
"mereka kaum evil elf " ucap kakek Wisson seakan menjawab rasa penasaran Anne
tapi bagaimana kakek tau apa yang aku pikirkan
Anne kembali mengamati, tapi kali ini Anne tak begitu penasaran, Anne merasa bahwa suatu saat ia akan mengetahui siapa mereka semua
kakek membalikan badan menatap Anne sebentar kemudian melanjutkan langkahnya.
Anne terus mengikuti kakek Wisson sampai ia tiba di tempat sang sangat berbeda dengan yang ia lalui tadi, sejauh mata memandang yang terlihat hanya tempat penuh asap kesedihan terlihat di semua tempat, disisi lain ada api yang masih berkobar tangisan pilu mereka membuat Anne semakin sedih.
"apa yang terjadi disini kek" tanya Anne
"disinilah kekacauan baru saja terjadi, dia pasti sudah mengambil sihir di tubuh mereka semua, dan kita harus mencari kemana dia akan pergi kali ini sebelum dia menemukan daratan utama" ucap kakek Wisson.
"apa itu daratan utama, bukanya semua yang ada di sini adalah daratan" ucap Anne
kakek Wisson menggeleng kecil lalu berujar
"kau tau kita bukan berada di daratan sekarang, kita ada di dalam air, lebih tepatnya dibawah air"
"itu tak masuk akal kek, bagaimana kita bisa bernafas dibawah air, dan setahuku dibawah air tak mungkin ada makhluk terbang, seharusnya semacam duyung yang ada disini" jelas Anne
"tapi inilah negeri sihir Anne, semua yang ana di negeri sihir Tak pernah masuk diakal sehat manusia" jelas Kakek Wisson lagi
__ADS_1
"aku masih tak mengerti kek" ucap Anne
"begini di negeri sihir terdapat 6 lapisan daratan, kita sekarang ada di dataran paling rendah negeri sihir lapisan ke enam paling bawah tempat para evil elf, elf, dan kaum lapisan bawah lainya, diatasnya yaitu lapisan ke lima terdapat dataran air dimana suku duyung dan suku air tinggal, lalu diatasnya lagi tempat para demon dan evil, lalu lapisan ke tiga tempat para peri² kecil, dan lapisan ke dua tempat para hewan spiritual dan penyihir, dan daratan utama lah dimana para peri2 penguasa tinggal" kakek Wisson mengakhiri penjelasanya yang panjang lebar
Anne hanya mendengar dan mencoba memahami apa yang kakek Wisson baru saja jelaskan.
"kau tau nak, di daratan utama belum ada yang menghuni satupun" ucap kakek Wisson tiba-tiba
"bagaimana kakek bisa tau disana tak berpenghuni" sambung Anne
"karena para peri penguasa diturunkan paksa ke lapisan ke dua, setelah ratu peri menghilang terjadi perebutan kekuasaan dan terjadilah perang antar peri penguasa" jelas Kakek Wisson
"siapa ratu peri itu kek" tanya Anne
"kakek tidak tau, ratu peri tak pernah memperlihatkan wajahnya, wajahnya selalu tertutup topeng dan selalu membawa sehelai bulu burung Phoenix" jelas Kakek Wisson
sampai di depan pohon dengan buah yang bercahaya, kakek Wisson berhenti dan mengetukkan tangan pada batang pohon, keluar lah sebuah pintu di sana kakek masuk ke dalam dengan santai Anne mengikuti apa yang kakek Wisson lakukan.
mereka seperti berada di lorong tanpa dinding pikiran mereka seperti kosong sejenak kemudian berhenti dan muncul lagi sebuah pintu di depan mereka.
"keluarlah kita berada di lapisan kedua sekarang, kakek akan membawamu menemui seseorang, sebelum dia membuat kekacauan di sini" ucap kakek Wisson
"bertemu siapa kek" tanya Anne
__ADS_1
kakek Wisson tak menoleh ataupun menjawab Anne, ia hanya terus berjalan.
tak begitu jauh mereka berjalan kakek Wisson berhenti di depan sebuah bangunan menyerupai pohon bunga namun dengan batang yang begitu besar, ya itu adalah rumah berbentuk bunga.
...(Contohnya gitu lah ya)...
Kakek Wisson mengetuk pintu, keluarlah seorang wanita berambut hijau dengan daun2 menempel di seluruh rambut, baju hijau dengan hiasan daun daun, tak lupa juga telinga runcing dan kedua sayap lebar dibelakang punggung, parasnya yang cantik dan anggun seperti yang ada dalam cerita dongeng, namun mereka sangat tinggi, lebih tinggi dari manusia
"masuklah" katanya
Kakek Wisson masuk ke dalam tanpa basa-basi langsung duduk.
"siapa yang mempersilahkan kau duduk Wisson" ucapnya
Anne sedikit terkejut mendengar dia memanggil kakek Wisson hanya dengan nama, tanpa tambahan apapun
kakek Wisson seperti mengetahui apa yang Anne pikirkan
"dia lebih tua dari ku kau tau nak" ucap kakek Wisson
"oh, lalu berapa umurnya, dia terlihat sangat muda" ucap Anne
__ADS_1
"menurut umur manusia, umurku masih 17 tahun, oh ya namaku leafya folium , panggil saja Lea" ucapnya
"bahkan kau lebih muda dariku" ucap Anne