
"Laura ..... " teriak Nala
melihat Laura melayang di udara dengan kekuatan meluap-luap, Nala lebih terkejut dengan barrier yang mengelilingi pertempuran mereka berdua.
Nala kembali berlari menghampiri kakek Wisson dan yang lainnya, Nala mentransfer kekuatannya pada mereka semua.
"pulihkan kekuatan kalian, aku harus kembali mengawasi pertempuran mereka berdua" ucap Nala
Hal yang mustahil melihat seorang bayi kecil beradu kekuatan dengan orang dewasa, namun itulah yang Nala lihat sekarang.
"putriku melahirkan seorang bayi cantik yang yang luar biasa" ucap Nala
tiba-tiba saja Nala terserap masuk kedalam barrier, kekuatan Laura terserap oleh Nala, tanpa ia sadari Nala mulai menyerang.
sedangkan cucunya yang cantik hanya melayang-layang di udara dengan senyum cerianya.
Nala menyerang terus-menerus tanpa henti, namun tak sekalipun ia merasakan energinya menurun, sungguh hal yang tak pernah Nala alami sebelumnya.
disaat tunangan Selly mulai kelelahan Laura mendadak berteriak keras menangis Hendry datang dengan membawa sebotol susu dan hendak memberikan pada Nala namun botol susu itu melayang dengan sendirinya menuju Laura.
Laura meminum susu dengan botol yang melayang begitu menghabiskan sebotol susu Laura tertawa dan tunangan Selly tumbang dengan luka dalam yang sangat parah, ia setara dengan manusia biasa tanpa kekuatan sekarang.
kakek Wisson membawanya menuju penjara dunia sihir.
dua hari setelah berakhirnya kekacauan kecil itu Nala memutuskan untuk mencari tanaman obat, ia perlu membuat ramuan untuk Anne.
"sayang aku harus pergi selama beberapa Minggu, aku akan meminta Anne menyediakan stok susu lagi, aku harap keadaan putri sudah lebih baik sekarang" jelas Nala
"baiklah, apa kau perlu bantuan ku untuk mencari tanaman obatnya" usul Jordan
"tak perlu, aku yakin kau akan lebih lama menemukanya" senyum Nala
"baiklah aku akan pergi sekarang" sambungnya
"baiklah jaga dirimu, jangan sampai terluka mengerti" ucap Jordan
Mereka berdua berpelukan sebentar lalu Nala melambaikan tangan, ia terlebih dahulu menemui Justin dan Anne setelah selesai melakukan hal yang harus ia lakukan Nala membuka portal menuju daratan jamur terlebih dahulu, ada satu jamur yang harus Nala dapatkan Jamur peri hitam.
Setelah cukup lama Nala berkeliling namun ia tak kunjung menemukan yang ia cari, Nala memutuskan beristirahat sebentar diatas jamur merah raksasa, tiba-tiba datang peri kecil menghampiri Nala.
"salam Tuan putri apa yang terjadi" ucapnya
"aku mencari jamur peri hitam, kau tau dimana itu tumbuh" tanya Nala
"maaf tuan putri, jamur yang anda cari sangat sulit ditemukan, dan sekalipun ada pasti lord spirit menjaganya"
"baiklah dimana jamur itu tumbuh" tanya Anne
__ADS_1
"jamur peri hitam akan ditemukan hutan jamur kegelapan tuan putri, disana sama sekali tak ada cahaya, banyak jamur beracun, dan banyak sekali lord spirit buas"
"tidak masalah, aku harus mendapatkan itu" tegas Nala
" baiklah aku akan mengantar tuan putri gerbang hutan jamur kegelapan, namun aku tak bisa ikut masuk tuan putri karena aku peri jamur putih"
"baiklah terimakasih tolong antar aku sampai gerbang hutan jamur kegelapan" respon Nala
Nala diantar menuju gerbang hutan jamur kegelapan, sampai disana peri jamur putih berhenti
"maaf tuan putri aku harus pergi sekarang, berhati-hati lah tuan putri, jangan percaya apapun yang lord spirit katakan percayalah hanya pada hati nuranimu"
Peri jamur putih melesat meninggalkan Nala, Nala mulai memasuki hutan jamur kegelapan persis seperti yang peri katakan, hutan itu sangat gelap tak ada cahaya sedikitpun, Nala mengubah diri menjadi kucing hitam.
Nala bisa melihat dalam kegelapan, dan benar saja banyak sekali lord spirit berbual padanya namun Nala tak menghiraukan yang ia pikirkan hanya jamur peri hitam.
dari kejauhan Nala melihat jamur bersinar, ia segera berlari secepat mungkin dan itu memang jamur yang ia cari namun lord spirit menjaganya jadi ia harus mengalahkan ya terlebih dahulu.
Nala menyerang dengan kekuatan murni nya dan lord spirit tunduk begitu saja dihadapan Nala, ia mengambil jamur peri hitam dan melesat lagi keluar hutan jamur kegelapan.
Nala melanjutkan perjalanannya, kali ini ia harus menuju perairan suku duyung Nala harus mencari mutiara hitam.
