Milionaire Life Of Love

Milionaire Life Of Love
JUSTIN


__ADS_3

Justin mengeluarkan sesuatu dari paper bag, sepasang sepatu heels merah.


Justin memasangkannya di kaki Anne, lingkar hitam dibawah mata Anne perlahan memudar wajah pucatnya perlahan membaik, luka yang Anne dapatkan saat berperang hilang, semua orang melihat dengan takjub, melihat yang Justin lakukan membuat Nala tak bisa menahan diri untuk bertanya.


"darimana kau tahu hal itu Justin" Nala berjalan mendekati Justin


"Justin tahu saja mah itulah yang harus Justin lakukan" jawab Justin


"ya tapi darimana kau tahu nak"kali ini papah yang bertanya


"apa papah lupa kalau Justin juga mewarisi kekuatan papah dan juga mamah" ungkap Justin


Nala dan Jordan saling bertukar pandang lalu menghela nafas pendek


"ya mamah tahu itu tapi sejak kapan kekuatanmu muncul, mamah Sudah menyegelnya, bagaimana segelnya lepas" tanya mamah


"sudah agak lama mah sejak mamah menghilang waktu itu" jelas Justin


"itu sudah sangat lama kenapa kau tak beritahu kami" tegas Jordan kali ini


"maaf mah, pah" sesal Justin


setelah berkata seperti itu Justin melihat jari Anne bergerak.


"kak Anne" seru Justin sambil mendekati Anne


Semua orang menoleh dan mendekati Anne, kakek Wisson menyentuh jidat Anne, kekuatan sihir kakek Wisson perlahan mengaliri Anne.


"apa yang kakek lakukan" tegas Justin


"memeriksa keadaan istrimu, apa lagi" jawab kakek Wisson santai


"sihir nak Anne sudah pulih sepenuhnya, bahkan sepertinya sihirnya lebih tinggi dari kita semua" ungkap kakek Wisson


Setelah kakek Wisson mengatakan itu, tubuh Anne perlahan melayang kedua sayap putihnya mengembang simbol di tubuh Anne menyala, rambut Anne juga berubah menjadi sangat panjang menyentuh tanah, Anne membuka kedua mata dan perlahan turun ke bawah.


dengan penampilan seperti itu membuat semua orang di dalam ruangan tercengang.


Hendry mendekati Anne dan memeluknya dengan erat.


"maafkan aku, harusnya aku bisa lebih kuat lagi agar bisa melindungi mu" ungkap Hendry dengan masih memeluk Anne


"apa yang kau lakukan, aku baik baik saja" Anne terkejut sekaligus bingung dengan perlakuan Hendry yang tiba-tiba


"ekhem ekhem...." papah Anne memberi tanda


Mendengar itu Hendry sontak melepaskan pelukannya.


"kakek, apa kakek mengenal Dimitri Doyres itu" tanya Anne


"hemmm...... ya sangat" jawab kakek Wisson


"benarkah, siapa dia kek" tanya Hendry kali ini


"maaf kakek tidak bisa mengatakannya" jawab kakek Wisson

__ADS_1


Anne memandangi kakinya, melihat sepasang sepatu itu terpasang Anne heran, siapa yang mengetahui dimana sepatu ini disimpan, Anne memandangi semua keluarganya, tatapanya terhenti pada Justin.


"Justin....." Anne meminta penjelasan


"maaf kak tidak ada yang boleh tahu identitas ku papah dan mamah sekalipun... Cukup kak anne saja" bisik Justin


"haihh.... baiklah, tapi ingat jangan lakukan hal yang membahayakan makhluk hidup ras atau suku apapun itu, kakak tidak akan menerimanya, lagi pula juga tidak ada yang akan tahu identitas Kakak, walaupun itu kau"


Justin mencoba mengukur kekuatan sihir kakaknya, namun sia-sia, sihir Anne seperti tak terlihat batasnya, Justin hanya menghela nafas pendek.


Anne memandangi satu persatu keluarganya, mereka semua terlihat bahagia sekarang.


Anne menyimpan kembali sayap, ia memandangi rambutnya yang sangat panjang, apa yang harus ia lakukan dengan rambut itu, karena sepertinya Anne tak bisa memotongnya.


Anne mengeluarkan seutas pita, mengikat ujung rambut dan menjadikanya bando, kini rambut Anne terlihat separuh lebih pendek, masalah selesai.


"pah, mah kakek, Anne pergi dulu ya" pamit Anne


"aku akan ikut denganmu" sambung Hendry


"ya baik pergilah, kau tak istirahat dulu" ungkap Nala


"tak perlu mah, anne baik-baik saja" jawab Anne


"baiklah kami pergi" pamit Anne lagi sambil berjalan menjauh


setelah Anne dan Hendry pergi tiba-tiba dokter dan suster berlarian masuk ruangan


"bagaimana kondisi Pasien" tanya dokter melihat pemandangan didepannya membuat Jordan tersenyum


Dokter memandang ranjang pasien yang sudah kosong, kakek Hendry mengetukan tongkat dalam sekejap mereka semua berpindah ke rumah keluarga Wisson hanya tersisa dokter dan perawat yang terlihat bingung.


