Milionaire Life Of Love

Milionaire Life Of Love
ANNE MULAI MENYADARI


__ADS_3

"Wahhhhhh........." teriak Anne kagum, kali ini ia sedang memandangi bunga yang tidak ia kenal bunga itu baunya sangat harum serta mengeluarkan cahaya.


Anne melanjutkan kegiatannya itu dan melupakan tujuan utamanya, tadinya Anne hendak ke dapur membuat makanan namun sebelum sampai di dapur Anne mencium bau yang sangat harum yang membuatnya penasaran.


setelah dicari cari ternyata berasal dari bunga yang tidak pernah ia lihat di manapun sebelumnya dari semua koleksi foto bunga miliknya tidak ada yang seperti itu Anne berjongkok didepan bunga tersebut begitu lama kemudian berdiri dan masuk ke dalam kamar mengambil kamera usang kesayangannya dan mulai memotret, setelah puas memotret beberapa gambar ia memeriksa hasil jepretannya.


Anne sangat terkejut dengan hasil fotonya terdapat sepasang sayap imut tak dikenal dan yang ia tau itu bukanlah sayap capung karena ia tak melihat satu ekor capung pun disana yang ia lihat hanya sepasang sayap tanpa tubuh


"hmmm entahlah" kata Anne sambil mengedikkan bahu


"baik aku lapar sekarang saatnya makan" Anne berdiri lalu melangkah menuju dapur kamera yang ia kalungkan di leher ia biarkan bertenger di sana, sampai di depan peti es Anne mengambil beberapa bahan makanan dan membawanya ke meja ia mengubah posisi kamera di punggung dan mulai meracik satu persatu selesai meracik Anne menyiapkan bumbu dan mencuci semua yang telah tersedia lalu memasaknya.


bau harum masakan Anne menyeruak tercium oleh hidung Hendry yang sedang berendam, tubuhnya seperti tersihir dengan cepat kilat ia mengenakan pakaian kaos bercelana tanggung hendry berlari kecil menuruni tangga menuju Indra penciumannya membawa .


ia berhenti di pintu dapur di depan kompor Anne terlihat sibuk bercelemek dengan bahan sayuran bertebaran mmdimana-mana pisau berserakan dan panci yang sudah tidak pada tempatnya.

__ADS_1


"kekacauan apa yang kamu buat hah" tanya Hendry tanpa permisi


"Waaa" teriak Anne terkejut tanpa sadar melemparkan ladle (sendok sayur) air berbumbu yang menempel di ladle bertebaran mengenai muka Hendry.


"aww, hei hati-hati dong" ucap Hendry mengaduh pelan sambil mengusap-usap matanya.


"Maaf maaf, salah kamu gak ketuk pintu dulu sebelum masuk" kata Anne berjongkok mengambil sendok sayur lalu mencucinya dan kembali melanjutkan memasak


"apa yang kau masak" tanya Hendry mendekat ke arah wajan


"beracun gak tuh" tanya Hendry


"beracun kalau orang kayak kamu yang makan, kalau aku nggak papa deh kayaknya" kata Anne dengan santai" setelah Anne selesai mengucapkan hal itu Hendry langsung saja duduk terdiam memperhatikan Anne memakan hasil karyanya, sedangkan Hendry hanya bisa melihat sambil membayangkan makanan itu berjajar di dalam pikiranya dengan mulut terbuka hampir jatuh.


"Tuh kan ngelamun, udah ayo makan bareng aja, kamu pasti belum pernah makan makanan kayak gini" ucap Anne Percaya diri

__ADS_1


"Siapa bilang belum pernah" kata Hendry mengelak


"udah sini nanti aku habisin" kata Anne kemudian menarik lengan Hendry menuju meja di sana.


mereka duduk berdampingan menikmati makanan masing-masing dalam diam, Anne yang menyelesaikan makannya terlebih dahulu langsung bergerak cepat membereskan kekacauan di dapur tempatnya memasak tadi lalu dengan hati-hati membawa tumpukan perabot kotor menuju wastafel dan memulai mencucinya satu persatu, setelah selesai membersihkan dan merapikan semua kekacauan yang dirinya buat Anne kembali menuju halaman untuk melihat-lihat.


betapa terkejutnya Anne melihat bunga yang tadi pagi dilihatnya sudah hilang, namun siapa sangka Anne masih mencium aromanya ada di sekitar sini dan itu mengarah pada ruangan tertutup yang selalu dikunci itu Anne berjalan mengendap-endap menuju kesana sesampainya di depan pintu Sebuah debu warna warni seperti beterbangan mengelilingi Anne sedetik kemudian muncul sebuah gambar di lengannya, gambar bunga dengan tangkai pendek namun itu hanya muncul sesaat sebelum menghilang kembali.


"Apaan tadi itu" ucap Anne pada dirinya sendiri


"ada apa" Hendry tiba-tiba datang menghampiri Anne


"oh tidak ada, lanjutkan saja apa yang hendak kau lakukan" kata Anne


tiba-tiba sebuah suara terdengar dari dalam ruangan terkunci.

__ADS_1


Anne dan Hendry reflek berlari menuju asal suara


__ADS_2