Milionaire Life Of Love

Milionaire Life Of Love
SATU KEJUTAN LAGI


__ADS_3

"Kamu bisa memberitahuku"


tiba2 suara seseorang yang Justin kenal terdengar entah darimana dan bagaimana ia masuk.


Justin hanya diam terpaku ditempat, menoleh perlahan dan betapa terkejutnya ia saat mengetahui siapa yang berbicara padanya


"Kak Hendry" ucap Justin


"Yes I am, ayo kamu bisa memberitahuku, siapa tau aku bisa membantumu" kata Hendry berjalan santai ke arah Justin lalu duduk di sebelahnya.


"tapi bagaimana mungkin kak Hendry ...." belum selesai Justin berbicara Hendry memotong


"Karena aku juga ada di sana" ucap hendry tanpa beban


"tapi aku ngga liat kak.... " ucapan Justin dipotong lagi oleh Hendry


"percayalah ,Aku ada di sana, tapi kau tak bisa melihatku" Sambung Hendry


semua pertanyaan Justin terjawab sekarang


"Baiklah kak, aku tak mengerti dengan semuanya sejak awal" jelas Justin


"apa yang tak kau mengerti, kau sendiri mempunyai kekuatan itu, kau tau?" Hendry mulai menjelaskan satu per satu


"tapi bagaimana bisa" Justin masih tak mengerti


"apa ada hal mustahil yang pernah terjadi padamu" ucap Hendry


"hal mustahil yah..." Justin mencoba mengingat apa yang pernah ia lakukan


dan kemudian


"oh.. dulu sewaktu aku masih SMP suatu kali aku pingsan, dan aku melihat diriku sendiri yang terbaring pingsan" jelas Justin


"yah.. hanya itu yang aku ingat" sambungnya

__ADS_1


"baiklah... jadi Justin semua yang kamu dengar dan semua yang kamu alami memang kenyataan jadi mulai sekarang biasakan dirimu, kau bisa membangkitkan kekuatanmu, aku bisa membantumu, namun tidak sekarang, keadaan sedang sangat berbahaya dan tidak memungkinkan"


Hendry membalikan badan hendak keluar dari kamar Justin saat tiba-tiba Justin menghentikannya


"tunggu kak, bagaimana caranya agar aku bisa menyusul mamah" tanya Justin


Hendry hanya diam dan menggelengkan kepala melanjutkan langkah keluar kamar Justin.


Justin yang menyaksikan itu hanya diam


Di kamar Anne


Anne sedang duduk berpikir keras, mengingat apa yang pernah mamah katakan padanya dulu saat ia kecil.


Anne ingat dulu mamah nya pernah mengatakan apa yang harus ia lakukan saat mamah nya tidak ada.


sudah hampir satu jam Anne coba mengingat sesuatu, namun tak satupun ia ingat.


"Apa yang harus aku lakukan" Anne menjambak rambutnya kebelakang frustasi


Hendry duduk disebelah Anne antara sadar dan tidak sadar Anne menyandarkan kepalanya di bahu Hendry.


Hendry sendiri terkejut dan tetap diam


"Jadi ada apa" ulang Hendry


"aku tak bisa mengingat apapun" ucap Anne


"apa yang harus kau ingat" kata Hendry


Anne terdiam menutup matanya perlahan merasa nyaman bersandar pada bahu Hendry Anne tertidur


"kenapa tidur" ucap Hendry kemudian mengangkat tubuh Anne dan meletakan ke tempat tidur.


Hendry terus memandangi setiap inchi wajah Istrinya, ada kedamaian sekaligus ketakutan besar yang belum muncul ia mengusap pelan pipi istrinya berlanjut ke dahi kemudian berdiri keluar kamar.

__ADS_1


Belum sempat menutup pintu kamar Justin menghadang Hendry


"kak Mana kak Anne" ucapnya


"tidur mau apa" jawab Hendry


"nggak ada, aku harus bicara sama kak Anne, permisi" Justin hendak menerobos masuk


namun dengan cepat Hendry mencekal tangan Justin menghentikannya.


"Bicara saja sama aku"balas Hendry


Justin mengeja nafas kasar melepaskan diri dari tangan kak Hendry.


berjalan menjauh tanpa mengatakan apapun, Hendry hanya menghela nafas pelan


"apa yang harus aku lakukan kek" keluh Hendry


Hendrry berjalan menuju kamar, Anne masih tertidur lelap ia berkata pelan


"maaf aku tak bisa katakan semuanya padamu, aku tidak bisa melihatmu sedih dan terpukul lagi, aku akan mengatakannya jika waktunya tepat" ucapnya lalu mengecup kening Anne kemudian bangun, sebelum kedua kakinya melangkah tangan Anne menarik ujung bajunya


"ada apa" ucap Anne dengan wajah masih sedikit mengantuk


Hendry hanya diam, tak ada jawaban dari Hendry Anne kembali mengajukan pertanyaan


"apa yang kamu bilang tadi" ucap Anne lagi


"ngga ada, udah tidur lagi aja sana" ucap Hendry


"papah mana" tanyanya lagi


"dibawah nonton TV" jawab Hendry lagi


"ooh ya udah" ucap Anne sebelum menutup matanya kembali melanjutkan tidur

__ADS_1


__ADS_2