"apa yang aku lakukan di ruangan kosong ini, bukankah aku banyak pasien hari ini" ucap dokter itu lalu berjalan keluar


Karena baru kali ini Justin melihat keseluruhan rumah keluarga Wisson, Justin merasa nyaman dengan hawa dingin rumah keluarga Wisson, sedangkan Nala dan Jordan terlihat agak tak nyaman.


"ada apa mah" tanya Justin


"bukankah disini agak dingin" tutur Nala


"ya memang, tapi Justin baik-baik saja dengan itu" jawab Justin


Justin berkeliling di dalam rumah keluarga Wisson, sampai di halaman belakang Justin merasa tertekan, padahal hanya ada taman bunga kecil dan sebuah bangunan bertingkat yang juga tak terlalu besar, ia merasa tak nyaman berada disana jadi Justin meninggalkan tempat itu dan mendekati kedua orang tuanya.


"pah bagaimana kabar perusahaan" Tanya Justin


"entahlah papah juga gak tahu, besok papah akan ke perusahaan" jawab Jordan


"pah perusahaan yang Anne pegang bagaimana" tanya Nala kali ini


"biar nanti papah telfon Anne mah, papah yakin Nick mampu menanganinya dengan baik" ungkap Jordan


"baiklah kalau begitu pak Wisson kami pulang dulu" pamit Nala pada kakek Wisson


"tunggu biar saya suruh sopir antar kalian" pinta kakek Wisson

__ADS_1


"baik, terimakasih pak Wisson, kami pulang dulu permisi" Nala Jordan dan juga Justin melangkah keluar meninggalkan kediaman Wisson, mobil hitam sudah menunggu di depan mereka bertiga membalikan badan dan membungkuk sopan pada kakek Wisson sebelum benar-benar pergi dari sana.


begitu sampai di kediaman Andreas Justin berlari masuk rumah, melihat itu nala dan Jordan hanya menggeleng pelan.


"pah ada yang aneh dengan Justin" ungkap Nala


"biarkan saja mah, biar dia menyimpan rahasianya, kalaupun Justin mau cerita masalahnya pasti dia sudah memberitahu mamah, iya kan" ucap Jordan


" iya sih, ya udah deh ayo lah kita masuk" ajal Nala kemudian


Sampai di dalam kamar Justin mencoba mengontrol energi sihirnya, entah sejak kapan energinya kacau, Justin duduk bersila di atas kasur dengan tangan mengepal diatas lutut,


saat sedang fokus pada posisi meditasinya Anne dan Hendry muncul tiba-tiba entah darimana, Justin membuka mata dan menghentikan meditasi nya


"kak, apa yang Kakak lakukan dikamarku, dan juga kenapa kak Hendry juga ikut" tanya Justin


"apa energi sihirmu kacau" tanya Anne


"bagaimana kakak tahu" tanya Justin


"lihatlah rambut dan tanda di lengan kananmu itu" ucap Anne


Justin beranjak dari kasur ke depan cermin dan benar saja warna rambutnya berubah menjadi seputih salju dan tanda di lengan kirinya muncul dan hilang terus menerus


"apa kau baru saja ke halaman belakang kediaman Wisson" tanya Anne lagi


"bagaimana kakak...." belum menyelesaikan perkataanya Anne memotong ucapan Justin


"ya karena disana penuh dengan energi sihir aneh, kakak sudah memberinya pelindung agar energinya tak mempengaruhi sekitarnya, ternyata tak berguna untukmu yah" ungkap Anne


"aku akan membantu menormalkan energimu" ucap Hendry kemudian


Justin mengangguk pelan, sementara itu Anne mengamati simbol di lengan Justin, kekuatan apa yang sebenarnya Justin miliki, karena simbolnya juga tak biasa.


Seperti sebuah jam dengan kelopak bunga


Jadi apa arti dari simbol itu


"Hendry aku pergi dulu" pamit Anne


"kau mau kemana, dan juga sepertinya kau harus mengubah panggilanmu pada suamimu ini" timpal Hendry


"ada deh sebentar" tutur Anne berlari meninggalkan Justin dan Hendry sembari memikirkan permintaan Hendry


Jadi bagaimana Anne harus memanggil Hendry


Suamiku, sayang atau Kak.


pusing memikirkan itu Anne, berlari dan sampai di depan pintu sebuah ruangan.


Anne berdiri di depan pintu kamarnya, ia masuk ke dalam lalu membuka ruang rahasia menghampiri sebuah rak penuh buku, mencari buku yang ia inginkan, dan benar saja memang ada sebuah buku yang Anne inginkan, sebuah buku tua kuno dengan tulisan LEGENDA SIMBOL dalam tulisan kuno, namun entah mengapa Anne bisa membacanya.


Anne membuka halaman demi halaman, ia berhenti setelah melihat lembaran dengan gambar simbol milik Justin namun penjelasan tentang kekuatan apa itu tak ada karena lembaran itu robek separuh, hanya ada lima kata yang tertulis


Saat bunga waktu terlahir maka b....

__ADS_1


__ADS_2