Milionaire Life Of Love

Milionaire Life Of Love
VII


__ADS_3

Sore berlalu dan berganti menjadi malam, di malam yang dingin Anne duduk seorang diri di depan meja mengeluarkan kotak yang selalu membuatnya penasaran, tapi sekeras apapun ia berusaha mencari tahu sendiri ia tak pernah menemukan jawabannya. setelah lama menimang-nimang kotak merah itu, akhirnya Anne menyerah dan mengembalikan ketempat semula.


ia membuka laptop dan mulai mengecek email yang sudah berbaris rapih minta bagian untuk segera dibaca satu persatu, email yang masuk ia periksa dan pastikan sudah benar, dan Anne juga harus membenarkan beberapa file dan data yang agak salah, semua data-data itu adalah pekerjaan dari karyawanya yang Nick kirim.


Setelah satu jam memeriksa dan memastikan semuanya beres Anne membuka laman favoritnya dan sudah banyak sekali tawaran dan berbagai rentetan pertanyaan dari para penggemarnya, tak ada yang tau jika seseorang dibalik semua itu adalah Anne, karena ia adalah seorang fotografer online, semua hasil jepretan ia unggah di laman itu dan tak sedikit juga para penggemar yang berbaris menunggu unggahan foto Anne, sudah banyak para seniman yang menawari Anne menjadi fotografer mereka dan bahkan rela mengirim Anne ke luar negeri hanya karena hasil jepretan yang Anne ciptakan memang setara dengan fotografer profesional tingkat tinggi, tapi apalah daya Anne tetaplah Anne dengan sifatnya yang memang keras kepala dan tak suka kepopuleran membuat Anne sulit dibujuk untuk memasuki area populer bahkan mendekati terkenal saja dirinya tak mau.


Setelah senyum-senyum sendiri melihat penawaran yang begitu banyak seperti biasanya, ia beranjak bersiap-siap untuk tidur, jam mini di meja sudah menunjukan pukul 23.45 menandakan jika Anne harus segera tidur.


Setelah memastikan semua pintu dan jendela terkunci rapat Anne menjatuhkan tubuhnya di atas Ranjang dan menyelimuti seluruh tubuhnya sendiri.


...______________.___________________.___________...


Hari ini Anne bersiap sepagi mungkin membawa kotak merah dan tas punggung kecil juga kamera usang di lehernya, ia hendak mengunjungi rumah ayahnya dan menuntaskan rasa penasarannya.


Mobilnya melaju pelan diantara mobil2 lain, setelah memasuki jalanan sepi Anne mulai mempercepat laju mobil dan sampailah ia didepan gerbang seorang satpam dengan sopan membukakan pintu.


"Papah.... mamah... Anne pulang..." teriak Anne begitu sampai di depan pintu namun tak seorangpun yang dipanggilnya menjawab


"Bi Papah sama mamak kemana yah" tanyanya


"Tadi malam pergi Non dan sampai sekarang belum pulang" kata bibi


"oh ya udah, terus Justin kemana" kata Anne


"Ada di perpustakaan Non" jawab bibi lagi


Tanpa banyak bertanya lagi Anne langsung menuju perpustakaan, dan disana tampak Justin tengah membaca sebuah buku agak tebal dan beberapa buku besar di samping kananya. dan ia sangat fokus dengan yang satu itu sampai tak menyadari kedatangan Anne.


"Justin, tadi malam mamah sama papah kemana" kata Anne tiba2 dan tentu saja membuat Justin terkejut

__ADS_1


"duh kakak apaan gak ketuk pintu dulu, nggak tau orang tadi malam aku pulang mamah juga udah pergi kok" jawab Justin menengok sebentar lalu melanjutkan aksi membacanya


"ya udah deh, kamu juga jangan kebanyakan membaca buku materi sekali kali baca novel atau baca komik" Anne sedikit menekankan kata terakhirnya


"udah ah sana .. sana .. kakak bawel banget, suka suka aku dong mau baca buku apa" kata Justin ketus sambil mengibaskan tangan mengusir Anne.


Tak lama kemudian terdengar suara mobil dari arah depan, dan terlihat papah dan mamah pulang membawa seseorang dan Anne langsung menetahui siapa itu.


"Papah mamah gimana kabarnya" tanya Anne langsung menghambur ke pelukan sang mama


"Baik dong sayang gimana kabar kamu, ngga ada masalah kan selama kamu tinggal sendiri" tanya mamah


"aku baik dong mah, pasti ngga ada masalah dong Anne kan hebat" kata Anne menyombongkan diri


"Tante ngga di tanyain nih"


"hooh jelas ditanya dong, gimana kabar Tante Selly, apa Tante selalu dapat banyak kasus" kata Anne


"yah jangan gitu dong tan, Tante kan hebat semua kasus pasti selesai iya kan" kata Anne mengepalkan tangan menyemangati sang Tante


"wah jadi malu deh, ya udah ah ayo masuk dulu, kasian tuh mamah kamu dicuekin" kata Tante Selly terkekeh


Anne memperhatikan raut muka ibu nya yang mulai cemberut dan mengajak mereka semua masuk, Justin sudah menunggu di sofa dengan tablet di tangan.


dan tentu saja Anne langsung teringat kotak merah yang ia bawa, ia buru buru mengambilnya.


"mah, mamah tau ini kotak siapa" tanya Anne pada ibunya tapi justru Tante Selly yang bereaksi.


"Anne coba siniin bentar, Tante sampai lupa kalau kotak itu ada pada mamah mu" sahut Tante

__ADS_1


Anne menyerahkan kotak yang ia pegang dan Tante Selly membuka didalamnya terdapat sebuah foto lama yang agak terbakar dan dibawahnya terdapat testpack dan sebuah surat, kasus yang gagal ia tangani dan masih menjadi misteri baginya.


..


di Sebuah mobil yang tengah melaju cepat Hendry memeriksa data yang baru saja ayahnya kirimkan.


setelah memasuki bandara Sita segera berjalan menghampiri Hendry sebuah jet pribadi terparkir di depan sama.


Hendry dan juga Sita masuk kedalam jet dan memulai perjalananya menuju negeri sakura.


Sesampainya Hendry di tempat tujuan, dirinya langsung disambut oleh bunga sakura yang mulai jatuh perlahan bergantian seakan telah menanti kehadiran dirinya di negeri yang menyimpan banyak kenangan manis dan pahit sekaligus baginya.


.


.


.


.


.


.


.


Terimakasih bagi yang sudah mau mampir dan membaca, jangan lupa tinggalkan jejak kalian yah.. 🤗


maafkan jika masih banyak yang typo karena saya masih pemula.

__ADS_1


Thank You Very much.


__ADS_2