya yang sangat tampan itu hampir saja membuat Anne takjub
"kau manusia sepertiku dan sepertinya kau seumuran denganku" kata Anne melihat Dimitri dari atas sampai bawah
"dasar bocah, aku ini seribu tahun lebih tua darimu" ucap Dimitri
Tersulut api amarah Dimitri mengayunkan tangan mulai menyerang Anne, Anne yang terkejut dengan serangan tiba-tiba itu tak sempat menghindar lalu terjatuh.
Anne membalas dengan mengayunkan tongkat pada Dimitri, serangan demi serangan yang Anne lancarkan tak satupun mengenai Dimitri, Anne begitu kesal dan putus asa dengan terengah-engah kelelahan Anne mengumpulkan kekuatan, kedua matanya menyala rambutnya yang semula hitam perlahan berubah menjadi putih seputih salju, dua sayap putih muncul di punggungnya tongkat sihirnya perlahan memanjang dan membesar setinggi Anne.
seluruh kristal menyala terang, melihat itu Dimitri bersiap siap untuk melarikan diri l, namun belum sempat melarikan diri serangan Anne mengenai Dimitri, dengan sisa tenaganya ia berkata dengan lantang
"hei kau bocah, aku akan kembali aku tak akan menyerah sampai semua yang aku inginkan tercapai, kau dengar itu" setelah mengatakan itu Dimitri menghilang
"tak seru sama sekali, bahkan dia tak menyerangku, hanya membuatku kehilangan sebagian besar kekuatanku saja, dasar pengecut" ucap Anne pada dirinya sendiri
"lalu bagaimana aku pulang, aku tak tahu cara membuka portalnya" ucap Anne lagi
karena kelelahan Anne berkeliling di daratan kristal itu, Anne melihat sebuah gubuk kayu tua di tengah-tengah danau berkilau
"aneh sekali di dataran kristal seperti ini masih ada gubuk setua itu, sebaiknya aku memeriksanya sebentar" ucap Anne
Anne berjalan masuk ke dalam gubuk, begitu terkejutnya Anne melihat pemandangan di dalam gubuk, di dalam terlihat sangat luas Anne berjalan keluar gubuk lagi melihat dari agak jauh gubuk itu terlihat kecil dari sisi manapun, Anne kembali berlari ke dalam gubuk dan didalam Memang sangat luas ada tempat tidur, meja dan kursi, lalu ada juga kamar mandi semua perabotan di dalam seperti yang ada di dunia manusia Anne berjalan ke halaman belakang, Anne terkejut lagiada ribuan tanaman obat disana, dan semuanya berkualitas tinggi.
Anne memetik sebagian yang akan berguna untuknya dan ajaib tanaman yang sudah Anne petik kembali seperti semula seolah tak pernah dipetik sebelumnya.
Anne melangkah ke depan meja dan melihat sepucuk surat di sana.
*Untukmu
hai diriku dimasa depan, aku menulis surat ini untuk mengembalikan semua ingatanmu di masa lalu diriku di masa lalu harus meninggalkan tahta dan posisiku karena aku jatuh cinta dengan manusia, diriku di masa lalu ini sangat egois bukan, memang seandainya aku tak melakukan itu perang tak akan pecah di masa depan, maaf telah merepotkan mu diriku di masa depan, aku menulis surat ini dengan sisa kekuatanku, karena perjanjian alam, jika ratu penguasa meninggalkan takhtanya dan hidup bersama manusia maka kekuatannya perlahan hilang, di dunia manusia aku mengalami kecelakaan dan aku tak bisa menyelamatkan diriku karena kekuatanku habis, aku mengirimkan sisa kekuatanku dimasalalu ini kepada seseorang berharap diriku bisa terus hidup sampai masa depan, jika kau membaca surat ini, artinya diriku di masa lalu berhasil melakukanya.