Nala menuju kawasan para duyung tinggal mereka memiliki 2 tempat tinggal daratan dan air, suku duyung terkenal dengan hutan kematian bawah air tempat dimana monster-monster kerang tinggal dengan ukurannya yang hampir menyamai sebuah mobil membuat tak ada satupun duyung tinggal disana.
meskipun disebut hutan kematian bawah air tempat itu sangat indah, monster-monster kerang itu berbaris seperti tentara yang siap menyerang kapan saja dan siap menelan apa saja yang didekatnya, Nala bersiap menuju pemukiman para duyung, ada seseorang yang harus ia temui.
"ya aku baik-baik saja, baiklah aku harus pergi" ucap Nala
duyung itu hanya mengangguk dan Nala pergi menemui seseorang itu untuk bertanya.
"lama tak bertemu tuan putri, ada yang bisa saya bantu"
"ya lama aku tak berkunjung kemari apa kalian baik-baik saja" tanya Nala
"kami baik-baik saja tuan putri"
"apa kau tahu tempat dimana kerang mutiara hitam tinggal"
"ya itu berada di hutan kematian bawah air tuan putri, namun sudah lama tak ada yang kesana"
"bagaimana keadaan hutan kematian bawah air sekarang" tanya Nala lagi
"terakhir ada duyung kesana mencari rumput laut ajaib dia kembali dengan ekor yang terluka tuan putri"
"apa seganas itu monster kerangnya" ucap Nala
"mungkin tuan putri, maafkan aku tapi untuk apa tuan putri mencari mutiara hitam"
__ADS_1
"kekuatan putriku tak terkendali, aku harus membuat ramuan dengan itu dan aku juga harus mencari satu bahan lagi, jika tak segera sembuh dalam waktu dekat, dia akan berubah menjadi evil" jelas Nala
"kenapa bisa menakutkan seperti itu tuan putri, kalau boleh tahu apa bahan terakhir yang tuan putri cari siapa tahu saya memilikinya"
" aku harus mendapatkan bunga ungu yang tumbuh di dekat air terjun"
"tunggu sebentar tuan putri sepertinya aku mempunyai beberapa"
"ini dia tuan putri"
"terimakasih sepertinya aku bisa menyelesaikannya lebih cepat dari perkiraanku" ungkap Nala
"baik terimakasih, tapi aku harus pergi sekarang" pamit Nala
"hati-hati tuan putri jaga diri tuan putri"
Nala kembali melanjutkan perjalanannya, sekarang ia harus menuju hutan kematian bawah air untuk bisa masuk kedalam air dan bernafas dengan baik Nala mengubah dirinya menjadi duyung juga Nala berenang dengan cepat, Samapi di depan hutan kematian bawah air nala menarik nafas dalam-dalam dan melesat dengan cepat melewati barisan monster kerang Nala berhenti sejenak dan menajamkan pendengarannya, karena kerang mutiara hitam yang Nala cari berukuran sangat kecil, ia mendengar suara tepukan kecil dari bawah terumbu karang Nala berenang pelan agar tak mengejutkan monster kerang namun sepertinya itu tak bekerja.
monster kerang menyadari keberadaan Nala dan mulai membuka
sirip bawahnya tertelan karena nala tak sempat menghindar darah mulai keluar Nala dengan cepat mengambil kerang hitam kecil yang ia lihat dan melesat cepat keluar hutan kematian bawah air.
Nala tak bisa mengobati lukanya dengan sihir karena dia bukan duyung asli, setelah keluar dari air seorang menghampiri Nala dan dengan sigap mengobati lukanya tanpa berkata apapun.
"maaf tuan putri kami hanya bisa menghentikan pendarahan nya karena tuan putri bukanlah duyung seperti kami, dan monster kerang itu sangat beracun, butuh waktu lama untuk menghilangkan racunnya, ada seseorang yang bisa mengeluarkan racunnya dengan cepat namun dia tak berada di dunia sihir"
"tak apa aku akan mengeluarkan racunnya perlahan, terimakasih atas bantuan kalian aku harus kembali ke dunia manusia sekarang"
Nala membuka portal dan kembali ke rumah, Nala sangat bahagia karena disambut oleh suaminya.
"bagaimana keadaanmu sayang" tanya Jordan sambil melihat seluruh tubuh istrinya
melihat luka di kedua kaki Nala Jordan terkejut
"apa ini, apa yang terjadi padamu" tanya Jordan panik
"tak apa itu hanya luka karena monster kerang, tolong buatkan ramuannya dan berikan pada putri kita" setelah mengatakan itu Nala pingsan
"istriku.... sayang.... bangun sayang, Justin..."
Justin muncul dan terkejut melihat mamahnya tak sadarkan diri dengan kulit yang sudah berubah menjadi putih pucat.
"papah, mamah kenapa... kenapa kulitnya bisa seputih ini" tanya Justin yang masih terkejut
"mamah terkena racun monster kerang" jawab Jordan
"apa...." ungkap Justin lebih terkejut
__ADS_1