
"katakan apa yang kamu lakukan padaku" kata Anne
"Nggak ada, semalam kamu ganti baju sendiri sambil merem, dan maaf aku gak bisa tidur mengenakan baju" jawab Hendry santai
"Mana mungkin, itu mustahil" heran Anne
"Hei kenyataanya seperti itu, udah ah berisik, oh ya buatin aku susu" Kata Hendry
"Bwahahaha.... susu..." kata Anne dengan suara tertahan
"kenapa" tanya Hendry
"Gak papa" jawab Anne kemudian beranjak dan keluar menuju dapur
sesampainya di dapur Anne menepuk dahinya pelan
"oh ya di hotel gini mana ada susu di dapur" Kata Anne pada dirinya sendiri lalu ia memanggil karyawan hotel menyuruhnya membuat dua susu. setelah mengatakan itu Anne kembali menuju kamarnya.
"Mana?" tanya Hendry
"bentar lagi dianter kok" jawab Anne dengan santainya lalu berjalan menuju kamar mandi
seusai mandi diatas meja sudah tersedia sepiring makanan dan segelas susu sedangkan Hendry tak terlihat disana, mungkin itu sarapan paginya.
"habiskan sarapanmu hari ini kita harus segera menuju kediaman Wisson" Ucap Hendry tanpa menoleh sedikitpun
__ADS_1
"Hmm" jawab Anne singkat
Selesai menghabiskan sarapan pagi nya Anne membereskan gaun yang semalam ia kenakan lalu berjalan menuju meja rias merias diri sekenanya.
Hendry membawa koper berisi pakaian mereka lalu berjalan menuju mobil, Anne hanya mengikuti dibelakang, kira kira setengah jam berada di perjalanan akhirnya mereka sampai.
Anne turun dan melangkahkan kakinya masuk
saat hendak berjalan lebih dalam ke kediaman Wisson Anne merasakan aura yang sangat asing begitu dingin dan sangat mencekam Anne berhenti agak lama dan itu membuat Hendry membuka suara
"Kenapa, ayo masuk" ucap Hendry
"iya iya" jawab Anne
kediaman Wisson sangat berbeda dengan kediaman keluarganya hiasan-hiasan yang tertata rapi seperti sudah sangat lama membuat kesan kuno, lukisan yang tergantung seperti hidup mengawasi mereka semua, beberapa patung di halaman tadi juga membuat Anne agak takut.
"kita akan tinggal di bangunan belakang" kata Hendry tiba-tiba
Anne hanya mengangguk dan mengikuti Hendry menuju bangunan yang ia maksud, sesampainya disana Anne tercengang tidak percaya, bagaimana bisa ada tempat yang begitu indah seperti ini, halaman penuh bunga dan pohon unik, beberapa pohon buah memperindahnya, di tengah tengah halaman terdapat patung perempuan bak Dewi.
"Kamar kamu di bawah dan aku akan tidur diatas" kata Hendry membuyarkan lamunan Anne
"hooh jadi kita tidak sekamar, baguslah" jawab Anne singkat lalu melanjutkan lamunannya.
puas memandangi keindahan halaman Anne memutuskan untuk istirahat.
__ADS_1
Ruang utama kediaman Wisson
" pah, apa sebaiknya kita beritahu Anne yang sebenarnya" tanya Jack pada ayahnya
"hmmm itu terserah cucuku saja, aku tidak bisa ikut campur lagi pula cepat atau lambat Anne juga pasti mengetahuinya" jawab Kakek Wisson bijak
"Baik ayah, kalau begitu kami pergi dulu di sana sedang ada kekacauan sekarang, kami harus menghentikannya sendiri, aku titip anaku pah" kata Jack
"Baik pergilah janji untuk kembali kemari dengan selamat" kata kakek Wisson
lalu sebuah lubang hitam muncul didepan mereka, ayah dan ibu Hendry masuk kedalamnya lalu menghilang begitu saja.
"Hmm semoga kalian baik-baik saja" gumam kakek Wisson
"Dari dulu memang tidak seharusnya kalian bersatu, kekacauan akan terus terjadi sampai cucuku menghentikannya" lanjut kakek Wisson berbicara sendiri lalu berdiri dari duduknya berjalan menuju gedung belakang.
di gedung belakang terdapat empat kamar dan empat dapur serta empat kamar mandi dan satu ruangan yang selalu terkunci.
kakek Wisson menghilang di depan ruangan itu he dry yang melihat sang kakek dari atas hanya menghela nafas.
"maaf kek, aku belum bisa memenuhi permintaan kakek, semua itu seperti kutukan untuk ku, aku khawatir Anne akan bernasib sama seperti mereka, kali ini aku harus sangat berhati-hati, aku harap nasib Anne tak sama seperti wanitaku yang lain" ucap Hendry sedih mengingat istri-istrinya selalu menghilang secara misterius, ya Hendry sudah beberapa kali menikah dan semua wanitanya selalu mendapatkan nasib yang sama.
Tetapi saat pertama kali melihat dan bertemu Dengan Anne mulai saat itu hal aneh terjadi padanya setiap malam, ia terus bermimpi seperti melihat sebuah film kisah seseorang, dan ia merasa akrab dengan hal itu.
entah karena kebetulan atau takdir ternyata kakeknya dan Kakek Anne pernah membuat perjanjian, dan itulah yang membuat Semuanya terjadi secara mulus tanpa Hendry harus berjuang repot2 untuk bisa memiliki Anne.
__ADS_1
" Wahhhhhh....." tiba-tiba terdengar teriakan seseorang dari bawah, Hendry menoleh sebentar
"kenapa dia" ucap Hendry heran melihat Anne sedang berjongkok di depan tanaman bunga kuno keluarga mereka