__ADS_1
terimakasih diriku di masa depan sudah bertahan
dan ingatlah diriku, kau tak bisa jatuh cinta lagi pada manusia biasa
dari
Diriku di masa lalu*
Anne sedikit terkejut setelah menyelesaikan bacaannya kepalanya sangat sakit, Anne terduduk di lantai potongan ingatan mulai muncul satu persatu memenuhi kepalanya
"apa itu"gumam Anne
Anne terduduk lemas, kepalanya masih sakit dengan sisa tenaganya Anne mencoba membuka portal, namun sangat susah kakek Wisson tak pernah mengajarinya, pandangan Anne mulai kabur masih dengan keadaan pusing dan lelah anne mencoba untuk mempertahankan kesadarannya.
di sisa-sisa kesadarannya Anne melihat kakek Wisson berada di depannya, dan juga Hendry mamah dan papah juga disana, Anne tersenyum lega lalu kedua matanya mulai menutup, biarkan ia beristirahat sejenak Anne kelelahan.
setelah kakek Wisson keluar dari dunia sihir kakek Wisson mengeluarkan semua orang yang ada di dimensi pribadinya, Nala ibu Anne merasa lemas begitu keluar dari sana
"pah.. bagaimana keadaan Anne, harusnya kita membantunya, Anne tak bisa melakukan itu sendirian, orang itu tak mudah untuk dikalahkan, bahkan kita berdua melakukanya bersama kita kalah, bagaimana ini"
Nala mondar-mandir tanpa henti kedua tangannya Tek berhenti bergerak
kakek Wisson mengetukkan tongkat muncul sebuah bola kaca dan mereka bisa melihat pertarungan Anne.
Melihat itu nala semakin khawatir bahkan hampir menangis, melihat itu Hendry mencoba untuk menenangkan ibu mertua nya.
"tenanglah Bu, saya yakin Anne bisa melakukanya, dia bahkan lebih kuat dariku" ucap Hendry
mendengar itu nala menjadi sedikit tenang
mereka semua melihat Anne bertarung beberapa saat kemudian pertarungan berakhir, setelah lawannya melarikan diri Anne terjatuh melihat itu dengan sigap kakek Wisson membuka portal Nala berlari menghampiri putrinya saat sampai Anne masih sedikit sadar, Hendry mengangkat Anne dan berlari membawa ke dalam mobil menuju ke rumah sakit.
semua orang menuju rumah sakit, Anne dibawa ke ruang VIP agar lebih tenang, mereka semua ingin Anne mendapatkan yang terbaik, Justin melihat kondisi kakaknya merasa terpukul, Justin pergi keluar ruangan dan menelpon seseorang.
Jordan dan Hendry bahkan melupakan perusahaan mereka, lalu tiba-tiba Hendry angkat bicara
"pah bagaimana perusahaannya" tanya Hendry
"papah yakin Nick mengurusnya dengan baik, aku sudah memberitahu Nick, Anne tak bisa datang ke Perusahaan sementara waktu, bagaimana dengan perusahaanmu" ucap Jordan
__ADS_1
"entah lah pah aku memang sudah memberitahu sekretaris ku, tapi aku tak tahu bagaimana keadaanya" jawab Hendry
"tenang saja setelah Anne sadar papah akan membantu mengurus jika ada kekacauan di perusahaanmu" celetuk Jordan sambil menepuk pundak Hendry
"terimakasih pah" jawab Hendry
"kemana Justin pergi" Tanya Nala
"sepertinya tadi keluar" papar kakek Wisson
tinnnnn tinnn tinnn
tiba tiba alat patient monitor nya berbunyi, dokter berlari masuk memeriksa kondisi Anne
"tak ada yang salah dengan pasien Anne, namun kenapa bisa begini, apa yang sebenarnya terjadi, ini tak masuk akal" ungkap dokter
kakek Wisson sepertinya mengerti sesuatu
"Jordan suruh semua petugas medis keluar ruangan dan tutup semua tirai nya jangan ada yang boleh masuk selain kita semua yang ada di sini" ujar kakek Wisson.
Jordan papah Anne hanya menurut ia mengurus semua suster dan dokter keluar lalu ia menutup pintu dan menutup semua tirai, untuk berjaga-jaga Nala memberikan mantra pelindung.
"Baik sepertinya nak Anne kehabisa energi sihir, bisakah kalian semua transfer sedikit energi kalian, sebenarnya aku membutuhkan Justin, tapi dimana dia" sergah kakek Wisson
...Tok tok tok...
"mah, pah Justin ini" ucap seseorang dari luar
Nala membuka pintu dan membawa Justin masuk
"kau darimana" tanya Jordan
"mengambil sesuatu di rumah kak Anne" ucap Justin
"apa itu" tanya Nala
Justin mengeluarkan sesuatu dari paper bag
Apa yang Justin bawa ya .....
__ADS_1
silahkan like dan komen bagi yang berkenanš¤